Omzet Bisnis Ikan Cupang Naik 300 Persen saat Pandemi, Peternak Ini Ungkap Rahasianya

Peternak ikan cupang di Kota Kediri, Jawa Timur, mengalami kenaikan omzet hingga 300 persen. Ternyata ini rahasianya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Omzet Bisnis Ikan Cupang Naik 300 Persen saat Pandemi, Peternak Ini Ungkap Rahasianya
Pedagang ikan cupang di Malang kemalingan. ©2021 Merdeka.com

Peternak ikan cupang di Kota Kediri, Jawa Timur, mengalami kenaikan omzet selama pandemi Covid-19 dan berhasil meraih pendapatan hingga puluhan juta rupiah.

Waluyo, seorang peternak ikan cupang dari Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mengaku bahwa omzet bisnis ikan cupangnya naik hingga sekitar 300 persen selama pandemi Covid-19. Ia berhasil menjual ikan cupang dengan harga cukup fantastis, yakni mulai ratusan ribu hingga Rp1 juta per ekor untuk jenis Giant.

"Karena yang saya jual kualitas kontes, itu meningkat pesat hingga 300 persen saat pandemi Covid-19 pada 2020," cerita Waluyo di Kediri, Kamis (2/12/2021).

Pendapatan Rata-Rata

Saat ini, Waluyo memiliki lebih dari 50 ribu ekor ikan cupang yang siap jual. Jika dirata-rata, pendapatan per bulan dari budi daya ikan cupang yang diperolah Waluyo yakni Rp20 juta per bulan.

Waluyo sendiri sudah memulai budi daya ikan cupang pada tahun 1998. Sebenarnya, di awal pandemi Covid-19, bisnisnya cukup terimbas, namun lambat laun mengalami kenaikan omzet.

Pada 2021 ini, penjualan ikan cupang para peternak di Kelurahan Ketami mulai kembali normal sebagaimana kondisi sebelum pandemi. Selain dari Kediri, pembeli berasal dari berbagai daerah di sekitarnya.

Pemerintah Kota Kediri memberi fasilitas pelatihan untuk para peternak ikan cupang. Waluyo menyambut antusias pelatihan tersebut.

"Kami punya ikan cupang yang siap jual ke pembeli rumahan secara langsung, tidak melalui reseller. Jadi pelatihan seperti ini sangat kami butuhkan agar bisa lebih bagus promosinya sehingga customer bisa beli langsung ke kami," ujarnya, dikutip dari Antara.

Pakai Platform Digital

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengapresiasi peningkatan penjualan para peternak ikan cupang di wilayahnya.

Menurut dia, hal tersebut menjadi peluang bagi petani ikan cupang untuk memanfaatkan platform digital agar bisa mendapatkan harga kompetitif.

"Selama ini, petani ikan cupang di Kota Kediri menjual benih berusia satu bulan kepada petani di Tulungagung untuk dibesarkan dan dijual kembali. Di Tulungagung pakan untuk membesarkan benih cupang lebih murah, petani di sana mencari cacing sutera sendiri," ungkapnya.

Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri, memuji keunggulan peternak ikan cupang di Kelurahan Ketami terkait pembenihan. Kualitas air dan lingkungannya sangat mendukung untuk budi daya benih ikan cupang.

"Tapi jika petani ingin membesarkan sendiri cupangnya bisa mendapatkan harga yang lebih bagus dengan melakukan promosi di media sosial dan berjualan di marketplace," kata dia.

Rekomendasi