Mengunjungi Candi Sumur Sidoarjo, Dibangun untuk Kenang Keluarga Kerajaan yang Enggan Tinggal di Istana

Tepat di tengah-tengah bangunan candi terdapat sebuah sumur.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Mengunjungi Candi Sumur Sidoarjo, Dibangun untuk Kenang Keluarga Kerajaan yang Enggan Tinggal di Istana
Candi Sumur Sidoarjo (© 2024 merdeka.com/Google Maps)

Ada sumur di tengah-tengah bangunan candi

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Candi Sumur merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang memiliki keunikan tersendiri. Tepat di tengah-tengah bangunan candi terdapat sebuah sumur.

Lokasi

Candi ini berlokasi di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Letaknya, sekitar 200 meter di sebelah barat daya Candi Pari.

Candi Pari dan Candi Sumur yang dibangun pada masa sezaman telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

Sejarah

J. Knebel dalam laporannya yang berjudul Repporten Van De Comissie In Nederlandsch Indie voor Oudheidkundig Onderzoek Op Java en Madoera 1905-1906 menuturkan, Candi Pari dan Candi Sumur dibangun untuk mengenang tempat hilangnya sahabat/adik angkat dari salah satu putra Prabu Brawijaya dan istrinya, yang saat itu menolak tinggal di istana Majapahit.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Candi Sumur diperkirakan didirikan pada abad ke-14, sezaman dengan Candi Pari. Mengutip Instagram @bpk_wilayah_11, dulu pernah ditemukan lingga dan yoni yang menjadi ciri khas candi Hindu.

Arsitektur

Arsitektur
Dok. Istimewa

Saat ini, candi dalam keadaan rusak. Tersisa bagian dinding sebelah timur dan selatan, beserta lantai dan fondasi bangunan. Candi ini terbentuk dari susunan bata merah. Susunan bata pada bangunan candi ini menghadap ke barat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada bangunan candi ini tidak ditemukan ukiran atau relief-relief yang menghias dinding atau kaki candi. Bentuk unik hanya terlihat dari susunan anak tangga  di sisi selatan candi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Anak tangga ini cukup curam dan tidak memiliki dinding tangga di bagian sisinya. Pengunjung perlu hati-hati karena penyusun anak tangga  tidak tersusun rata dan rapi.

Pemugaran

Mengutip situs p2k.stekom.ac.id, ukuran Candi Sumur hanya separuh Candi Pari. Pemugaran hanya berhasil dilakukan pada separuh bagian karena tidak ditemukan lagi sisa-sisa batu pembentuk dinding pantai. 

Candi Sumur direstorasi seperti apa yang bisa dilihat sekarang. Guna menghindari runtuhnya sisa dinding candi, pada bagian dalam dibangun kerangka semen yang berfungsi sebagai penopang dan pengikat susunan badan candi yang masih ada.

Rekomendasi