Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kumpulan Kata Antonim dan Pengertiannya, Menarik Dipelajari

Kumpulan Kata Antonim dan Pengertiannya, Menarik Dipelajari ilustrasi buku. muslim.sg

Merdeka.com - Kumpulan kata antonim di bawah ini dapat Anda pelajari untuk memperdalam ilmu bahasa Indonesia. Antonim adalah lawan kata, dan biasanya antonim dipelajari bersama dengan sinonim yang adalah padanan atau persamaan kata.

Antonim maupun sinonim biasanya akan banyak Anda temukan dalam pelajaran bahasa Indonesia. Mempelajarinya dapat membantu Anda memperkaya kosakata dan meningkatkan pengetahuan Anda terhadap bahasa Indonesia.

Kosakata dalam bahasa Indonesia memang tak terhitung jumlahnya. Masing-masing kosakata tersebut memiliki padanan dan lawanan kata yang sangat menarik untuk dipelajari. Kumpulan kata antonim dapat Anda hafalkan untuk bekal ujian bahasa Indonesia.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya mengenai pengertian hingga contoh kumpulan kata antonim yang penting dipelajari.

Pengertian Antonim

Antonim adalah sebuah istilah dalam bahasa Indonesia yang berarti lawan kata. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Antonim adalah leksem yang berpasangan secara antonimi.

Mengutip Liputan6, antonim menurut Rahardi (2010: 33) adalah bentuk kebahasaan tertentu akan dapat dikatakan berantonim kalau bentuk itu memiliki makna yang tidak sama dengan makna lainnya.

Dalam linguistik dijelaskan bahwa antonim menunjukkan bentuk-bentuk kebahasaan memiliki relasi antar makna yang wujud logisnya berbeda atau bertentangan antara satu dengan lainnya.

Ya, antonim adalah hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang maknanya menyatakan kebalikan, pertentangan, atau kontras antara yang satu dengan yang lainnya.  Terminologi tradisional menjelaskan bahwa antonim merupakan kata-kata yang berlawanan makna (Saeed, 2000, hal 66).

Relasi makna jenis ini disebut dengan meanings complementary, yaitu butir leksikal yang memiliki ciri semantik bersama, namun juga memperlihatkan kontras makna dan bahkan perlawanan makna.

Keberlawanan makna dirumuskan sebagai kontras makna yang bersifat polar dan dapat mengenai kualitas (high x low), atau jumlah (banyak x sedikit), keadaan (terbuka x tertutup), waktu (now x then), ruang/tempat (here x there), gerakan (maju x mundur).

Bisa dikatakan bahwa antonim adalah hubungan semantik antara dua kata atau lebih yang memiliki makna bertentangan, berkebalikan, atau kontras. Jika ditelusuri secara etimologis, antonim adalah istilah yang berasal dari bahasa Yunani kuno, yakni "onoma" yang berarti nama dan "anti" yang berarti melawan.

Dengan begitu, antonim dapat diartikan sebagai "nama lain untuk benda lain pula".

Jenis-Jenis Antonim

Sebelum melanjutkan pada contoh kumpulan kata antonim, memang penting bagi Anda untuk terlebih dahulu memahami pengertian serta jenis-jenis dari kata antonim itu sendiri.

Hubungan antara dua satuan ujaran yang berantonim bersifat dua arah. Jika kata kaya berantonim dengan kata miskin, maka kata miskin juga berantonim dengan kata kaya.

Dilihat dari sifat hubungannya tersebut, antonim dibedakan menjadi beberapa jenis. Jenis-jenis antonim tersebut adalah sebagai berikut:

1. Antonim Taksonomis

Antonim taksonomis memiliki arti pertentangan makna yang bersifat mutlak. Misalnya, kata “hidup dan mati”, ada batasan yang jelas dan tegas antara kata hidup dan mati. Sesuatu yang hidup tentu belum mati, dan sesuatu yang mati pasti tidak hidup.

2. Antonim Kekutuban

Dalam antonim kekutuban, tidak selalu terdapat pertentangan yang mutlak. Antonim ini bersifat relatif atau bergadrasi. Hal ini dikarenakan karena batasan makna kata satu dan lainnya tidak dapat ditentukan dengan jelas dan tegas. Misal, kata besar dan kecil.

Kambing akan menjadi sesuatu kecil ketika diperbandingkan dengan kuda dan akan menjadi sesuatu yang besar ketika diperbandingkan dengan kucing. Selanjutnya, kucing akan menjadi sesuatu yang besar ketika diperbandingkan dengan tikus dan akan menjadi sesuatu yang kecil ketika diperbandingkan dengan anjing. Jadi, tidak ada batasan yang jelas untuk kata besar dan kecil.

3. Antonim Berbalikan atau Bernasabah

  • Antonim Relasional
  • Antonim relasional bermakna hubungan pertentangan yang bersifat relasi. Artinya, kata yang satu muncul akibat kata lainnya. Misal, suami x istri; jual x beli.

  • Antonim Hierarkial
  • Antonim hierarkial muncul dari pertentangan makna antara kata yang berada dalam satu garis jenjang atau hierarki. Misal, gram x kilogram; tamtama x bintara.

  • Antonim Majemuk
  • Di dalam bahasa Indonesia, mungkin ada satu ujaran yang memiliki pasangan antonim lebih dari satu. Misalnya, kata berdiri. kata berdiri dapat berantonim dengan kata duduk, tidur, tiarap, dan jongkok. Hal semacam ini dinamakan antonim majemuk.

    Kumpulan Kata Antonim

    Berikut ini adalah kumpulan kata antonim yang dapat Anda pelajari;

    1. Abadi x Sementara

    2. Abdi x Majikan

    3. Abolisi x Pemberatan

    4. Ahli x Amatir

    5. Akrab x Canggung

    6. Bagus x Jelek

    7. Bahagia x Sedih

    8. Baik x Buruk

    9. Banyak x Sedikit

    10. Baru x Lama

    11. Bekerja x Menganggur

    12. Cacat x Normal

    13. Cair x Padat

    14. Canggih x Terbelakang

    15. Cantik x Jelek

    16. Cinta x Benci

    17. Cowok x Cewek

    18. Curam x Landai

    19. Dalam x Dangkal

    20. Damai x Perang

    21. Datang x Pergi

    22. Dorong x Tarik

    23. Duduk x Berdiri

    24. Duka x Suka

    25. Ekuivalensi x Diferensiasi

    26. Elastis x Kaku

    27. Epilog x Prolog

    28. Evolusi x Resolusi

    29. Fakta x Fiksi

    30. Fisik x Mental

    31. Gadai x Tebus

    32. Gali x Kubur

    33. Gampang x Susah

    34. Gelap x Terang

    35. Gemuk x Kurus

    36. Ganjil x Genap

    37. Hadir x Absen

    38. Hemat x Boros

    39. Hidup x Mati

    40. Indah x Jelek

    41. Individu x Kelompok

    42. Jatuh x Bangkit

    43. Jauh x Dekat

    44. Jelas x Kabur

    45. Jelek x Baik

    46. Kacau x Teratur

    47. Kakak x Adik

    48. Kakek x Nenek

    49. Kaki x Tangan

    50. Kanan x Kiri

    51. Kasar x Halus

    52. Lari x Jalan

    53. Legal x Ilegal

    54. Lemah x Perkasa

    55. Lembut x Kasar

    56. Liar x Jinak

    57. Mahal x Murah

    58. Maju x Mundur

    59. Maksimal x Minimal

    60. Mampu x Terbatas

    61. Mancung x Pesek

    62. Mandiri x Bergantung

    63. Naik x Turun

    64. Nakal x Baik

    65. Nasional x Internasional

    66. Oponen x Eksponen

    67. Otoriter x Demokrasi

    68. Padat x Renggang

    69. Pahala x Dosa

    70. Pakar x Awam

    71. Paman x Bibi

    72. Panas x Dingin

    73. Rajin x Malas

    74. Raksasa x Kerdil

    75. Ramai x Sepi

    76. Rapi x Berantakan

    77. Salin x Tempel

    78. Sama x Beda

    79. Sebab x Akibat

    80. Sebelum x Sesudah

    81. Sedih x Senang

    82. Tajam x Tumpul

    83. Tambah x Kurang

    84. Tangguh x Rentan

    85. Tangkap x Lepas

    86. Asli x Palsu

    87. Belum x Sudah

    88. Benar x Salah

    89. Berat x Ringan

    90. Berhasil x Gagal

    91. Bersih x Kotor

    92. Cepat x Lambat

    93. Depan x Belakang

    94. Diam x Bergerak

    95. Ekspor x Impor

    96. Tinggi x Rendah

    97. Tua x Muda

    98. Menang x Kalah

    99. Lupa x Ingat

    100. Kuat x Lemah

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP