Transplantasi Ginjal Pertama Sukses Dilakukan pada 4 Maret 1954, Bertahan 8 Tahun
Merdeka.com - Sejarah transplantasi ginjal merupakan kisah dari sekian banyak usaha, kegagalan, ketekunan, semangat kepeloporan, dan keberanian yang teguh dari para pelakunya. Berbagai jenis uji coba donor ginjal pada hewan seperti anjing, monyet, kambing dan domba, semuanya tidak membuahkan hasil.
Transplantasi ginjal biasanya diklasifikasikan sebagai deceased-donor (donor dari orang yang sudah meninggal) atau transplantasiliving-donor (donor dari orang yang masih hidup). Pada tahun 1939, transplantasi pertama dari donor manusia yang telah meninggal dilakukan oleh Yurii Voronoy dari Rusia. Pasiennya hanya bertahan beberapa hari, dan organ yang ia transplantasi tidak dapat berfungsi.
Pada tahun 1953, transplantasi ginjal manusia pertama yang berhasil untuk sementara waktu dilakukan oleh Jean Hamburger di Paris. Seorang anak laki-laki berusia 16 tahun menerima ginjal ibunya sebagai transplantasi donor hidup. Namun, transplantasi ini juga tak bertahan lama lantaran organ menolak untuk berfungsi sebagaimana mestinya.
Baru pada 4 Maret 1954, tonggak sejarah dibuat dalam hal operasi transplantasi ginjal jangka panjang pertama pada manusia. Operasi transplantasi ginjal ini sukses dilakukan oleh Joseph Murray terhadap dua anak kembar monozigot, di mana organ yang ditransplantasikan beroperasi dan bertahan selama 8 tahun. Ini kisahnya.
Perjalanan Awal Transplantasi Organ Ginjal
Salah satu literatur paling awal yang membahas tentang transplantasi ginjal adalah oleh peneliti medis Amerika Simon Flexner. Ia menyatakan dalam pembacaan makalahnya tentang "Tendencies in Pathology" di University of Chicago pada tahun 1907, bahwa transplantasi adalah hal yang mungkin dilakukan dengan kemajuan medis saat itu.
Penggantian organ tubuh manusia yang sakit dengan yang sehat melalui pembedahan, termasuk arteri, lambung, ginjal, dan jantung bisa dilakukan.
Pada tahun 1933 ahli bedah Yuriy Vorony dari Rusia mencoba transplantasi ginjal manusia pertama, menggunakan ginjal yang diambil enam jam sebelumnya dari donor yang telah meninggal untuk ditanam kembali. Ia mengukur fungsi ginjal menggunakan sambungan antara ginjal dan kulit. Pasien pertamanya meninggal dua hari kemudian, karena cangkok tidak sesuai dengan golongan darah penerima dan ditolak.
17 Juni 1950, transplantasi berhasil dilakukan pada Ruth Tucker, seorang wanita berusia 44 tahun dengan penyakit ginjal polikistik oleh Dr. Richard Lawler di Little Company of Mary Hospital di Evergreen Park, Illinois.
Meskipun ginjal yang disumbangkan ditolak sepuluh bulan kemudian karena tidak ada terapi imunosupresif yang tersedia pada saat itu, waktu intervensi memberi kesempatan pada ginjal Tucker untuk pulih dan hidup sepanjang lima tahun berikutnya.
Transplantasi Ginjal Pertama Sukses Dilakukan pada 4 Maret 1954
Sebuah transplantasi ginjal antara pasien dan donor yang masih hidup dilakukan pada tahun 1952 di rumah sakit Necker di Paris oleh Jean Hamburger. Meski demikian, operasi transplantasinya gagal sebab ginjal menolak beroperasi setelah tiga minggu didonorkan.
Transplantasi ginjal pertama yang benar-benar sukses dari jenis ini terjadi pada 4 Maret 1954 di Rumah Sakit Peter Bent Brigham di Boston, Massachusetts. Operasi transplantasi ini dilakukan oleh Dr. Joseph Murray dan rekan-rekannya di rumah sakit tersebut.
Prosedur dilakukan antara kembar identik Ronald dan Richard Herrick. Operasi ini dilakukan tanpa obat imunosupresif. Ginjal yang ditransplantasikan berfungsi dengan baik selama 8 tahun. Penerima donor, Richard Herrick, meninggal delapan tahun setelah transplantasi dilakukan karena komplikasi yang tidak terkait dengan transplantasi.
Operasi transplantasi ginjal yang dilakukan oleh Dr. Joseph Murray saat itu menjadi suatu kebanggaan dalam dunia medis sebab belum banyak operasi transplantasi ginjal yang berhasil dan beroperasi dengan baik dalam waktu yang selama itu, yakni 8 tahun.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya