23 Mei 1934: Pasangan Perampok Bonnie dan Clyde Terbunuh, Jadi Bagian dari Pop Culture

Pasangan ini dikenal sebagai perampok bank dan pembunuh dari Amerika di era Great Depression.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
23 Mei 1934: Pasangan Perampok Bonnie dan Clyde Terbunuh, Jadi Bagian dari Pop Culture
23 Mei 1934: Pasangan Perampok Bonnie dan Clyde Terbunuh, Jadi Bagian dari Pop Culture (Merdeka.com)

23 Mei 1934 Pasangan Perampok Bonnie dan Clyde Terbunuh, Jadi Bagian dari Pop Culture

Pasangan ini dikenal sebagai perampok bank dan pembunuh dari Amerika di era Great Depression.

Bonnie Parker dan Clyde Barrow adalah pasangan kriminal terkenal yang melakukan serangkaian perampokan dan kejahatan lainnya di Amerika Serikat pada awal tahun 1930-an, selama periode Depresi Besar.

Mereka menjadi ikon budaya pop dan simbol dari era tersebut, terkenal karena keberanian mereka dan romantisme yang melekat pada cerita mereka, meskipun tindakan mereka penuh dengan kekerasan.

Bonnie Parker lahir pada 1 Oktober 1910 di Rowena, Texas, dan Clyde Barrow lahir pada 24 Maret 1909 di Ellis County, Texas.

 Keduanya bertemu pada awal tahun 1930 dan segera memulai hubungan romantis serta perjalanan kriminal bersama.

Mereka tidak hanya merampok bank tetapi juga toko-toko dan pompa bensin di berbagai negara bagian Amerika, seringkali dengan bantuan geng mereka yang dikenal sebagai "Barrow Gang."

Kisah Bonnie dan Clyde berakhir dengan tragis pada 23 Mei 1934 ketika mereka ditembak mati oleh sekelompok petugas polisi di sebuah penyergapan di Louisiana.

Meskipun mereka bertanggung jawab atas pembunuhan beberapa orang, termasuk petugas polisi, kisah hidup dan kematian mereka telah diromantisasi dalam berbagai buku, film, dan lagu, membuat mereka menjadi bagian legendaris dari sejarah kriminal Amerika.

Berikut kisahnya.

Siapakah Bonnie dan Clyde?

<b>Siapakah Bonnie dan Clyde?</b>
© 2024 merdeka.com

Bonnie Elizabeth Parker lahir pada 1 Oktober 1910 di Rowena, Texas, sebagai anak kedua dari tiga bersaudara.

Ketika ayahnya meninggal pada tahun 1914, keluarga mereka pindah ke pinggiran kota Dallas, di mana mereka hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit.

Bonnie dikenal sebagai murid yang cerdas dan kreatif di sekolah, dengan bakat dalam menulis puisi dan tampil di drama sekolah.

Namun, kehidupan normalnya berubah drastis ketika ia bertemu Clyde Barrow pada awal tahun 1930-an.

Sebelum bertemu Clyde, Bonnie sempat menikah pada usia 16 tahun dengan seorang pekerja bernama Roy Thornton, tetapi pernikahan tersebut tidak bahagia dan berakhir dengan perpisahan meskipun mereka tidak pernah resmi bercerai.

Pada tahun 1930, Bonnie bertemu Clyde Barrow, dan keduanya segera menjalin hubungan asmara yang kuat dan penuh gairah.

Bersama Clyde, Bonnie memasuki dunia kejahatan yang penuh dengan perampokan, pencurian, dan pelarian dari hukum. Bonnie sering digambarkan sebagai pasangan yang setia dan tak terpisahkan dari Clyde, meskipun ia sendiri terlibat dalam banyak aksi kriminal.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Selama dua tahun berpetualang dalam dunia kejahatan bersama Clyde dan "Barrow Gang," Bonnie menjadi salah satu buronan paling dicari di Amerika Serikat.

Sementara itu, Clyde Chestnut Barrow lahir pada 24 Maret 1909 di Ellis County, Texas, sebagai anak kelima dari tujuh bersaudara dalam keluarga petani miskin. Keluarganya pindah ke Dallas ketika Clyde masih kecil, berusaha mencari kehidupan yang lebih baik di tengah kesulitan ekonomi.

Clyde mengalami masa kecil yang penuh tantangan, dan di usia remaja, ia sudah mulai terlibat dalam berbagai kegiatan kriminal kecil seperti pencurian mobil dan perampokan.

Rekam jejak kriminalnya terus bertambah, membuatnya sering keluar-masuk penjara.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Pada tahun 1930, Clyde bertemu Bonnie Parker, yang kemudian menjadi pasangan hidup sekaligus partner in crime-nya.

Bersama Bonnie, Clyde membentuk "Barrow Gang," sebuah kelompok kriminal yang terkenal melakukan serangkaian perampokan bank, toko, dan pompa bensin di berbagai negara bagian Amerika Serikat.

Clyde dikenal sebagai sosok yang nekat dan licin, mampu meloloskan diri dari beberapa penangkapan polisi.

Kegigihan dan kepandaiannya dalam merencanakan dan melaksanakan perampokan membuatnya menjadi pemimpin yang disegani dalam gengnya.

Akhir Tragis Kriminal Legendaris

<b>Akhir Tragis Kriminal Legendaris</b>
© 2024 merdeka.com

Penembakan dan kematian Bonnie Parker dan Clyde Barrow terjadi pada 23 Mei 1934, di sebuah jalan pedesaan di Bienville Parish, Louisiana.

Setelah bertahun-tahun hidup dalam pelarian dan melakukan serangkaian perampokan dan pembunuhan, pasangan kriminal ini akhirnya tertangkap dalam sebuah penyergapan yang direncanakan dengan cermat oleh sekelompok polisi dan detektif.

Rencana penangkapan Bonnie dan Clyde dipimpin oleh Frank Hamer, seorang mantan kapten Texas Ranger yang dikenal karena keahliannya dalam memburu penjahat.

Hamer, bersama enam orang penegak hukum lainnya, mengatur penyergapan di tempat yang mereka tahu akan dilewati oleh Bonnie dan Clyde.

Mereka mendapatkan informasi dari Henry Methvin, seorang anggota "Barrow Gang" yang keluarganya menjadi umpan dalam perangkap tersebut.

Pada pagi hari itu, sekitar pukul 9:15, Bonnie dan Clyde mendekati lokasi penyergapan dengan mengendarai mobil Ford V8 mereka.

Ketika mobil mereka melambat untuk memeriksa truk rusak yang sengaja ditempatkan di tepi jalan, polisi langsung melepaskan tembakan.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Dalam waktu singkat, sekitar 130 peluru ditembakkan ke arah mobil mereka. Bonnie dan Clyde tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri atau membalas tembakan tersebut, dan keduanya tewas seketika di tempat kejadian.

Penembakan ini mengakhiri pengejaran panjang terhadap dua dari buronan paling terkenal di Amerika Serikat.

Kematian Bonnie dan Clyde menandai berakhirnya kisah kriminal yang telah memikat perhatian publik dan media. 

Kendaraan mereka yang berlubang oleh peluru dan barang-barang pribadi mereka yang ditemukan di dalamnya menjadi simbol akhir tragis dari petualangan mereka.

Bonnie dan Clyde dalam Pop Culture

<b>Bonnie dan Clyde dalam Pop Culture</b>
© 2024 merdeka.com

Meskipun Bonnie dan Clyde telah melakukan banyak tindakan kejahatan yang kejam, kisah mereka sering diromantisasi dalam pop culture atau budaya populer, menggambarkan mereka sebagai pasangan yang hidup di luar batas hukum dan waktu mereka.

Hollywood telah beberapa kali mengangkat kisah Bonnie dan Clyde, termasuk film The Bonnie Parker Story (1958), Bonnie and Clyde (1967), dan The Highwaymen (2019).

Ada banyak juga referensi tentang Bonnie dan Clyde dalam musik; di antaranya adalah:

  • "Bonnie and Clyde" karya Serge Gainsbourg dan Brigitte Bardot tahun 1967.
  • Single Georgie Fame tahun 1967 "Balada Bonnie dan Clyde".
  • Lagu Mel Torme tahun 1968 "Sehari dalam Kehidupan Bonnie dan Clyde".
  • "Legenda Bonnie dan Clyde" karya Merle Haggard tahun 1968.
  • Album Flatt dan Scruggs tahun 1968 Kisah Bonnie & Clyde.
  • Lagu Die Toten Hosen tahun 1996 "Bonnie & Clyde".
  • Pertarungan Rap Epik Sejarah tahun 2014 "Romeo dan Juliet vs Bonnie dan Clyde"

Sementara itu, kedua kriminal ini juga kerap muncul dalam cerita-cerita di televisi, seperti:

  • Kartun Looney Tunes Bunny and Claude (We Rob Carrot Patches) (1968) adalah parodi yang menggambarkan mereka sebagai kelinci yang mencuri wortel.
  • Film televisi Bonnie & Clyde: Kisah Nyata (1992).
  • Bruce Beresford menyutradarai miniseri televisi Bonnie & Clyde, yang ditayangkan pada tahun 2013.
  • Pada bulan Maret 2009, Bonnie dan Clyde menjadi subjek program di serial BBC Timewatch, yang sebagian didasarkan pada dokumen pribadi anggota geng dan dokumen polisi yang sebelumnya tidak tersedia.
  • Dalam episode Timeless tahun 2016 (musim 1, episode 9, "Last Ride of Bonnie & Clyde"), Sam Strike memerankan Clyde Barrow dan Jacqueline Byers memerankan Bonnie Parker.
  • Kisah Bonnie dan Clyde diparodikan dalam "Love, Springfieldian Style", sebuah episode dari musim ke-19 The Simpsons, dengan Marge dan Homer sebagai peran utama.
  • Pada tahun 2020, Bonnie dan Clyde adalah beberapa "penjahat/penjahat unggulan" dari episode ke-9 musim 5 DC's Legends of Tomorrow, The Great British Fake Off, bersama sesama penjahat Jack the Ripper, setelah semuanya dibawa kembali dari mati oleh Dewa Yunani Lachesis.
Rekomendasi