Perayaan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024 mendatang bakal menjadi awal perpindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Advertisement
Progres Pembangunan
Pembangunan IKN terus berlanjut. Sejumlah infrastruktur dasar tengah dikerjakan, mulai dari jalan, Rumah Sakit, lapangan upacara hingga Istana Negara. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) mengungkapkan pembangunan Istana Negara di IKN telah mencapai 55 persen per 8 Februari 2024 lalu. Adapun progres pembangunan Kantor Presiden di IKN telah mencapai 73 persen.
Upacara rencananya digelar di lapangan Istana Kepresidenan yang berada persis di depan Istana Presiden serta berhadapan dengan sumbu kebangsaan dan pemandangan lanskap seluruh IKN.
Advertisement
Transportasi
Mengutip Liputan6.com, Ketua Tim Asistensi Ahli Otorita IKN Bidang Transportasi, William Sabandar menjelaskan nantinya hanya kendaraan-kendaraan ramah lingkungan yang beroperasi di ibu kota baru Indonesia itu. Salah satunya, bus listrik yang akan beroperasi selama perayaan HUT RI ke-79 di IKN.
"Langkah ini sejalan dengan visi kami mencapai Net Zero Emission dan menciptakan lingkungan bermobilisasi yang berkelanjutan," terangnya.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Silvia Halim mengungkapkan ibu kota baru Indonesia memiliki kebijakan pembangunan dan pengelolaan transportasi ideal dengan tetap memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Salah satu fokus utama dalam transformasi ini yakni peningkatan penggunaan transportasi publik dan mobilitas aktif.
Advertisement
Sarana Pendukung
Berbagai sarana prasarana juga terus dikebut pembangunannya untuk menunjang IKN. Salah satunya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 50 Megawatt peak (MWp).
Mengutip YouTube DIAN RANA, hotel pertama di IKN rencananya bakal dibuka pada Juli 2024 mendatang.
Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, mengatakan bahwa nantinya IKN hanya akan dihuni oleh 2 juta penduduk. Hal ini bertujuan agar jumlah populasi tidak melebihi kapasitas. Dengan demikian, warga IKN diharapkan bisa hidup bahagia.
Advertisement