Warga Madiun Diimbau Konsumsi Pangan Lokal selain Beras, Ini Alasannya

Warga Kota Madiun diimbau untuk mengonsumsi olahan pangan lokal non-beras. Ternyata ini alasannya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Warga Madiun Diimbau Konsumsi Pangan Lokal selain Beras, Ini Alasannya
Mentan Dorong Beras Porang Shirataki Madiun Bersaing di Pasar Global. ©2021 Merdeka.com

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mengajak warga Kota Madiun untuk mengonsumsi olahan pangan lokal non-beras. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Gelar Pangan Murah 2021.

Kegiatan yang dilakukan dalam peringatan Hari Pangan Sedunia itu bertujuan untuk mengurangi ketergantungan konsumsi beras masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengubah mindset, bahwa makan tidak selalu beras. Ada banyak produk olahan lain pengganti beras yang bagus untuk kesehatan," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo di Taman Sumber Wangi, Jalan Pahlawan, Kota Madiun, Rabu (17/11/2021).

Lumbung Pangan Nasional

Hadi mengungkapkan, Provinsi Jawa Timur ialah salah satu wilayah lumbung pangan nasional. Potensi tersebut harus dikembangkan untuk mengangkat ekonomi masyarakat, utamanya di masa pandemi.

Jawa Timur tidak hanya menjadi daerah penghasil padi, tetapi juga bahan pangan lain. Madiun misalnya, kini dikenal sebagai sentra porang.

Menurut Hadi, masyarakat Madiun bisa mengonsumsi porang sebagai pangan pokok alternatif non-beras, salah satunya melalui olahan beras porang.

Pangan Pengganti Beras

Pada kesempatan tersebut, dikenalkan produk olahan pangan berbahan baku porang. Di antaranya, beras porang, wingko porang, dan rendang porang. Olahan beras porang disajikan dengan makanan khas Madiun, pecel.

Wali Kota Madiun Maidi menuturkan, saat ini porang sedang naik daun. Tanaman umbi itu bisa diolah menjadi berbagai produk menarik. Salah satunya beras porang yang rasanya lebih enak dan sehat karena rendah gula.

"Kegiatan ini juga sebagai upaya mengenalkan produk pengganti beras kepada masyarakat. Apalagi, porang ini lebih sehat dari beras karena kandungan gulanya rendah," tutur Wali Kota Maidi, dikutip dari Antara.

Beras Porang

Pihaknya mengaku telah menjajaki proses pengolahan porang menjadi beras unggulan dengan pihak ketiga. Beras porang tersebut rencananya akan dipasarkan di Kota Madiun.

Lebih lanjut, imbuh Maidi, pihaknya akan menjadikan pecel porang sebagai produk unggulan terbaru di Kota Madiun.

Dalam pameran yang digelar di Taman Sumber Wangi tersebut, Pemprov Jatim juga menggelar pameran produk olahan non-beras lain. Selain itu, digelar pula bazar pangan murah untuk masyarakat umum. Pasar murah itu menyediakan berbagai kebutuhan pangan seperti minyak goreng, telur ayam, bawang putih, bawang merah, dan gula.

Rekomendasi