10 Amalan Penunjang Ramadan yang Dianjurkan, Tambah Pahala

Amalan utama bulan Ramadan tentu adalah puasa. Namun di samping itu, ada banyak sekali amalan-amalan penunjang Ramadan lainnya yang patut Anda ketahui. Amalan penunjang Ramadan ini sangat dianjurkan untuk dilakukan. Apa saja? Simak selengkapnya.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
10 Amalan Penunjang Ramadan yang Dianjurkan, Tambah Pahala
Ilustrasi puasa. ©Shutterstock/JOAT

Ramadan adalah bulan suci yang selalu ditunggu-tunggu kedatangannya oleh umat Islam. Saat Ramadan menghampiri, umat muslim berbondong-bondong melakukan banyak amalan ibadah untuk meraih rida dan pahala dari Allah SWT.

Amalan utama bulan Ramadan tentu adalah puasa. Namun di samping itu, ada banyak sekali amalan-amalan penunjang Ramadan lainnya yang patut Anda ketahui. Amalan penunjang Ramadan ini sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Sebab selain mendatangkan pahala, kita sebagai umat dan hamba Allah SWT juga akan semakin dekat dengan-Nya. Muslim mana yang tak ingin memperbaiki hubungan dengan Tuhan-Nya? Untuk itu, lakukan 10 amalan penunjang Ramadan ini dengan bersungguh-sungguh.

Amalan penunjang Ramadan yang pertama adalah melaksanakan sahur. Ya, di bulan Ramadan, umat muslim diwajibkan berpuasa selama 1 bulan penuh. Sahur adalah waktu dimulainya puasa, yang dilakukan sebelum subuh.

Sahur berfungsi sebagai waktu bagi kita untuk menyuplai tenaga agar mampu beraktivitas dengan normal di siang hari pada bulan Ramadan. Ternyata, sahur juga menjadi salah satu amalan sunah di bulan Ramadan yang dianjurkan!

Sahur dianjurkan untuk diakhirkan selama tidak sampai masuk waktu yang diragukan, yakni apakah masih malam atau sudah terbit fajar. Rasulullah saw bersabda:

لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا أَخَّرُوا السَّحُورَ وَعَجَّلُوا الْفِطْرَ

Artinya, “Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka,” (HR Ahmad).

2. Segerakan Berbuka

Jika sahur adalah waktu dimulainya puasa, maka berbuka adalah waktu di mana puasa berakhir. Menyegerakan buka puasa saat tiba waktunya juga adalah amalan penunjang Ramadan yang sangat dianjurkan. 

Hendaknya bagi Anda semua yang berpuasa untuk segera melaksanakan berbuka begitu waktu magrib tiba. Selain itu, berbuka puada dianjurkan untuk memakan kurma, atau jika tidak ada maka bisa dengan air putih biasa.

3. Baca Doa Buka Puasa

Amalan penunjang Ramadan yang ketiga adalah dengan melafalkan bacaan doa buka puasa. Di antara doa berbuka puasa tersebut adalah doa berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلَتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ اِغْفِرْ لِي اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Atau doa yang lebih masyhur berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

4. Mandi Besar

Mandi besar dari junub, haid, atau nifas sebelum terbit fajar juga disebut sebagai salah satu amalan penunjang Ramadan. Mandi besar dianjurkan agar umat muslim bisa menunaikan ibadah dalam keadaan suci tanpa rasa khawatir.

5. Jaga Ucapan Selalu

Amalan penunjang Ramadan yang kelima adalah selalu menjaga ucapan sebab dapat mengurangi pahala.

Sejatinya, menjaga ucapan tak hanya dianjurkan selama bulan puasa saja, melainan juga di sepanjang hidup manusia. Menjaga ucapan dari perkataan-perkataan yang tidak bermanfaat, terlebih jika bisa menimbulkan dosa akan membawa lebih banyak manfaat bagi diri. 

Menghindari hal-hal yang tidak sejalan dengan hikmah puasa adalah hal yang dianjurkan pula selama bulan Ramadan.

Kendati tidak membatalkan puasa, umat Islam dianjurkan untuk menghindari hal-hal yang tak sejalan dengan hikmah puasa, yakni di antaranya berbuka puasa sampai perut menjadi kekenyangan atau melakukan sesuatu yang bertujuan untuk memuaskan nafsu.   

7. Perbanyak Sedekah

Sudah barang tentu memperbanyak sedekah termasuk dalam salah satu amalan penunjang Ramadan. Orang-orang yang berpuasa hendaknya memperbanyak sedekah kepada sesama, terutama ke fakir miskin.

Sedekah yang diberikan bisa berupa makanan atau minuman untuk berbuka puasa. Sebab, orang yang memberi makanan atau minuman untuk orang berpuasa mendapat pahala yang setimpal dengan pahala puasa orang yang disedekahi.   

8. Perbanyak I'tikaf di Masjid

Tak ketinggalan untuk memperbanyak i’tikaf di masjid, sebagai salah satu amalan penunjang Ramadan berikutnya. I’tikaf sebaiknya dilakukan selama satu bulan penuh. Namun apabila tidak memungkinkan, maka diutamakan untuk dilaksanakan selama sepuluh hari terakhir Ramadan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar.   

9. Perbanyak Mengaji

Memperbanyak mengaji atau membaca Al-Quran adalah amalan penunjang puasa lain yang penting. Paling tidak, dianjurkan untuk mengkhatamkan Al-Quran satu kali dalam satu bulan Ramadan. Semakin banyak Anda khatam, akan semakin baik pula adanya sebagaimana yang dianjurkan oleh banyak ulama.   

10. Konsisten Beribadah

Konsisten dalam menjalankan ibadah bukan hal yang mudah bagi sebagian orang. Namun, Anda bisa memulai konsistensi menjalankan ibadah selama bulan Ramadan. Artinya, semua amalan sunnah yang dilakukan di bulan ini tidak boleh putus setelah Ramadan usai.

Rekomendasi