Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ragam Kemuliaan Ramadhan, Bulan Suci saat Terbukanya Pintu Surga

Ragam Kemuliaan Ramadhan, Bulan Suci saat Terbukanya Pintu Surga ilustrasi Ramadan. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Ramadhan adalah bulan suci umat Islam yang penuh akan kemuliaan. Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinanti-nanti dan dirindukan oleh umat Islam di seluruh dunia. Sebab, ada banyak keberkahan dan pahala yang bisa diraih dalam bulan suci ini.

Ragam kemuliaan Ramadhan banyak sekali jenisnya. Kemuliaan-kemuliaan berusaha diraih oleh umat Islam dengan cara memperketat dan memperbanyak amal ibadah mulai dari yang wajib hingga sunah. Bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menyucikan diri dari dosa-dosa terdahulu.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa kemuliaan Ramadhan yang bisa Anda raih apabila Anda menjalankan dan menghayatinya dengan sepenuh hati.

1. Bulan Penuh Berkah

Kemuliaan Ramadhan yang pertama adalah statusnya sebagai bulan yang penuh berkah. Saat datangnya bulan Ramadhan Rasulullah SAW bersabda sebagaimana diriwayatkan Abu Hurairah yang bunyinya;

"Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan engkau untuk berpuasa, karena dibuka pintu surga, ditutup pintu neraka dan dibelenggu setan-setan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak berhasil, memperoleh kebaikan, Sungguh ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya." (An-Nasai dan Al-Baihaqi).

2. Bulan Penuh Kegembiraan

Kemuliaan Ramadhan yang kedua tercermin dari banyaknya kegembiraan dan kebaikan yang menghampiri umat muslim. 

Sahabat Arfah pernah berkata, “Suatu ketika aku berada di rumah Utbah bin Farqad, kebetulan ia sedang membicarakan puasa Ramadhan, lalu masuk seorang laki-laki, salah seorang sahabat, Nabi SAW melihat laki-laki itu Utbah menaruh hormat padanya dan diam. Tamu itupun menyampaikan hadis tentang Ramadhan. Ia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang bulan Ramadhan;

"Pada bulan Ramadhan pintu surga dibuka dan setan-setan dibelenggu. Rasulullah mengulas lagi, dan seorang malaikat akan berseru: “hai pencinta kebaikan bergembiralah! Hai pencipta kejahatan, hentikanlah! Sampai Ramadhan berakhir." (HR. Ahmad dan AnNasai).

3. Meninggikan Derajat

Kemuliaan Ramadhan yang ketiga adalah meninggikan derajat. Pandangannya ini didasari oleh beberapa hadis Nabi Muhammad SAW, salah satunya yang mengatakan: “Ketika Ramadhan tiba, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan setan pun dibelenggu.” (HR Imam Muslim).

Mengutip buku Risalah Ramadhan, Imam Izzuddin memandang taftîh abwâb al-jannah (dibukanya pintu surga) sebagai simbol atau tanda untuk memperbanyak ketaatan (taktsîr al-thâ’ât), terutama yang diwajibkan. Imam Izzuddin menganggapnya sebagai simbol, “qillah alma’âshî,” untuk menyedikitkan maksiat.

Artinya, baik buruknya orang yang berpuasa murni tergantung pada dirinya sendiri. Karena itu, akan sangat tidak etis jika manusia dengan berbagai peluang kemuliaan derajat yang diberikan Allah di bulan Ramadhan ini masih enggan berbuat baik dan malah berbuat jahat.

4. Penghapus Kesalahan/Dosa

Kemuliaan Ramadhan yang selanjutnya adalah mampu menghapus kesalahan atau dosa-dosa. Ini berasal dari hadis Nabi Muhammad SAW yang mengatakan; “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Meminta imbalan (pamrih) kepada Allah merupakan bentuk penyerahan diri, pernyataan keimanan dan menyatakan kelemahan di hadapan-Nya. Sekuat dan setegar apa pun manusia, sekaya dan semampu apa pun mereka, manusia tidak mungkin lepas dari persoalan hidup yang memerlukan pertolongan Allah SWT semata. Beriman dan mengharap pahala kepada Allah SWT dapat menjadi penggugur dosa.

5. Terbukanya Pintu Surga

Kemuliaan Ramadhan yang kelima adalah terbukanya pintu-pintu surga. Pada bulan Ramadhan, pintu surga akan dibuka sebab pada bulan tersebut, banyak amal shalih yang disyariatkan dan amalan yang biasa dijalankan.

Meningkatkan amalan-amalan manusia mengharapkan masuk surga, sehingga pada bulan ini pintu-pintu surga pun terbuka. Terlebih, pintu-pintu neraka juga akan ditutup karena sedikitnya orang-orang yang berbuat maksiat.

Setan dibelenggu pada bulan Ramadhan, sehingga mereka tidak dapat membujuk kaum muslimin untuk melakukan maksiat dan tidak dapat memalingkan mereka dari amal shalih pada bulan Ramadhan. Hal ini membuat umat muslim dapat fokus beribadah dan mengejar pahala guna mencapai pintu-pintu surga yang terbuka tersebut.

6. Bulan Diturunkannya Al-Quran

Kemuliaan Ramadhan yang ke enam adalah sebagai bulan diturunkannya Al-Quran. Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Quran atau syahrul Quran. Diturunkannya Al-Quran pada bulan ini menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadan.

Allah SWT berfirman,"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)". (QS. Al-Baqarah: 185).

(mdk/edl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP