Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menengok Patung Ganesha Berambut Keriting di Magetan, Tinggalan Umat Hindu yang Unik

Menengok Patung Ganesha Berambut Keriting di Magetan, Tinggalan Umat Hindu yang Unik Patung Ganesha berambut keriting di Magetan. ©2020 Merdeka.com/kebudayaan.kemdikbud.go.id

Merdeka.com - Batu berbentuk gajah alias Patung Ganesha ditemukan di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Berbeda dengan Patung Ganesha pada umumnya, patung ini memiliki penampakan berambut keriting.

Dikutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Patung Ganesha itu sudah lama ada di lokasi. Baru kemudian di tahun 2017, Balai Pelestarian Cagar Budaya dan Sejarah Lokal bersama komunitas budaya setempat mendata keberadaan arca tersebut.

Berada di Pekarangan Penduduk

patung ganesha berambut keriting di magetan

©2020 Merdeka.com/kebudayaan.kemdikbud.go.id

Arca Ganesha ditemukan ketinggian 504 m di atas permukaan air laut. Arca tersebut ditemukan di lahan pekarangan milik penduduk yang saat ini ditumbuhi pohon-pohon bambu.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, ada punden desa yang bernama Watu Ilir. Warga sekitar menyebutnya dengan nama Watu Gong, dikarenakan di lokasi tersebut banyak ditemukan batu-batu yang bentuknya mirip alat tabuh gong.

Berambut Keriting

patung ganesha berambut keriting di magetan

©2020 Merdeka.com/kebudayaan.kemdikbud.go.id

Arca Ganesha itu terbuat dari batu andesit. Bentuknya bulat pipih menghadap arah barat dan timur yang dipahatkan pada batu selebar 133 cm, dengan ketinggian 154 cm.

Posisi batu miring rebah ke arah timur dengan ketinggian 63 cm dari permukaan tanah. Di sekeliling batu berelief terdapat batu bulat berukuran bongkah.

Arca tersebut memiliki kepala berbentuk bulat, telinganya lebar di kedua sisi, memiliki belalai dan gading. Rambutnya digambarkan berbentuk ikal keriting terjurai di atas dan samping kepala.

Ekspresi Unik Warga Hindu di Magetan

perempuan umat hindu jelang nyepi

©2019 Merdeka.com/iqbal s nugroho

Di bagian belakang Arca Ganesha terdapat relief kepala naga yang sedang menoleh ke sisi kiri, sehingga yang terlihat hanya satu sisi kepala. Di atas kepala seperti terdapat mahkota.

Bagian badan naga digambarkan melengkung ke atas kepala naga. Sementara bagian bawah relief naga tidak terlihat akibat masih terbenam di tanah.

Berdasarkan ikonografi, Arca Ganesha di Desa Bangsri tersebut tidak sesuai dengan aturan atau pakem ikonografi yang ada. Pada umumnya, Ganesha direpresentasikan menggunakan mahkota. Selain itu, tidak pernah digambarkan dengan rambut keriting panjang dan terjurai.

Posisi belalai juga biasanya digambarkan terjurai ke tangan kanan dengan posisi mengisap ke dalam mangkuk tengkorak manusia. Meskipun tidak sesuai dengan pakem ikonografi, namun Arca Ganesha ini bukanlah buatan baru. Penggambaran Arca Ganesha tersebut diperkirakan merupakan bentuk ekspresi budaya yang berbeda dari masyarakat pendukung Hindu di wilayah Magetan.

Fakta Menarik Relief Naga

patung ganesha berambut keriting di magetan

©2020 Merdeka.com/magetantoday.com

Ada hal menarik terkait dengan relief naga yang berada di balik Arca Ganesha tersebut. Bentuk kepala naga dengan mulut pendek itu mendekati bentuk yang dipengaruhi oleh naga dari China. Di Jawa, bentuk ini mulai berkembang pada abad ke 13-14 Masehi.

Pada masa sebelumnya, mulut naga digambarkan masih memiliki belalai seperti gajah, layaknya bentuk makhluk mitos makhara. Selain itu, kepala naga digambarkan memiliki mahkota. Gaya tersebut diperkirakan berasal dari masa Majapahit akhir.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP