6 Tanaman Pengusir Serangga yang Ampuh, Mudah Ditanam di Rumah

Telah umum diketahui bahwa ada beberapa jenis tanaman yang mampu membantu mengusir serangga-serangga tak diundang dari sekitaran rumah. Tanaman pengusir serangga ini bisa Anda tanam di kebun halaman rumah, di teras, hingga di dalam rumah.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
6 Tanaman Pengusir Serangga yang Ampuh, Mudah Ditanam di Rumah
ilustrasi lavender. ©freetopwallpaper.com

Telah umum diketahui bahwa ada beberapa jenis tanaman yang mampu membantu mengusir serangga-serangga tak diundang dari sekitaran rumah. Tanaman pengusir serangga ini bisa Anda tanam di kebun halaman rumah, di teras, hingga di dalam rumah.

Serangga memang memiliki salah satu peran ekologis terpenting di alam, tetapi harus diakui bahwa gigitan nyamuk, agas, serta lalat yang berputar-putar menghampiri bagian dalam rumah adalah hal yang sangat mengganggu. Anda bisa mengusir kawanan serangga ini dengan semprotan kimia, namun efek sampingnya bisa berbahaya.

Untuk itu, Anda harus beralih ke cara lain untuk meminimalisir gangguan serangga. Dan cara lain yang tergolong alami, aman, serta ampuh adalah mengelilingi rumah Anda dengan aneka tanaman pengusir serangga. Nah, apa saja jenis tanaman pengusir serangga itu? Simak laporannya.

1. Lavender

Tanaman pengusir serangga yang pertama adan paling populer diketahui adalah lavender. Manusia pada umumnya tertarik pada bau lavender, tetapi nyamuk, lalat, dan serangga lain tidak menyukainya. Minyak esensial lavender memiliki efek repellency 80,9% terhadap spesies nyamuk Anopheles stephensi.

Tempatkan tanaman lavender di sekitar rumah untuk membantu mengusir lalat. Tanam di area taman yang cerah atau di dekat pintu masuk rumah untuk membantu menjaga area ini bebas hama. Anda juga bisa menggunakan minyak yang diekstrak dari bunga lavender sebagai pengusir nyamuk alami. Sebagai bonus, minyak lavender juga mampu menutrisi kulit dan memberikan efek menenangkan.

2. Serai

Tanaman pegusir serangga yang kedua adalah serai. Anda pasti pernah melihat serai digunakan sebagai bahan dalam obat nyamuk konvensional. Serai adalah tanaman hias yang dapat tumbuh setinggi empat kaki dan lebar tiga kaki dalam satu musim. Penelitian telah menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki efek penolak 100% terhadap Anopheles culicifacies, salah satu spesies nyamuk pembawa malaria, dan juga sangat efektif terhadap nyamuk lainnya mengutip Malaria Journal 2019.

Perlu dicatat bahwa serai bukan hanya nama satu tanaman; serai adalah nama payung untuk tumbuhan dalam keluarga Cymbopogon, yang juga termasuk rumput serai. Rumput ini memiliki banyak kegunaan kuliner dan tumbuh subur sepanjang tahun. Serai mudah ditanam dengan baik di dalam pot atau di tanah yang cukup mendapat sinar matahari berdrainase baik.

3. Mint

Tanaman pengusir serangga yang ketiga adalah mint. Aroma mint diketahui mampu membantu mengusir nyamuk dan serangga-serangga lainnya. Sifat aromatik yang terdapat pada daun mint juga terdapat pada batang dan bunganya. Minyak tanaman mint dapat diekstraksi dan dikombinasikan dengan cuka sari apel dan witch hazel untuk membuat cairan pengusir nyamuk.

Ekstrak mint yang ditempatkan secara strategis di taman atau di teras dapat membantu menjaga rumah Anda bebas dari serangga. Mint paling baik ditanam di pot daripada di tanah karena tumbuhan ini dapat menyebar secara agresif. Setelah ditanam di kebun, tanaman min cenderung sulit untuk dihilangkan.

4. Rosemary

Tanaman pengusir serangga yang ke empat adalah rosemary. Ekstrak rosemary tidak disukai oleh kebanyakan serangga. Tanaman ini sendiri dan steknya merupakan penolak nyamuk yang efektif. Anda dapat membuat semprotan sederhana dengan merebus satu liter rosemary kering dalam satu liter air selama 20 sampai 30 menit, lalu saring cairannya ke dalam wadah berisi satu liter air dingin.

Anda bisa menyimpannya di lemari es, dan cairan ekstrak rosemary dapat digunakan selama baunya masih tajam. Rosemary tersedia dalam berbagai bentuk. Tanaman ini dapat ditanam dalam pot di teras dan dibentuk menjadi piramida hias, ditanam di kebun herbal, atau ditanam begitu saja di halaman rumah.

5. Krisan

Krisan adalah tanaman berbunga yang banyak ditanam oleh masyarakat Indonesia. Siapa sangak, krisan juga sangat efektif sebagai tanaman pengusir serangga. Krisan mampu melawan kecoak, semut, kumbang, kutu, kutu busuk, tungau laba-laba, dan serangga lainnya. Krisan mengandung piretrum, yang dapat membunuh serangga terbang dan lompat.

Faktanya, piretroid, senyawa yang disintesis dari krisan, digunakan di banyak insektisida rumah dan kebun konvensional dan sering digunakan dalam semprotan dalam ruangan, sampo hewan peliharaan, dan bom aerosol. Namun, piretroid diketahui memiliki efek berbahaya pada ekosistem perairan, burung, dan serangga non-target. Dengan menanam krisan di taman dan mengandalkan piretrum alaminya, Anda dapat menerima keuntungan penolak serangga yang sama tanpa efek berbahaya.

6. Nasturtium

Nasturtium adalah tumbuhan berbunga selanjutnya yang dikenal sebagai tanaman pengusir serangga. Bunga nasturtium yang dapat dimakan ini dilaporkan mampu mengusir lalat putih, serangga labu, kutu daun, banyak kumbang, dan ulat kubis. Bunga-bunga ini melepaskan bahan kimia di udara yang mengusir serangga pemangsa, tidak hanya melindungi nasturtium tetapi juga tanaman lain dalam kelompok tersebut.

Karena banyak serangga nasturtium yang menolak sayuran seperti tomat, mentimun, kangkung, sawi, dll, tanaman ini bagus ditanam di sepanjang tepi kebun sayur. Untungnya, nasturtium tidak mengusir penyerbuk yang sangat penting, yakni lebah. Sehingga tetap aman dan membantu untuk ditanam.

Rekomendasi