Tercekik jerat narkotik

Bandar narkotik juga ada dari kalangan artis.

Mohamad Taufik
Oleh Mohamad Taufik - Reporter
Tercekik jerat narkotik
barang bukti kasus Raffi Ahmad. ©2013 Merdeka.com

Bandar narkotik menyasar dunia artis sudah rahasia umum. Kenyataannya sudah banyak para pesohor masuk panti rehabilitasi hingga mendekam di balik jeruji besi karena terantuk kasus narkotik. Masalahnya, sampai kini belum banyak artis berani menunjuk hidung bandar obat-obatan haram itu.Di sisi lain, Badan Narkotika Nasional (BNN) juga belum banyak menangkap bandar di kalangan artis. Seorang artis film kawakan bekas narapidana kasus narkotik mengungkapkan terlalu berisiko bagi seorang selebritas menyebut nama mafia narkotik. Apalagi sampai melapor ke polisi atau BNN. Bisa-bisa dijebak hingga ancaman kekerasan.“Mafia narkotik di dunia artis itu ada. Tapi mana ada yang mau cerita. Misalnya saya, sekarang saya bicara, kalau ada yang tersinggung, besok tahu-tahu ada kiriman narkotik ke rumah saya, terus polisi dan BNN tiba. Masuk penjara lagi, saya tidak mau,” kata dia saat dihubungi merdeka.com Selasa pekan lalu. Sambil mewanti-wanti agar tidak menyebut nama, dia mengatakan generasi artis dulu dan sekarang tidak jauh berbeda. Mereka akrab dengan dunia malam, suka berkumpul bersama kelompok masing-masing. Ada komunitas artis sinetron, komedi, sampai musisi. ”Jadi kalau ada satu kena kasus narkotik, bisa dipastikan di grup itu juga banyak yang makai. Misalnya Raffi Ahmad, paling teman satu grupnya juga banyak yang makai. Bahkan paling pengedarnya juga teman-teman sendiri,” ucapnya.Pengedar di kalangan artis bisa jadi benar. Anda tentu ingat kasus tertangkapnya artis sinetron Revaldo. Barang bukti sabu sebanyak 50 gram, dalam kasus narkotik menjerat dia terbilang cukup besar. Hingga akhirnya muncul dugaan bintang sinetron Ada Apa Dengan Cinta ini bandar alias pemasok bagi para artis pecandu.Tak hanya sekali. Revaldo sudah beberapa kali terjerat kasus serupa. Anda juga tentu ingat kasus menimpa Roy Marten. Dia dua kali ditangkap karena memakai obat haram. Bahkan Roy, demikian dia disapa, sempat ditunjuk sebagai duta antinarkotik. Namun di Surabaya, dia masuk perangkap hingga akhirnya dicokok polisi setempat dalam kasus kedua.Doyok, aktor kocak, mengaku sudah trauma mengingat kasus menimpa dirinya. Oleh sebab itu, ketika dimintai komentar soal banyaknya artis terjerat kasus narkotik, dia menolak bicara. ”Sudahlah jangan tanya saya. Saya sudah tidak mau mengingat-ingat lagi,” tuturnya.Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNN Sumirat Dwiyanto mengakui artis memang menjadi bidikan para bandar narkotik. Mereka menggunakan banyak cara menjerat para artis. Apalagi dunia para bintang itu memang akrab dengan gemerlap hiburan malam. ”Jadi yang namanya bandar ini memang sudah masuk ke semua sendi kehidupan, termasuk dunia artis,” kata dia.Mungkin sebab itu, Mantan Wakil Kepala Kepolisian RI yang juga anggota Komisi III DPR Adang Daradjatun mengaku takut melihat perkembangan kasus narkotik akhir-akhir ini. Terlebih, terkuaknya kasus Raffi Ahmad, yang disebut-sebut mengkonsumsi obat haram jenis baru itu. ”Ini bicara generasi, kalau saya ke daerah hampir rata-rata 40 sampai 60 persen korban narkotik paling berat umur-umur produktif, 20 sampai 25," ujarnya.

Rekomendasi