Ciri-Ciri Menstruasi pada Anak yang Perlu Diperhatikan, Orang Tua Wajib Tahu

Beberapa anak bisa mengalami menstruasi pertama tanpa ada tanda atau ciri-ciri khusus. Namun, ada juga ciri-ciri menstruasi pada anak yang cukup menonjol dan bisa diperhatikan. Berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai ciri-ciri menstruasi pada anak yang perlu diketahui.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Ciri-Ciri Menstruasi pada Anak yang Perlu Diperhatikan, Orang Tua Wajib Tahu
Ilustrasi menstruasi. ©Shutterstock.com/Ivancovlad

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari rahim seorang perempuan melalui vagina. Menstruasi adalah tanda bahwa seorang anak perempuan semakin dekat dengan akhir masa puber. Kebanyakan anak perempuan akan mulai mendapatkan menstruasi pertama ketika berusia sekitar 12 tahun.

Tetapi, menstruasi bisa saja terjadi antara rentang usia 10 hingga 15 tahun dan hal ini adalah normal. Karena, tubuh setiap anak perempuan memiliki jadwalnya masing-masing. Tidak ada patokan usia yang tepat dan wajib bagi seorang anak untuk mendapatkan menstruasi pertamanya.

Beberapa anak bisa mengalami menstruasi pertama tanpa ada tanda atau ciri-ciri khusus. Namun, ada juga ciri-ciri menstruasi pada anak yang cukup menonjol dan bisa diperhatikan. Berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai ciri-ciri menstruasi pada anak yang perlu diketahui, dilansir dari laman kidshealth.org dan healthline.com.

Sebelum mengetahui ciri-ciri menstruasi pada anak, kenali juga lebih dalam apa itu menstruasi dan penyebabnya.

Menstruasi terjadi karena adanya perubahan hormon dalam tubuh. Fase ini menandakan bahwa tubuh telah siap untuk bereproduksi. Hormon adalah pembawa pesan kimiawi. Ovarium melepaskan hormon wanita estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini menyebabkan lapisan rahim (atau rahim) menumpuk atau menebal.

Lapisan rahim menebal untuk dapat mendukung sel telur yang telah dibuahi dan berkembang menjadi kehamilan. Namun, jika tidak ada sel telur yang dibuahi, tubuh akan memecah lapisan tersebut dan mendorongnya keluar dari rahim. Hal inilah yang menyebabkan menstruasi pada anak.

Biasanya, diperlukan waktu sekitar satu bulan agar lapisan tersebut terbentuk, untuk kemudian rusak. Itulah sebabnya kebanyakan anak perempuan dan wanita dewasa pada umumnya mengalami menstruasi sebulan sekali. Menstruasi dapat terjadi secara tidak teratur pada awalnya dan hal ini adalah normal.

Sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertamanya, menstruasi seorang anak gadis baru akan datang sebulan sekali secara rutin hingga usianya mencapai masa menopause kelak.

Sebagai orang tua yang memiliki anak perempuan remaja, Anda pasti ingin tahu apa saja tanda atau ciri-ciri anak Anda akan mulai mendapatkan menstruasi pertama. Ciri-ciri menstruasi pada anak perempuan, masa puber membawa cukup banyak perubahan fisik yang cukup menonjol.

Selain umur, hal ini bisa menjadi patokan bagi para orang tua untuk mengamati tumbuh kembang reproduksi anak gadisnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri menstruasi pada anak yang bisa Anda perhatikan;

  • jerawat
  • perut kembung
  • keluhan rasa sakit di payudara
  • sakit punggung
  • sembelit
  • diare
  • merasa lebih lelah dari biasanya
  • merasa ekstra emosional atau mudah tersinggung
  • mengidam makanan, terutama yang manis-manis
  • keputihan bening atau putih

Masa mentruasi biasanya berlangsung selama 5 hari atau lebih, dan hal ini sekali lagi tergantung pada masing-masing individu karena tubuh orang merespon segala sesuatu secara berbeda. Anak yang baru mulai menstruasi juga akan mengalami PMS.

PMS (sindrom pramenstruasi) adalah gejala emosional dan fisik yang terjadi sebelum atau selama menstruasi. Gejala-gejala ini dapat mencakup kemurungan, kesedihan, kecemasan, kembung, dan jerawat. Gejalanya akan hilang setelah beberapa hari pertama menstruasi.

Rekomendasi