Fakta Baru Penganiayaan Santri Gontor, Polisi Temukan Alat Pemukul

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo menggelar pra-rekonstruksi kasus penganiayaan santri di lingkungan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Selain itu, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, salah satunya pentungan.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Fakta Baru Penganiayaan Santri Gontor, Polisi Temukan Alat Pemukul
Pondok Pesantren Modern Gontor. ©2022 Merdeka.com/Fadhil HM Channel

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo menggelar pra-rekonstruksi kasus penganiayaan santri di lingkungan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Santri bernama Albar Mahdi (17) meninggal dunia setelah mengalami rentetan kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum santri senior di pondok pesantren ternama itu.

Reka kejadian awal dilakukan di titik-titik lokasi kejadian penganiayaan, hingga korban dievakuasi ke pos kesehatan pondok dan akhirnya harus dilarikan ke IGD rumah sakit.

"Total ada 50 adegan dilakukan saksi dan peran pengganti korban dalam pra-rekonstruksi hari ini,” ujar Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono, Rabu (7/9/2022).

Dalam prarekonstruksi tersebut, pelaku yang lebih dari satu orang bersama pemeran pengganti korban memeragakan bagaimana penganiayaan terjadi. Hingga akhirnya, korban, Albar Mahdi harus dilarikan ke rumah sakit.

Ada adegan saat korban berada di ruangan pramuka. Kemudian, adegan saat korban dilarikan ke rumah sakit milik ponpes setelah mengalami penganiayaan.

"Poin-poinnya yang penting, seperti penjemputan dan kegiatan sampai meninggal dunia hingga di IGD rumah sakit sudah kami rangkum," terang Catur, dikutip dari Antara.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh Humas Polres Ponorogo (@polres_ponorogo)

Aparat Polres Ponorogo juga mengamankan sejumlah alat bukti yang diduga digunakan para pelaku untuk menganiaya korban. Mulai dari pentungan, botol air mineral, hingga minyak kayu putih.

“Kami juga mengamankan beberapa barang bukti di TKP,” imbuh Kapolres Ponorogo.

Hingga berita ini ditulis, aparat Polres Ponorogo masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak kekerasan yang mengakibatkan salah satu santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor meninggal dunia.

Baca Juga Pelajar SMP di Lumajang Meninggal Diduga Dianiaya Teman Sekelas
Rekomendasi