Najib jauh lebih baik ketimbang Badawi

Mahathir beralasan Najib tidak pernah menghalangi dia berpolitik.

Faisal Assegaf
Oleh Faisal Assegaf - Reporter
Najib jauh lebih baik ketimbang Badawi
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sedang meneropong di ruang kerja, Perdana leadership Foundation, Putarajaya, Selasa (7/5). (merdeka.com/faisal assegaf)

Pemilihan umum ke-13 berlangsung Ahad pekan lalu kian menegaskan makin melorotnya popularitas koalisi Barisan Nasional. Hasil kali ini, mereka meraup 133 dari 222 kursi parlemen, turun tujuh kuris ketimbang pemilihan lima tahun lalu. Mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengakui dia tidak puas dengan raihan itu. Meski begitu, dia menegaskan Najib Razak jauh lebih baik dibanding perdana menteri sebelumnya Abdullah Ahmad Badawi. "Najib tidak halang saya bergiat dalam politik, terutama untuk bantu partai," kata pemimpin legendaris Malaysia ini memberi alasan saat ditemui merdeka.com dan Tempo di ruang kerjanya, Perdana Leadership Foundation, Putrajaya, Selasa lalu. Meski usianya sudah 88 tahun, dia tidak tampak seperti kakek renta. Dia mampu meladeni semua pertanyaan selama wawancara sekitar 36 menit. Suaranya masih jelas dan pendengarannya masih berfungsi baik.Ruang kerjanya kian menyimpulkan pemimpin pernah berkuasa selama 22 tahun ini berasal dari negara beragama resmi Islam. Ukiran nama Allah terpasang di meja kerjanya dan satu kitab Alquran dibiarkan terbuka menjadi hiasan.Berikut penjelasan Mahathir menjawab pertanyaan-pertanyaan Faisal Assegaf dari merdeka.com?Apakah Anda puas dengan hasil pilihan raya kali ini?Kalau di Kedah saya puas hati tapi di peringkat nasional kurang baik. Agak lebih buruk daripada 2008. Sebab itu, saya tidak begitu senang hati. Jadi Najib Razak sudah sepatutnya mundur?Saya biasa membuat pernyataan itu, saya pikir prestasinya lebih baik. Entah bagaimana, gelombang China kuat sekali sehingga dia tidak dapat membendung. Walau UMNO mencapai raihan lebih dari 2008. Karena itu, ada bahaya dia akan diserang oleh orang UMNO sendiri. Prestasi UMNO dalam pilihan raya kali ini lebih baik, tapi prestasi rekan-rekan UMNO dalam Barisan Nasional merosot melainkan kaum India. Apakah Anda menyesal setelah lengser perolehan suara Barisan Nasional kian melorot?Pada masa saya letak jabatan, saya pilih orang dianggap terbaik, terkenal sebagai orang bersih. Tetapi setelah saya letak jabatan dan dia (Abdullah Ahmad Badawi) jadi perdana menteri, dia menolak saya sama sekali. Bahkan menyekat saya dari terlibat dalam kegiatan politik dan anggota-anggota UMNO tidak dibenarkan berjumpa saya. Tetapi dia disingkir oleh partai selepas pilihan raya ke-12 karena prestasinya begitu buruk
berbanding masa dulu. Itu menyebabkan pertengkaran dengan Najib (Najib Razak). Najib tidak halang saya bergiat dalam politik, terutama untuk bantu partai. Tapi menurut saya, masing-masing perdana menteri ingin memperkenalkan dasar dan pendekatan mereka sendiri. Mereka tidak harus turut saja dasar dibentuk perdana menteri lain. Itu saya terima. Tapi saya dapati pendekatan mereka tidak begitu menarik sebab itu saya coba tolong untuk menentukan prestasi Najib lebih baik.Mana lebih baik, Najib atau Badawi?Najib jauh lebih baik daripada Badawi sudah tentu. Sebab itu Badawi disingkir, prestasinya buruk sekali. Berarti Najib tidak pantas dituntut mundur meski suara Barisan Nasional menurun ketimbang saat Badawi berkuasa?Bagi saya, dia harus diberi peluang. Tetapi kalau partai anggap dia tidak dapat diterima, itu berpulang pada partai.Kampanye kotor memakai seks dan agama masih berlangsung di Malaysia. Bukankah itu praktek tidak sehat dalam demokrasi?Di sini ada sebuah partai menggunakan nama Islam. Jika kita tidak sebut kesalahan mereka dari segi agama, mereka akan dapat memutarbalikkan agama untuk mendapat sokongan. Sebab itu, agama terpaksa dipertikaikan. Kalau kita lawan agama dengan hal-hal bukan agama, dia tuding apa yang kita lakukan sebagai keduniaan. Mereka juga mengklaim moral mereka terlalu tinggi, padahal moral mereka seperti orang lain. Ini perlu kita ungkap. Kalau tidak, ini menjadi pengaruh memberi mereka kekuatan. Ini perlu kita sebut, interpretasi mereka soal agama salah.Anda dikenal berhasil membangun Malaysia setelah berkuasa 22 tahun. Apakah Malaysia perlu pemimpin berkuasa lama agar berhasil seperti Anda? Kita mengamalkan sistem demokrasi, membolehkan kita jadi pemimpin kalau populer. Untuk menjadi tersohor, kita perlu melayani rakyat. Sudah tentu rakyat menghargai dan memberi sokongan. Ini tidak bermakna mereka diktator. Kita tidak ada batasan masa berkuasa. Batasannya adalah popularitas. Kalau Anda tidak populer, satu periode saja mungkin tidak habis.

Rekomendasi