Candi yang terletak di Desa Penataran, Kabupaten Blitar ini dikenal sebagai candi termegah dan terluas di Jawa Timur. Candi yang berada di barat daya lereng Gunung Kelud terletak di ketinggian 450 meter di atas permukaan laut.
Advertisement
Mengutip Instagram @jatimkita_ ada banyak mitos yang dipercaya masyarakat terkait keberadaan Candi Penataran. Salah satunya ialah larangan pasangan kekasih berkunjung ke candi termegah di Jawa Timur ini.
Konon, jika ada pasangan kekasih yang berkunjung ke Candi Penataran, hubungannya akan berakhir. Mitos larangan pasangan kekasih berkunjung ke Candi Penataram berkembang dari kisah yang terukir pada relief di candi induk teras kedua.
Relief itu mengisahkan perjodohan putri raja yang digagalkan oleh ibunya sendiri. Sang ibu nekat menggagalkan perjodohan tersebut karena ingin putrinya hidup bahagia dengan pujaan hati pilihannya sendiri.
Mengutip Liputan6.com, selain Candi Penataran, ada beberapa objek wisata yang konon terlarang bagi pasangan kekasih. Mulai dari Coban Rondo di Kota Batu, Tanah Lot di Bali, Kebun Raya Bogor, Pantai Parangtritis, dan Candi Prambanan.
Advertisement
Advertisement
Candi Penataran tidak hanya dikenal dengan mitos yang melarang sepasang kekasih berkunjung ke sini. Ada juga mitos yang tak kalah terkenal, yakni tentang kekuatan supranatural di kolam atau patirtan. Kolam suci ini terletak pada bagian paling belakang, tepatnya sebelah timur dari kompleks Candi Penataran. Kolam suci ini didirikan pada tahun 1337 Saka yakni saat pemerintahan Majapahit dipimpin oleh Ratu Suhita.
Mengutip situs ejournal.unesa.ac.id, barang siapa yang membuang uang koin ke dalam kolam, maka ia akan mendapatkan keberkahan dalam hidup. Masyarakat percaya bahwa air dalam kolam suci ini memiliki kekuatan supranatural.
Mitos tentang kolam suci berkembang luas di masyarakat karena kolam ini memiliki latar belakang sejarah berupa peninggalan raja Majapahit. Masyarakat pun percaya bahwa tempat ini wingit dan disucikan. Sehingga kolam suci dijadikan tempat berdoa dan melakukan mitos yang berkembang, dengan tujuan apa yang diinginkan dapat terwujud. Adapun mitos yang melingkupi kolam suci Candi Penataran yakni dipercaya dapat membuat awet muda, airnya bisa jadi obat, melancarkan rezeki, kolam suci tidak pernah surut, dan mitos truna lele.
Advertisement
Advertisement
Pertama, membasuh atau mencuci muka menggunakan air di kolam suci di Candi Penataran dipercaya bisa membuat seseorang awet muda. Kedua, orang dapat sembuh dari penyakit yang diderita apabila ia membasuh tubuh, meminum, atau mandi dengan air kolam suci.
Ketiga, kolam suci dipercaya tidak pernah surut. Sebenarnya secara logis hal ini ada jawabannya. Letak kolam suci memungkinkannya tidak pernah kehabisan air.
Pada musim penghujan, air kolam melimpah. Saat kemarau, debit air kolam suci hanya berkurang dan tak pernah habis karena di sekitarnya ada banyak pepohonan yang melindungi mata air.
Keempat, barang siapa yang bisa melemparkan kain ke dalam kolam suci dengan posisi membelakangi kolam suci, dipercaya akan lancar rezekinya.
Kelima, masyarakat percaya bahwa di kolam suci Candi Penataran ini terdapat truna lele atau ikan lele yang hanya terdiri dari kepala dan tulang belulang saja. Tidak sembarangan orang bisa melihat keberadaan lele ini.
Advertisement