Perjanjian pranikah milik Astrid Tiar belakangan ini menjadi sorotan publik. Sebagai seorang figur publik, perjanjian Astrid dengan suami disebut sebagai tindakan tegas yang perlu ditiru.
Melansir dari akun Instagram lambegosiip, Astrid mengaku perjanjiannya dengan suami berkaitan tentang sikap saling menghargai. Sebagai seorang perempuan, dirinya tak mau dianggap lemah dan hanya bergantung dengan suami.
Dalam rumah tangganya, Astrid ingin dipandang sebagai istri berdaya yang bisa melakukan apapun sendiri. Kendati demikian, Astrid tetap menghargai suaminya sebagai kepala rumah tangga. Ia tak ingin sombong lantaran memiliki kemampuan mencari nafkah sendiri.
Advertisement
Sebelum akhirnya menikah, Astrid sudah menegaskan kepada suaminya jika dirinya juga memiliki daya hidup yang sama. Selama 13 tahun meniti karier, Astrid menyebut dirinya tak takut hidup sendiri seandainya suaminya berbuat semena-mena.
Bukan bermaksud untuk beradu kekuatan, Astrid menjelaskan sikapnya ini ia ambil agar sang suami selalu ingat saling menghargai. Sikap toleransi ini bagi Astrid adalah podasi utama rumah tangga bertahan lama.
"Waktu gue ketemu sama suami gua, gue bilang gini waktu dia ngajak nikah, hey lu ganteng dan gue cantik. Lu bisa kerja, gue juga, 13 tahun gue cari uang. Gue akan menghargai lu, tapi lu juga menghargai gue," tuturnya.
Advertisement
Lebih lanjut Astrid membeberkan dirinya tidak mau sombong dengan perjanjian pranikah yang dibuatnya. Sebagai seorang istri, dirinya berusaha tetap menghormati suami layaknya kepala rumah tangga.
"Tapi gue nggak mau jadi sombong, gue akan menganggap lu kepala rumah tangga gue, lu imam gue. Tapi lu jangan sekali-kali tidak menghargai dan menghormati gue," imbuhnya.