Produktivitas Adalah Istilah untuk Mengukur Efisiensi Input Produksi, Ini Lengkapnya

Dalam ilmu ekonomi, produktivitas adalah istilah yang digunakan untuk mengukur output per unit input, seperti tenaga kerja, modal, atau sumber daya lainnya. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai produktivitas yang menarik untuk dipelajari.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Produktivitas Adalah Istilah untuk Mengukur Efisiensi Input Produksi, Ini Lengkapnya
Ilustrasi bekerja. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Dalam ilmu ekonomi, produktivitas adalah istilah yang digunakan untuk mengukur output per unit input, seperti tenaga kerja, modal, atau sumber daya lainnya. Hal ini sering dihitung untuk perekonomian sebagai rasio produk domestik bruto (PDB) terhadap jam kerja.

Dengan kata lain, produktivitas mengukur seberapa efisien input produksi, seperti tenaga kerja dan modal, digunakan dalam perekonomian untuk menghasilkan tingkat output tertentu. Produktivitas tenaga kerja dapat dipecah lebih lanjut berdasarkan sektor untuk memeriksa tren pertumbuhan tenaga kerja, tingkat upah, dan peningkatan teknologi.

Keuntungan perusahaan dan pengembalian pemegang saham secara langsung terkait dengan pertumbuhan produktivitas. Produktivitas dianggap sebagai sumber utama pertumbuhan ekonomi dan daya saing. Dengan demikian, produktivitas adalah informasi statistik dasar untuk banyak perbandingan internasional dan penilaian kinerja negara. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai produktivitas yang menarik untuk dipelajari.

Pengertian Produktivitas

Dalam pengertiannya secara klasik, produktivitas adalah "cara untuk mengukur efisiensi." Dalam konteks ekonomi, produktivitas adalah bagaimana mengukur output yang berasal dari unit input. Contoh, dalam 1 hektar tanah pertanian dihasilkan 10 buah labu setiap panennya. Ini merupakan hal yang tidak produktif.Namun, jika dalam 1 hektar tanah menghasilkan 2000 labu setiap panennya, maka hal inilah yang disebut produktif.

Megutip Charles Duhigg dalam bukunya Smarter Faster Better, ia mendefinisikan produktivitas sebagai "membuat pilihan tertentu dengan cara tertentu" yang menggerakkan seseorang dari "sekadar sibuk" menjadi "benar-benar produktif". Pendekatannya terhadap produktivitas berfokus pada cara agar seseorang dapat mensistematisasikan dan mengelola hidup mereka dengan lebih baik agar mereka memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan hal-hal lainnya.

Produktivitas adalah sumber utama pertumbuhan ekonomi dan daya saing, dikutip dari investopedia.com. Kemampuan suatu negara untuk meningkatkan standar hidupnya hampir seluruhnya bergantung pada kemampuannya untuk meningkatkan output per pekerja (yaitu, memproduksi lebih banyak barang dan jasa untuk sejumlah jam kerja tertentu).

Para ekonom menggunakan pertumbuhan produktivitas untuk memodelkan kapasitas produktif ekonomi dan menentukan tingkat pemanfaatan kapasitas mereka. Ini, pada gilirannya, digunakan untuk meramalkan siklus bisnis dan memprediksi tingkat pertumbuhan PDB di masa depan.

Produktivitas di Tingkat Perusahaan

Generasi dan penerapan pengetahuan teknologi dan organisasi (inovasi) adalah pendorong utama pertumbuhan produktivitas tingkat perusahaan. Pilihan teknologi produksi dan bagaimana produksi diatur, yang merupakan keputusan manajemen, memainkan peran penting dalam kinerja produktivitas.

Dilansir dari laman Australian Government Productivity Commission, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi produktif mereka dalam tiga cara:

  • Peningkatan efisiensi teknis — peningkatan output dapat dicapai, pada tingkat input tertentu, dari penggunaan teknologi yang ada secara lebih efisien.
  • Kemajuan teknologi dan perubahan organisasi — ketika perusahaan mengadopsi teknologi atau struktur organisasi yang baru bagi perusahaan, atau mengembangkan dan menerapkan teknologi atau pendekatan baru, mereka dapat memperluas output lebih dari input tambahan yang mungkin diperlukan.
  • Meningkatkan skala hasil — seiring dengan berkembangnya ukuran perusahaan, biaya produksi per unitnya dapat turun karena secara finansial menguntungkan untuk mengadopsi teknologi yang ada.

Produktivitas di Tingkat Nasional

Peningkatan produktivitas tingkat perusahaan diterjemahkan langsung ke dalam pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi pertumbuhan produktivitas dalam perekonomian dapat melebihi pertumbuhan masing-masing perusahaan.

Ini karena persaingan menguntungkan perusahaan-perusahaan yang lebih produktif, sehingga pangsa pasar perusahaan-perusahaan ini meluas, sedangkan perusahaan-perusahaan yang kurang produktif berkontraksi.

Dalam prosesnya, tingkat produktivitas rata-rata meningkat. Proses dinamika persaingan ini penting untuk menjaga perekonomian tetap dekat dengan batas kemungkinan produksinya. Kebijakan dan perilaku pasar yang melemahkan persaingan dapat menyebabkan perekonomian tergelincir di bawah potensinya.

Ada juga potensi 'limpahan' antara perusahaan yang berarti peningkatan produktivitas dapat menular. Artinya, hal-hal yang dilakukan perusahaan untuk menguntungkan diri mereka sendiri juga menguntungkan perusahaan lain. Pendukung kebijakan industri proaktif (seperti dukungan pemerintah untuk pusat dan klaster inovasi) sering menyebutkan pentingnya limpahan sebagai sumber pertumbuhan produktivitas. 

Cara Menghitung Produktivitas

Perhitungan untuk produktivitas sangat mudah. Bagilah output oleh perusahaan dengan input yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut. Input yang paling sering digunakan adalah jam tenaga kerja, sedangkan outputnya dapat diukur dalam unit yang diproduksi atau penjualan.

Misalnya, jika sebuah pabrik memproduksi 10.000 widget bulan lalu sementara ditagih untuk tenaga kerja senilai 5.000 jam, produktivitas hanya akan menjadi dua widget per jam (10.000/5.000).

Penjualan juga dapat digunakan sebagai ukuran output. Untuk pabrik itu, katakanlah 10.000 widget diterjemahkan menjadi USD1 juta dolar dalam penjualan. Anda hanya perlu membagi angka USD1 juta dengan 5.000 jam kerja untuk mendapatkan angka produktivitas, yaitu: USD20 dalam penjualan untuk setiap jam kerja.

Rekomendasi