KPK Tetapkan Tersangka Baru Korupsi APBD Tulungagung

Rabu, 29 Juni 2022 09:42 Reporter : Rizka Nur Laily M
KPK Tetapkan Tersangka Baru Korupsi APBD Tulungagung ilustrasi korupsi. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan tersangka baru kasus suap pengesahan APBD/APBD-P Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2016-2018. Langkah ini diapresiasi oleh sejumlah masyarakat di wilayah setempat.

"Kasus ini sudah berjalan tiga tahun. Kami berharap semua aktor yang terlibat dalam kolusi ini segera terungkap, tanpa terkecuali," ujar Deni, pegiat sosial yang intens mengamati dinamika politik lokal Tulungagung, di Tulungagung, Selasa (28/6).

Salah satu tokoh muda di Tulungagung, Nur Cahyono mengaku sudah sejak lama menunggu perkembangan kasus korupsi yang sempat menyeret petahana terpilih dalam Pilkada Tulungagung 2018, Syahri Mulyo serta ketua DPRD Tulungagung Supriyono.

"Informasinya sejumlah pejabat dinas (saat itu) serta anggota dewan lintas fraksi dan komisi terlibat. Jika iya, penegakan hukum seharusnya tegak lurus dengan keadilan di mata hukum," tutur tokoh muda di wilayah Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung itu.

2 dari 3 halaman

Empat Tersangka Baru

ilustrasi penangkapan
Liputan6 ©2020 Merdeka.com

KPK telah menetapkan empat tersangka baru dalam kasus suap pengesahan APBD/APBD-P Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2016-2018. Namun, lembaga antirasuah itu belum mengumumkan siapa saja nama-nama tersangka baru tersebut.

Salah satu nama yang disebut berpotensi terseret dalam kasus suap pengesahan APBD/APBD-P Kabupaten Tulungagung adalah bupati aktif Maryoto Birowo. Saat dikonfirmasi awak media, Bupati Tulungagung itu mengaku menghormati proses hukum yang berjalan. 

"Kita ikuti saja (alur-nya)," kata dia, dikutip dari Antara. 

3 dari 3 halaman

Identitas Tersangka

ilustrasi kpk
liputan6.com ©2021 Merdeka.com

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Juru bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri menjelaskan, saat ini KPK sedang melaksanakan penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti terkait dugaan suap Banprov di Kabupaten Tulungagung.

"KPK telah menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka," jelas Ali. 

Namun, kata dia, KPK baru bisa mengumumkan identitas para tersangka baru ketika dilakukan upaya paksa penangkapan maupun penahanan.

"Pemanggilan berbagai pihak sebagai saksi merupakan salah satu upaya pengumpulan alat bukti yang dilakukan oleh tim penyidik dan saat ini sedang berjalan,” imbuhnya. 

Pihaknya berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait perkara dugaan suap Banprov di Kabupaten Tulungagung untuk menyampaikan kepada tim penyidik KPK. 

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini