Macam-macam Penyakit Kulit yang Berbahaya, Ketahui Penyebabnya

Sabtu, 2 Juli 2022 13:45 Reporter : Edelweis Lararenjana
Macam-macam Penyakit Kulit yang Berbahaya, Ketahui Penyebabnya Ilustrasi penyakit kulit. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya patut untuk Anda ketahui agar Anda bisa dengan segera mendapatkan penanganan untuk mengobatinya. Penyakit kulit adalah kondisi yang memengaruhi kulit. Penyakit ini dapat menyebabkan ruam, peradangan, gatal, atau perubahan kulit lainnya.

Beberapa kondisi penyakit kulit ini ada yang bersifat genetik, sementara yang lainnya tergantung pada faktor gaya hidup. Penyebab macam-macam penyakit kulit yang berbahaya ini juga beragam. Perawatan bagi penyakit kulit biasanya adalah obat-obatan, krim atau salep, dan perubahan gaya hidup.

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya dan mengancam jiwa memang jarang terjadi, tetapi jika Anda kebetulan mengalaminya, Anda harus segera mencari bantuan medis. Dikutip dari webmd.com dan clevelandclinic.org, berikut adalah daftar macam-macam penyakit kulit yang berbahaya beserta penyebabnya yang perlu Anda ketahui.

2 dari 3 halaman

1. Argyria

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya nomor satu adalah argyria. Argyria adalah kelainan kulit langka yang menyebabkan kulit berubah warna menjadi rona biru atau keabu-abuan. Penyebab penyakit kulit ini dikaitkan dengan paparan perak yang berlebihan.

Jika seseorang menelan perak dalam dosis besar atau terpapar perak dalam jumlah kecil untuk waktu yang lama, partikel perak dapat mengendap di kulit dan menodai kulit.

Penyakit ini tidak mengancam jiwa, tetapi perubahan warna kulit dapat menimbulkan tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Pigmentasi argyria bersifat permanen dan hampir tidak dapat diobati.

2. Morgellon

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya nomor dua adalah morgellon. Morgellons adalah kelainan kulit tidak biasa yang muncul sebagai luka kulit dengan serat kecil atau bahan seperti benang yang keluar dari kulit yang tidak terputus. Kondisi kulit ini bisa menyebabkan penderita merasa seolah-olah ada serangga yang merayap di atas atau di bawah kulitnya di dekat area yang terinfeksi.

Morgellons sering disalahartikan sebagai gangguan kejiwaan. Prevalensi penyakit Morgellons adalah 3,65 kasus per 100.000 penduduk. Data ini dikumpulkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) selama penelitian dengan 3,2 juta peserta dan bukan data yang diambil dari populasi umum dalam kaitannya dengan insiden Morgellons.

3. Erythropoietic protoporphyria (EPP)

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya nomor tiga adalah Erythropoietic protoporphyria (EPP). Erythropoietic protoporphyria (EPP) adalah kelainan kulit yang disebabkan oleh mutasi genetik yang menyebabkan defisiensi enzim protoporphyrin IX.

Hal ini menyebabkan penumpukan protein protoporphyrin, membuat kulit menjadi sangat rentan terhadap paparan sinar matahari. Diperkirakan hanya terjadi pada satu dari 75.000 hingga satu dari 200.000 orang di Eropa, risiko mengembangkan EPP adalah sekitar satu dari 10 untuk keturunan dari orang tua yang terkena.

4. Harlequin Ichthyosis

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya nomor empat adalah Harlequin Ichthyosis. Harlequin Ichthyosis merupakan kelainan genetik yang ditandai dengan penebalan kulit di sebagian besar tubuh saat lahir.

Pelat berbentuk berlian yang terbentuk di atas kulit dipisahkan oleh retakan, dan dapat memengaruhi kelopak mata, mulut, telinga, hidung, dan menyebabkan gerakan terbatas pada lengan dan kaki. Dalam kasus yang serius, gerakan dada dapat dibatasi, yang dapat menyebabkan masalah dengan pernapasan dan kegagalan pernapasan.

Kelainan kulit yang terkait dengan harlequin ichthyosis membuat bayi yang terkena lebih sulit untuk mengontrol kehilangan air, mengatur suhu tubuh, dan melawan infeksi.

5. Ichthyosis Vulgaris

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya nomor lima adalah Ichthyosis Vulgaris. Ichthyosis vulgaris, yang juga dikenal sebagai penyakit sisik ikan, adalah kondisi kulit genetik yang menyebabkan kulit tidak dapat melepaskan sel-sel kulit mati dengan baik.

Meskipun sebagian besar kasus ini ringan dan disertai dengan akumulasi sel kulit mati yang kering di satu area tubuh tertentu, beberapa kasus ada yang lebih parah dan dapat menutupi ruang kulit secara lebih besar. Penyakit ini biasanya terjadi pada satu dari setiap 250 orang, dan menyumbang hampir 95% dari semua kasus ichthyosis.

3 dari 3 halaman

6. Elastoderma

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya nomor enam adalah elastoderma. Elastoderma merupakan kelainan kulit langka yang menyebabkan kelonggaran ekstrem pada kulit. Kondisi ini dapat memengaruhi area tubuh mana pun, tetapi paling sering ditemukan pada kulit leher, siku, dan lutut.

Penyebab penyakit kulit elastoderma masih belum diketahui, dan seringkali terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan gangguan tersebut.

7. Dermatitis Granulomatosa Interstisial

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya berikutnya adalah Dermatitis Granulomatosa Interstisial. Dermatitis granulomatosa interstisial (IGD) adalah kelainan kulit langka yang muncul sebagai pola peradangan tertentu pada kulit, biasanya digambarkan sebagai tanda tali.

Kondisi ini sering ditemukan pada orang dengan gangguan autoimun, dan biasanya ditemukan pada kasus sindrom Blau anak usia dini. IGD sering terjadi bersamaan dengan penyakit autoimun lainnya, terutama rheumatoid arthritis.

8. Pemfigus

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya nomor delapan adalah pemfigus. Pemfigus adalah penyakit kulit autoimun yang menyebabkan lecet dan luka di kulit, di mulut atau tenggorokan, atau di alat kelamin.

Jenis pemfigus tergantung di mana lepuh terbentuk, dan beberapa berakibat fatal jika tidak ditangani. Orang dewasa yang lebih tua cenderung memiliki kondisi ini, tetapi penyakit kulit ini juga dapat memengaruhi orang-orang pada usia berapa pun.

9. Hidradenitis Suppurativa

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya selanjutnya adalah Hidradenitis Suppurativa. Hidradenitis suppurativa adalah penyakit peradangan kronis yang menyebabkan benjolan kecil yang menyakitkan di banyak bagian tubuh, termasuk ketiak, selangkangan, bokong, paha atas, dan payudara.

Kondisi ini biasanya terjadi sekitar masa pubertas. Hidradenitis Suppurativa tiga kali lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Kondisi ini juga umum pada orang berusia antara 18 dan 49 tahun.

10. Acral Peeling Skin Syndrome

Macam-macam penyakit kulit yang berbahaya paling terakhir adalah Acral Peeling Skin Syndrome. Acral Peeling Skin Syndrome adalah kelainan kulit genetik yang menyebabkan pengelupasan lapisan atas kulit tanpa rasa sakit.

Kata "Acral" mengacu pada fakta bahwa pengelupasan paling sering terjadi pada tangan dan kaki, meskipun pengelupasan juga dapat terjadi pada bagian lainnya. Kondisi ini biasanya muncul saat lahir, tetapi dapat muncul kemudian di masa kanak-kanak atau di awal masa dewasa.

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini