Tekan Risiko Corona, Ini 3 Fakta di Balik Pemasangan Bilik Sterilisasi di Surabaya

Senin, 23 Maret 2020 17:50 Reporter : Rizka Nur Laily M
Tekan Risiko Corona, Ini 3 Fakta di Balik Pemasangan Bilik Sterilisasi di Surabaya Bilik Sterilisasi. ©2020 Merdeka.com/antaranews.com

Merdeka.com - Surabaya menjadi daerah dengan kasus positif virus corona terbanyak di Provinsi Jawa Timur. Dilansir dari instagram Gubernur Jawa Timur @khofifah.ip, per Minggu (22/3) jumlah kasus positif corona di Jawa Timur mencapai 41 orang. Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 88 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 999 orang.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Surabaya melakukan berbagai tindakan untuk mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya ialah memasang bilik sterilisasi di sejumlah kantor pelayanan publik di Surabaya. Tindakan ini dimaksudkan sebagai langkah antisipatif menekan risiko penularan virus corona.

1 dari 3 halaman

Ada yang Berbentuk Terowongan

bilik sterilisasi

2020 Merdeka.com/antaranews.com


Pembuatan bilik sterilisasi dikoordinir oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya. Dikutip dari Antara, setiap hari target pembuatan bilik sterilisasi harus mencapai 10 unit. Bilik sterilisasi yang disediakan Pemkot Surabaya terdiri dari dua bentuk. Satu berbentuk terowongan atau tunnel dan satu berbentuk ruangan.

Di bilik sterilisasi inilah setiap orang yang akan masuk atau keluar ke kantor pelayanan publik disemprot oleh uap disinfektan. Di bilik sterilisasi yang berbentuk terowongan, uap disinfektan akan disemprotkan dari berbagai sisi. Sementara di bilik sterilisasi yang berbentuk ruangan, uap disinfektan akan disemprotkan secara memutar.

Cairan disinfektan yang digunakan di bilik sterilisasi memiliki kandungan alkohol 70 persen. Setiap hari, satu bilik sterilisasi minimal membutuhkan 500 liter campuran alkohol dan aquades. Sedangkan pengisian cairan disinfektan di masing-masing bilik sterilisasi dilakukan dua hari sekali.

2 dari 3 halaman

Tempat-Tempat yang Akan Dipasangi Bilik Sterilisasi

bilik sterilisasi

2020 Merdeka.com/antaranews.com

Dikutip dari Antara, pemasangan tahap pertama bilik sterilisasi dilakukan di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Pemasangan itu dilakukan pada Minggu (22/3) di pintu kedatangan satu dan dua. Selain di Bandara Juanda, bilik-bilik sterilisasi juga akan dipasang di sejumlah tempat publik di Surabaya.

Tempat-tempat publik yang akan dipasangi bilik sterilisasi antara lain kantor Polrestabes Surabaya, Samsat, dan kantor pemerintah kota. Tiga tempat itu menjadi prioritas pemasangan bilik sterilisasi karena sering dikunjungi banyak orang. Selain ketiga kantor pelayanan publik itu, bilik sterilisasi juga akan dipasang di tempat-tempat lain yang biasa dikunjungi banyak orang.

3 dari 3 halaman

Proses Pembuatan Bilik Sterilisasi

bilik sterilisasi

2020 Merdeka.com/antaranews.com

Bilik sterilisasi yang didesain oleh Pemkot Surabaya terbilang sederhana. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bilik sterilisasi terdiri dari pompa, selang, dan sprayer atau penyemprot. Oleh karena itu, pihak swasta juga diimbau untuk membuat bilik sterilisasi secara mandiri.

Senin (23/3), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Robben Rico mengimbau perusahaan-perusahaan pengembang perumahan menyediakan bilik sterilisasi bagi penghuni kompleks perumahan.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini