Penyebab Tidak Bisa Tidur Malam dan Cara Mengatasinya, Penting Diketahui
Merdeka.com - Penyebab tidak bisa tidur malam cukup beragam bagi setiap orang. Situasi gangguan tidur seperti ini umum dikenal dengan nama insomnia. Tidak bisa tidur di malam hari dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Hal ini juga dapat menyebabkan sakit kepala yang lebih sering hingga sulit berkonsentrasi.
Tanda-tanda tidak bisa tidur malam di antaranya adalah ketidakmampuan untuk fokus di siang hari, sering sakit kepala, lekas marah, kelelahan di siang hari, bangun terlalu pagi, bangun sepanjang malam, atau butuh beberapa jam untuk tertidur pulas. Kekurangan tidur juga dapat membuat Anda memiliki lingkaran hitam di bawah mata.
Anda perlu tahu penyebab tidak bisa tidur malam yang sedang Anda alami. Setelahnya, barulah Anda bisa menentukan langkah yang tepat untuk mengatasinya. Dilansir dari berbagai sumber, berikut informasi selengkapnya mengenai penyebab tidak bisa tidur malam yang perlu diketahui.
Penyebab Tidak Bisa Tidur Malam
Penyebab tidak bisa tidur malam atau insomnia dapat terkait dengan kondisi lain. Insomnia kronis biasanya disebabkan oleh stres, peristiwa hidup, atau kebiasaan yang mengganggu tidur. Mengobati penyebab yang mendasari dapat mengatasi gangguan tidak bisa tidur malam. Mengutip Mayo Clinic, penyebab tidak bisa tidur malam secara umum di antaranya adalah:
Ya, penyebab tidak bisa tidur malam yang paling utama adalah stres. Kekhawatiran tentang pekerjaan, sekolah, kesehatan, keuangan, atau keluarga dapat membuat pikiran tetap aktif di malam hari, sehingga sulit untuk tidur. Peristiwa atau trauma kehidupan yang penuh tekanan seperti kematian atau penyakit orang yang dicintai, perceraian, atau kehilangan pekerjaan juga dapat menyebabkan kesulitan tidur.
Jadwal perjalanan atau jadwal kerja juga berkontribusi dalam penyebab tidak bisa tidur malam. Ritme sirkadian bertindak sebagai jam internal, memandu hal-hal seperti siklus tidur-bangun, metabolisme, dan suhu tubuh Anda. Mengganggu ritme sirkadian tubuh dapat menyebabkan kesulitan tidur. Penyebabnya termasuk jet lag karena bepergian melintasi beberapa zona waktu, bekerja pada shift akhir atau awal, atau sering berganti shift.
Kebiasaan tidur yang buruk meliputi jadwal waktu tidur yang tidak teratur, tidur siang, aktivitas yang merangsang sebelum tidur, lingkungan tidur yang tidak nyaman, dan menggunakan tempat tidur untuk bekerja, makan atau menonton TV. Komputer, TV, video game, smartphone, atau layar lain sebelum tidur dapat mengganggu siklus tidur Anda sehingga menjadi penyebab tidak bisa tidur malam yang kerap menghampiri.
Mengonsumsi makanan ringan sebelum tidur tidak apa-apa, tetapi makan terlalu banyak dapat menyebabkan Anda merasa tidak nyaman secara fisik saat berbaring. Banyak orang juga mengalami mulas, aliran balik asam dan makanan dari lambung ke kerongkongan setelah makan, yang dapat membuat tubuh tetap terjaga.
Penyebab Tidak Bisa Tidur Malam Lainnya
Tidak bisa tidur malam atau insomnia yang kronis dapat dikaitkan dengan kondisi medis atau penggunaan obat-obatan tertentu. Mengobati kondisi medis dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, tetapi insomnia dapat bertahan setelah kondisi medis membaik. Penyebab tidak bisa tidur malam tambahan ini meliputi:
Gangguan kesehatan jiwa.
Gangguan kecemasan, seperti gangguan stres pascatrauma, dapat mengganggu tidur Anda. Bangun terlalu dini bisa menjadi tanda depresi. Insomnia juga sering terjadi dengan gangguan kesehatan mental lainnya.
Obat-obatan.
Banyak obat resep yang dapat mengganggu tidur, seperti antidepresan tertentu dan obat asma atau tekanan darah. Banyak obat yang dijual bebas — seperti beberapa obat pereda nyeri, obat alergi dan flu, serta produk penurun berat badan — mengandung kafein dan stimulan lain yang dapat mengganggu tidur.
Kondisi medis.
Contoh kondisi yang terkait dengan insomnia termasuk nyeri kronis, kanker, diabetes, penyakit jantung, asma, penyakit gastroesophageal reflux (GERD), tiroid yang terlalu aktif, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer.
Sleep apnea menyebabkan Anda berhenti bernapas secara berkala sepanjang malam, dan hal ini dapat mengganggu tidur. Sindrom kaki gelisah juga menyebabkan sensasi tidak nyaman di kaki Anda dan keinginan yang hampir tak tertahankan untuk menggerakkannya, yang dapat mencegah Anda tertidur.
Kopi, teh, cola, dan minuman berkafein lainnya adalah stimulan. Meminumnya di sore atau malam hari dapat membuat Anda tidak tertidur di malam hari. Nikotin dalam produk tembakau adalah stimulan lain yang dapat mengganggu tidur. Alkohol dapat membantu Anda tertidur, tetapi alkohol mencegah tahapan tidur yang lebih dalam dan sering kali menyebabkan terbangun di tengah malam.
Cara Mengatasi Kesulitan Tidur Malam
Perubahan gaya hidup dan peningkatan rutinitas waktu tidur dan pengaturan kamar tidur sering dapat membantu Anda tidur lebih cepat dan nyenyak di malam hari. Melansir Cleveland Clinic, berikut beberapa hal yang bisa menjadi cara Anda untuk mengatasi kesulitan tidur di malam hari:
1. Hindari makan besar, kafein, dan alkohol sebelum tidur.
2. Aktif secara fisik di siang hari, di luar ruangan jika memungkinkan.
3. Kurangi kafein, termasuk kopi, soda, dan cokelat, sepanjang hari dan terutama di malam hari.
4. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan.
5. Singkirkan smartphone, TV, laptop, atau layar lainnya setidaknya 30 menit sebelum waktu tidur.
6. Berhenti merokok.
7. Ubah kamar tidur menjadi tempat perlindungan yang gelap, tenang, dan sejuk.
8. Bersantailah dengan musik yang menenangkan, buku yang bagus, atau meditasi.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya