Ditegur karena Bawa Perempuan Masuk Rumah, Pemuda di Sidoarjo Pukul Ibunya Pakai Batu

Seorang ibu di Desa Tarik, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dihajar oleh anak kandungnya dengan batu bata. Peristiwa itu bermula ketika ia menasihati sang anak yang membawa perempuan masuk ke dalam rumahnya. Begini kronologi lengkapnya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Ditegur karena Bawa Perempuan Masuk Rumah, Pemuda di Sidoarjo Pukul Ibunya Pakai Batu
Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Seorang ibu di Desa Tarik, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dihajar oleh anak kandungnya dengan batu bata. Peristiwa itu bermula ketika ia menasihati sang anak yang membawa perempuan masuk ke dalam rumahnya.

Nahas, sang anak yang saat itu dalam keadaan mabuk justru menghajar ibunya hingga babak belur. Saat melakukan aksi kekerasan itu, Muhammad Bahul Abidin (25) berada di bawah efek miras yang yang ditenggaknya, seperti dilansir instagram @undercover.id, Kamis (7/1).

Kronologi Kejadian

Aksi kekerasan bermula ketika sang ibu menegur Bahul karena memasukkan perempuan yang bukan istrinya ke dalam rumah. Lantaran tersinggung oleh teguran sang ibu, pelaku nekat menghajarnya dengan batu bata.

Tidak hanya itu, sang paman yang datang untuk menyelamatkan sang ibu, juga tak luput dari aksi kekerasan yang dilakukan pelaku.

“Di hadapan petugas, pelaku mengaku tidak sadar telah menghajar ibu kandung dan pamannya sendiri, karena saat kejadian dia tengah mabuk usai menegak miras,” tulis @undercover.id.

Diamankan Polisi

Pelaku baru sadar telah melakukan aksi kekerasan setelah melihat foto ibunya dalam kondisi babak belur.

"Ibunya hanya menegur tersangka, karena memasukkan wanita bukan istrinya ke dalam rumah. Saat kejadian, tersangka sedang mabuk," ungkap Kanitreskrim Polsek Krian, Iptu Sigit.

Kini, pelaku yang juga residivis kasus pencurian kendaraan bermotor itu telah diamankan oleh aparat polisi Polsek Krian, Kabupaten Sidoarjo.

“Akibat ulah tak terpuji itu, kini Muhammad Bahul Abidin digelandang ke Polsek Krian, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia tak berkutik, dan hanya bisa tertunduk malu saat polisi menangkapnya di hadapan ratusan pasang mata tetangganya,” pungkas @undercover.id.

Rekomendasi