Kapal Nelayan Banyuwangi Dihantam Ombak Nyaris Tenggelam, Evakuasi Bikin Deg-degan

Kapal yang ditumpangi sekelompok nelayan mengalami kecelakaan laut di Perairan Grajagan, Kabupaten Banyuwangi. Kapal nelayan tersebut nyaris tenggelam usai dihantam ombak dari belakang.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kapal Nelayan Banyuwangi Dihantam Ombak Nyaris Tenggelam, Evakuasi Bikin Deg-degan
Ilustrasi Kapal Tenggelam. ©2015 Merdeka.com

Kecelakan laut di Perairan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi menimpa sekelompok nelayan yang melaut menggunakan kapal Lancar Jaya pada Rabu (31/5/2023) sekitar pukul 04.00 WIB. Kapal nelayan itu tiba-tiba dihantam ombak hingga nyaris tenggelam.

Beruntung, pada pukul 06.00 WIB, nelayan lain yang melihat kecelakaan tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Para korban akhirnya dievakuasi menggunakan kapal speed milik nelayan lain.

Selanjutnya, pada pukul 08.49 WIB, seorang nelayan bernama Muslimin yang berasal dari Desa Ringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo mengirim pesan WhatsApp kepada agen informasi bencana di wilayah setempat guna mengabarkan kecelakaan laut tersebut.

Kronologi Kejadian

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh BANYUWANGI24JAM (@bwi24jam)

Agen Informasi Bencana Jatim Kabupaten Banyuwangi, Okta R, mengungkap kronologi kecelakaan laut yang dialami sekelompok nelayan di wilayah setempat. 

Sehari sebelumnya, Selasa (30/5/2023) sekitar pukul 14.00 WIB, nelayan bernama M. Farid Muzaqi bersama lima rekannya berangkat melaut menuju Kandang Perau di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Mereka berangkat menggunakan perahu Lancar Jaya dimiliki Doni, warga Kutorejo, Kecamatan Tegaldlimo. Pada kesempatan tersebut, Doni juga bertindak sebagai nakhoda perahu.

Saat tiba di perairan Grajagan pada Rabu (31/5/2023) sekitar pukul 04.00 WIB, perahu mereka dihantam ombak dari belakang dan menyebabkan air memasuki perahu. Awak perahu dan nakhoda berusaha mengeluarkan air menggunakan alat yang tersedia di perahu, namun volume air yang masuk sangat besar hingga menyebabkan perahu hampir tenggelam.

Baca Juga Pengakuan YouTuber Andra ST Usai Kecelakaan hingga McLaren Terbelah Dua

Proses Evakuasi

Melihat insiden kecelakaan tersebut, nelayan yang berada di sekitar lokasi bertindak sigap mengevakuasi keenam korban.

“Keenam orang (korban) berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal speed yang berasal dari nelayan di Grajagan,” demikian keterangan dalam unggahan akun Instagram @bwi24jam, Kamis (1/6/2023). 

Kemudian, mereka dibawa ke Kandang Perau Taman Nasional Alas Purwo pada pukul 06:00 WIB. Sementara itu, perahu yang masih terapung di tengah laut menyusul dievakuasi menggunakan kapal speed dan ditarik ke pantai Grajagan.

 
Baca Juga Gugur saat Bertugas, Petugas Bea Cukai Meninggal Dunia dalam Operasi di Perairan Siak
Rekomendasi