Cara Diet OCD yang Benar dan Aman, Kontrol Berat Badang Secara Optimal

OCD adalah salah satu jenis diet yang banyak dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia. Berikut ini adalah ulasan selengkapnya mengenai cara diet OCD yang terdiri dari beberapa jendela makan,.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Cara Diet OCD yang Benar dan Aman, Kontrol Berat Badang Secara Optimal
Ilustrasi diet. ©Shutterstock/Pixsooz

OCD adalah salah satu jenis diet yang banyak dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia. Diet OCD diadaptasi dari pola makan Intermittent Fasting, dan merupakan salah satu diet populer yang dilakukan dengan tujuan untuk menurunkan berat badan.

Cara diet OCD dilakukan dengan metode puasa yang disesuaikan dengan aturan dan waktu yang tepat. Cara diet OCD ini menggunakan metode puasa bersistem jendela makan. Masing-masing jendela makan memiliki durasi waktu kapan saja Anda diperbolehkan makan.

Terdapat beberapa jenis waktu makan dalam praktik diet ini, yang bisa Anda sesuaikan dengan pilihan dan kemampuan tubuh masing-masing. Banyaknya testimoni positif mengenai keberhasilan diet ini membuatnya menjadi salah satu jenis diet yang digandrungi untuk menurunkan berat badan.

Berikut ini adalah ulasan selengkapnya mengenai cara diet OCD yang terdiri dari beberapa jendela makan, dilansir dari berbagai sumber.

Jendela Makan Pertama - 16:8

Cara diet OCD menggunakan sistem jendela makan yang pertama ini adalah tahap yang paling awal bagi pemula. Anda dapat mencoba 8 jam jendela makan dalam satu hari (24 jam) lalu berpuasa selama 16 jam sisanya.

Pada jendela makan yang pertama, Anda diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman apapun selama 8 jam tersebut. Harap dicatat bahwa makanan yang dikonsumsi tetap harus dalam batas wajar.

Setelah waktu 8 jam berakhir, Anda tidak dapat lagi makan dan minum apapun kecuali air putih. Direkomendasikan untuk mengatur jadwal jendela makan secara teratur dalam dua minggu.

Contoh, ketika Anda memulai diet OCD jam 7 pagi, maka Anda bebas mengonsumsi makanan dan minuman apapun hingga jam 3 sore. Setelah jendela makan berakhir di jam3 sore, Anda harus memberlakukan puasa dan hanya boleh minum air putih saja hingga besok jam 7 pagi kembali.

Jendela Makan Kedua - 18:6

Cara diet OCD pada tahap kedua dihadapkan pada sedikit perubahan waktu dalam menjalani diet. Terdapat pengurangan durasi waktu makan dari yang semula 8 jam, turun menjadi 6 jam saja. Namun tetap, Anda diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman apa saja selama 6 jam ini dalam batas wajar. Setelahnya, Anda haru berpuasa selama 18 jam.

Contoh, ketika mulai jendela makan pada jam 10 pagi maka Anda memiliki batas waktu hingga jam 4 sore untuk makan dan minum. Setelah jam 4 sore, Anda harus berpuasa. Seperti yang terjadi pada jendela makan pertama, Anda tidak diperbolehkan mengonsumsi apa pun kecuali air putih selepas jam 4 sore.

Puasa harus dilakukan hingga pukul 10 keesokan harinya. Anda disarankan untuk mengaplikasikan jendela makan pertama selama dua minggu terlebih dahulu sebelum memulai jendela makan kedua ini untuk menyesuaikan dengan ritme metabolisme tubuh.

Jendela Makan Ketiga - 20:4

Cara diet OCD tahap selanjutnya adalah jendela makan 20:4. Ketika tubuh dirasa telah mampu menyesuaikan diri, Anda dapat berpindah ke tahap tiga ini. 

Di tahap yang ketiga, durasi jendela makan menjadi lebih dipersempit. Anda hanya diperbolehkan makan selama 4 jam dalam sehari. Sisa 20 jam selanjutnya digunakan untuk berpuasa.

Cara diet OCD tahap tiga masih tidak jauh berbeda dari tahap satu dan tahap dua. Yang berbeda-beda hanyalah durasi waktu jendela makannya saja.

Jendela Makan Keempat

Pada jendela makan yang terakhir ini Anda diharuskan untuk berpuasa selama 24 jam. Ini adalah tahapan paling ekstrim dari diet OCD sehingga, bagi Anda yang belum mampu atau belum lolos dalam melewati tahap-tahap jendela makan sebelumnya sebaiknya jangan mempraktikan tahap keempat ini. 

Pada tahap ini, Anda hanya akan makan satu kali dalam sehari dengan waktu yang dapat Anda tentukan sendiri. Contoh, Anda memilih makan pada pukul 12 siang, maka waktu makan selanjutnya adalah pada pukul 12 siang juga keesokan harinya.

Catatan Penting Sebelum Melakukan Diet OCD

Setelah mengetahui cara diet OCD melalui jendela-jendela makannya seperti yang dijelaskan di atas, apakah Anda tertarik dan tertantang untuk mengaplikasikannya? Jika iya, pastikan Anda memerhatikan beberapa catatan berikut ini mengenai jenis makanan yang tepat untuk dikonsumsi selama diet berlangsung; 

  • Disarankan untuk harus selalu memerhatikan asupan nutrisi pada makanan yang dikonsumsi di setiap jendela makan. Secara umumnya, penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Karbohidrat selain berfungsi sebagai sumber energi, juga dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh.
  • Tubuh membutuhkan asupan protein yang cukup untuk menjaga massa otot. Asupan protein bisa didapatkan dari bahan makanan seperti telur, daging hewan, tahu, atau tempe.
  • Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian tubuh. Pastikan juga untuk mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan pada setiap jendela makan diet OCD. Mengonsumsi suplemen dan multivitamin juga diperbolehkan agar tubuh tidak kekurangan nutrisi.
  • Yang paling penting dari semuanya adalah konsumsi air mineral. Usahakan jangan sampai tubuh kekurangan cairan dan menjadi dehidrasi selama menjalani cara diet OCD ini. Selalu minum 1-2 gelas air setiap jam. Dan penting juga untuk menyempatkan diri melakukan aktivitas ringan saat diet agar tubuh tidak terasa lemas.
  • Bagi penderita diabetes, memiliki riwayat gangguan makan, memiliki berat badan yang kurang (underweight), memiliki tekanan darah rendah, memiliki riwayat amenorrhea atau sedang hamil, menyusui, atau berusaha hamil, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum menjalankan diet OCD.
Rekomendasi