Kisah Pilu Tiga Warga Pamekasan Meninggal karena Demam Berdarah, Begini Kronologinya

Jumat, 21 Januari 2022 08:35 Reporter : Rizka Nur Laily M
Kisah Pilu Tiga Warga Pamekasan Meninggal karena Demam Berdarah, Begini Kronologinya Ilustrasi nyamuk. ©2012 Shutterstock/mrfiza

Merdeka.com - Pada awal 2022, sudah ada tiga warga Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang meninggal dunia akibat terserang demam berdarah dengue (DBD).

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan per tanggal 19 Januari 2022, secara keseluruhan pada awal tahun ini ada 43 orang yang terserang DBD.

"Total jumlah warga Pamekasan yang terserang DBD di awal tahun 2022 ini sebanyak 43 orang. di antaranya tiga orang meninggal dunia," terang Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan Hidayat, di Pamekasan, Kamis (20/1/2022).

2 dari 4 halaman

Korban Meninggal

korban©2016 Merdeka.com

Tiga warga Kabupaten Pamekasan yang meninggal dunia akibat DBD diketahui dirujuk ke pusat pelayanan kesehatan saat kondisinya sudah sangat parah.

"Kalau segera dirujuk, rata-rata bisa terselamatkan. Tapi yang lambat ini bisa menyebabkan kematian," ungkap Hidayat, dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, penyakit DBD termasuk penyakit musiman dan biasa terjadi saat musim hujan seperti saat ini.

3 dari 4 halaman

Upaya Pencegahan

Upaya untuk mencegah penyebaran DBD bisa dilakukan dengan cara “3M”, yakni menguras tempat penampungan air secara rutin, mengubur semua barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta menutup penampungan air.

"Dinkes Pamekasan saat ini terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk," imbuh Hidayat.

Petugas puskesmas di Kabupaten Pamekasan juga mulai melakukan Pengasapan Sarang Nyamuk (PSN) di sejumlah titik yang dianggap rawan.

4 dari 4 halaman

Gejala DBD

berdarah©2016 Merdeka.com

Kabid P2P Dinkes Pamekasan itu menjelaskan gejala yang dialami warga yang terjangkit DBD. Biasanya anak-anak maupun orang dewasa akan mengalami kenaikan suhu panas badan, yakni lebih dari 38 derajat celsius. Khusus anak di bawah lima tahun akan mengalami penurunan nafsu makan dan rewel.

"Apabila suhu tubuh anaknya mencapai 38 derajat celsius dan tidak turun-turun meski sudah dikasih obat selama 2-3 hari, sebaiknya anak segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat," imbau Hidayat.

Ia mengungkapkan, di musim hujan seperti saat ini, beberapa penyakit yang biasa muncul adalah demam berdarah dengue (DBD), diare, gagal-gagal dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini