Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam, Penting Diketahui

Meski penting sebagai tambahan dari banyak masakan, ketika dikonsumsi berlebihan garam memiliki dampak negatif pada kesehatan tubuh.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam, Penting Diketahui
Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam, Penting Diketahui (Merdeka.com)

Meskipun tubuh memerlukan sejumlah garam untuk fungsi normalnya, kelebihan asupan garam dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi, retensi cairan, dan peningkatan risiko penyakit jantung. 

Meskipun tubuh memerlukan sejumlah garam untuk fungsi normalnya, kelebihan asupan garam dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi, retensi cairan, dan peningkatan risiko penyakit jantung. 
© 2024 merdeka.com

Mengenali tanda-tanda tubuh saat kelebihan asupan garam adalah langkah penting dalam menjaga keseimbangan nutrisi dan kesehatan secara keseluruhan. Kadar garam yang terlalu tinggi ini bisa terjadi karena konsumsi sejumlah kudapan atau makanan kemasan. Beberapa makanan ini memiliki kandungan garam yang sangat tinggi dan bisa berdampak pada tubuh.

Jadi, ketika tubuh kelebihan kandungan garam, sejumlah tanda bisa muncul pada seseorang. Hal-hal ini bisa jadi penanda bahwa ada yang tidak beres terjadi pada tubuh seseorang. Dilansir dari Reader Digest, berikut sejumlah tanda yang ditunjukkan oleh tubuh ketika kelebihan kandungan garam.

Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam

<b>Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam</b>
© 2024 merdeka.com
1. Fungsi Otak Menurun

Tanda tubuh kelebihan asupan garam yang pertama adalah menurunnya fungsi otak. Konsumsi garam secara berlebihan ternyata bisa memengaruhi fungsi otak. Sebuah penelitian yang dilakukan University of Colorado pada tahun 2018 mengungkap bahwa seseorang yang memiliki kandungan garam lebih tinggi pada darah cenderung mengalami penurunan kognitif. 2. Merasa Haus

Tanda tubuh kelebihan asupan garam yang kedua adalah mudah merasa haus. Makanan dengan kandungan sodium yang tinggi bisa membuat Anda lebih haus karena sodium bisa mengacaukan keseimbangan cairan dalam tubuh. Ketika Anda mengonsumsi makanan tinggi sodium, disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak air untuk menyeimbangkan asupan garam dalam sel tubuh. 3. Muncul Bengkak di Tubuh

Tanda tubuh kelebihan asupan garam yang ketiga adalah munculnya bengkak di tubuh. Konsumsi terlalu banyak sodium bahkan hanya dalam satu malam bisa membuat Anda tampak bengkak pada esok hari. Hal ini disebut sebagai edema, kondisi bengkak karena kelebihan cairan pada jaringan tubuh.

Menurut Mayo Clinic, edema bisa jadi tanda adanya penyakit dalam tubuh atau karena kandungan sodium berlebih pada tubuh. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa melakukannya dengan mengurangi asupan garam pada makanan.
4. Munculnya Batu Ginjal

Tanda tubuh kelebihan asupan garam yang keempat adalah munculnya batu ginjal. Konsumsi garam yang terlalu tinggi bisa sangat membebani fungsi ginjal. Terlalu banyak garam diketahui bisa meningkatkan jumlah protein yang keluar melalui kencing.

Lebih banyak protein pada air kencing merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit ginjal. Ketika Anda mengalami masalah ini, sebaiknya mulai batasi asupan garam pada makanan sehari-hari. 5. Tukak Lambung

Tanda tubuh kelebihan asupan garam yang kelima adalah Anda akan menderita tukak lambung. Makanan tinggi sodium bisa meningkatkan risiko kanker perut. Sodium bisa mencederai tubuh dengan menyebabkan infeksi pada perut atau tukak lambung yang merupakan penyebab utama kanker perut. 6. Tekanan Darah Tinggi

Tanda tubuh kelebihan asupan garam yang keenam adalah menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan masalah yang telah lama diketahui terjadi ketika terlalu banyak mengonsumsi garam. Oleh karena itu, ketika Anda mengalami masalah ini, artinya sudah waktunya untuk membatasi asupan garam setiap hari.

Sejumlah hal tersebut bisa jadi tanda yang muncul ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam. Jika terjadi hal ini, segera turunkan jumlah sodium yang Anda konsumsi setiap harinya. 7. Makanan Jadi Terasa Hambar

Kebanyakan konsumsi makanan tinggi garam terutama berupa junk food dan makanan olahan bisa mengubah indera perasa. Hal ini tentu tidak ideal dan bisa berdampak luar biasa pada diri.

Ya, paparan makanan gorengan, bersaus, atau terlalu asin bisa menyebabkan indera perasa jadi terbiasa dengan tingkat asin tertentu. Hal ini selanjutnya berdampak pada makanan lain yang Anda makan. Pada makanan rumahan yang biasa dikonsumsi, Anda bakal merasa makanan tersebut lebih hambar dibanding biasanya.

Cara Menjaga Kadar Garam dalam Tubuh Tetap Normal

<b>Cara Menjaga Kadar Garam dalam Tubuh Tetap Normal</b>
© 2024 merdeka.com

Menjaga kadar garam dalam tubuh tetap normal adalah langkah penting dalam menjaga keseimbangan nutrisi dan kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu Anda menjaga kadar garam dalam tubuh tetap seimbang:

1. Konsumsi Garam dengan Bijak

Penting untuk mengonsumsi garam dengan bijak dan tidak melebihi jumlah yang disarankan. Batasan harian yang direkomendasikan untuk asupan garam adalah sekitar 5 gram atau sekitar satu sendok teh. Mengukur dan mengontrol jumlah garam yang ditambahkan saat memasak atau mengonsumsi makanan olahan dapat membantu menjaga kadar garam tetap normal.
2. Pilih Makanan dengan Kandungan Garam Rendah

Perhatikan label nutrisi pada makanan kemasan dan hindari makanan yang mengandung kadar garam yang tinggi. Hindari makanan olahan, makanan cepat saji, dan camilan yang umumnya memiliki kandungan garam yang tinggi. Sebaliknya, pilih makanan segar dan alami yang cenderung memiliki kandungan garam yang lebih rendah.
3. Tingkatkan Konsumsi Kalium

Kalium dapat membantu mengimbangi efek negatif garam pada tekanan darah. Makanan kaya kalium seperti pisang, kentang, alpukat, dan sayuran hijau dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah.

4. Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Makanan Olahan

Makanan cepat saji dan makanan olahan seringkali mengandung kadar garam yang tinggi untuk meningkatkan rasa dan daya tahan. Mengurangi konsumsi makanan semacam itu dapat membantu mengurangi asupan garam secara keseluruhan.
5. Perhatikan Label Makanan

Saat membeli makanan kemasan, perhatikan label nutrisi untuk memeriksa kandungan garam. Pilih produk yang memiliki kandungan natrium atau garam yang lebih rendah. Beberapa makanan yang terlihat sehat pun bisa mengandung garam dalam jumlah yang cukup tinggi, jadi penting untuk selalu memeriksa labelnya.
Rekomendasi