Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengunjungi Makam Bathara Kathong, Disebut Bisa Kabulkan Keinginan Orang jadi Pejabat

Mengunjungi Makam Bathara Kathong, Disebut Bisa Kabulkan Keinginan Orang jadi Pejabat Makam Bathara Katong Ponorogo. ©2021 Merdeka.com/jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id

Merdeka.com - Makam pendiri Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Bathara Katong terletak di Desa Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Banyaknya peziarah yang datang membuat makam ini hampir tak pernah sepi.

Konon, para warga meyakini bahwasanya berziarah di makam Bathara Katong bisa membuat keinginan seseorang untuk menjadi pejabat atau naik pangkat terkabul. Namun, ada sejumlah hal yang harus dilakukan para peziarah di makam Bathara Katong jika keinginannya ingin terkabul.

Syarat bagi Peziarah

makam bathara katong ponorogo

©2021 Merdeka.com/jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id

Pertama, para peziarah harus melewati tujuh gapura di makam Bathara Katong. Selanjutnya, para peziarah juga harus membawa bunga yang tidak bercampur daun pandan wangi.

Dikutip dari Majalah Liberty, edisi 1-10 Mei 2010, sepasang suami istri dari Madiun berziarah ke makam Bathara Katong dengan membawa hajat supaya anaknya bisa segera memperoleh pekerjaan.

“Anak saya lulusan perguruan tinggi, tapi hingga dua tahun menganggur, ia belum juga mendapatkan pekerjaan. Ini adalah salah satu bentuk ikhtiar kami, semoga dengan perantara makam Eyang Bathara Katong, anak saya segera mendapatkan pekerjaannya,” tutur keduanya.

Mengenang Bathara Katong

makam bathara katong ponorogo

©2021 Merdeka.com/jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id

Mukim, juru kunci makam saat itu menceritakan sepak terjang Bathara Katong. “Bathara Katong itu salah satu anak Prabu Brawijaya V. Dia termasuk adik Raden Patah, raja Demak, hanya lain ibu. Dan keberadaannya di Ponorogo adalah untuk menyebarkan agama Islam di wilayah ini,” ujarnya.

Statusnya sebagai anak raja membuat Bathara Katong memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Ponorogo. Dari dulu hingga sekarang, khususnya pada hari-hari tertentu, makam Bathara Katong penuh sesak oleh peziarah.

Selain dari Ponorogo, tak sedikit peziarah yang datang dari luar kota. Secara garis besar harapan mereka sama, mengharapkan berkah Tuhan melalui Bathara Katong.

Ramai Jelang Pilkada

makam bathara katong ponorogo

©2021 Merdeka.com/jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id

Lantaran dipercaya bisa mengabulkan hajat seseorang yang ingin naik pangkat, makam Bathara Katong mengalami lonjakan kunjungan menjelang pesta demokrasi Pilkada.

“Sebelum menjalankan tugasnya sebagai pejabat di Ponorogo, minta restu pada Kanjeng Bathara Katong sudah menjadi kewajiban bagi para pejabat di sini. Karena bagaimanapun juga, beliau adalah orang yang mbahurekso wilayah ini. Beliaulah bupati pertama Kota Ponorogo,” ungkap Mukim.

Bathara Katong merupakan adipati pertama Ponorogo yang menjabat pada tahun 1496. Penobatan tersebut dilakukan di atas dua buah batu gilang yang diberi ukiran tahun. Kini, batu gilang tersebut diletakkan di depan gapura kelima makam Bathara Katong.

Keunikan Makam

makam bathara katong ponorogo

©2021 Merdeka.com/jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id

Makam yang berada di tengah permukiman penduduk ini memiliki tujuh gapura pintu masuk. Jumlah gapura ini melambangkan lapisan langit seperti yang dipaparkan dalam kisah Isra’ Mi’raj.

Oleh karena itu, para peziarah yang mengharap berkah dari Bathara Katong harus terlebih dahulu berjalan menyusuri ketujuh gapura tersebut. Di mana antara gapura satu dengan gapura lain berjarak sekitar 200 meter.

Kemudian, sebelum memasuki kawasan makam, para peziarah diwajibkan berwudu menggunakan air dari gentong keramat.

“Biasanya kalau kita beli bunga, di dalamnya pasti dicampurkan irisan daun pandan wangi. Nah, kalau mau ke sini, daun pandan itu harus dibuang. Sebab Kanjeng Bathara Katong tidak suka. Dan bila tidak suka berarti apa yang kita harapkan tentu akan sulit terkabul,” lanjut Mukim.

Lebih lanjut, juru kunci makam itu menjelaskan, bunga yang paling baik diserahkan pada arwah Bathara Katong yakni bunga talon yang terdiri dari mawar, kantil dan kenanga. Jika tidak membawa bunga talon, para peziarah cukup membawa bunga melati.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP