Kisah Ayam Jantan Temani Prabu Majapahit Menyamar, Kini Makamnya Ramai Peziarah

Sebelum menduduki tahta sebagai Raja Majapahit, Prabu Jayanegara pernah melakukan penyamaran di daerah Mojokerto, Jawa Timur. Ia ditemani seekor ayam jantan bernama Cindelaras. Kini, situs yang dipercaya sebagai makam Cindelaras ramai dikunjungi peziarah.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kisah Ayam Jantan Temani Prabu Majapahit Menyamar, Kini Makamnya Ramai Peziarah
Situs Makam Ayam Jantan Cindelaras di Mojokerto. ©2021 Merdeka.com/Dok. Disparpora Kabupaten Mojokerto

Sebelum menjadi Raja Majapahit, Jayanegara pernah melakukan penyamaran di wilayah Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Selama masa penyamaran tersebut, ada seekor ayam jantan yang setia menemaninya. Ayam jantan tersebut diberi nama Cindelaras.

Penyamaran Prabu Jayanegara di wilayah Lebak Jabung saat itu bertujuan untuk memantau masyarakat sekitar, seperti mengutip dari Informasi Pariwisata Kabupaten Mojokerto (Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto, Juni 2011, hlm. 21)

Makam Ramai Peziarah

Kini, di Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ada sebuah situs yang dikenal sebagai Petilasan Prabu Jayanegara. Bangunan tersebut dipercaya sebagai makam Cindelaras, ayam jantan kesayangan prabu kerajaan Majapahit yang memiliki nama samara Panjilaras.

Kini, bangunan tersebut sering dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Mereka percaya jika melakukan ziarah di sana dapat membantu mengatasi permasalahan dalam karier.

Rekomendasi