Kini Jadi Pasar Tradisional Standar Nasional, Ini 5 Fakta Menarik Pasar Wates Kediri

Pasar ini bisa jadi pilihan wisata setelah puas menjelajahi objek wisata alam Gunung Kelud karena letaknya berdekatan.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kini Jadi Pasar Tradisional Standar Nasional, Ini 5 Fakta Menarik Pasar Wates Kediri
Kini Jadi Pasar Tradisional Standar Nasional, Ini 5 Fakta Menarik Pasar Wates Kediri (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pasar Wates di Kabupaten Kediri, Jawa Timur resmi menjadi pasar tradisional bertandar nasional. Kini, penampilannya tampak bersih dan modern.

Wajah Baru
Dok. Istimewa

Pasar Wates bisa jadi pilihan wisatawan untuk berburu oleh-oleh setelah puas menjelajahi pesona alam Gunung Kelud. Mengusung konsep  tematik wisata tradisional modern berbudaya, pasar ini layak dikunjungi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pasar dengan luas bangunan 8.268 meter persegi ini tampil lebih menarik dengan hiasan relief di beberapa sudut. Pasar ini juga didukung teknologi modern seperti pemberlakuan e-parkir, retribusi digital, hingga CCTV untuk pengamanan.

Revitalisasi Pasar Wates dilakukan agar pasar tersebut lebih layak digunakan. Kini, tidak hanya pedagang yang semakin nyaman, tetapi juga membuat pengunjung semakin tertarik ke pasar. Anggaran revitalisasi Pasar Wates menggunakan APBN dan APBD dengan total mencapai Rp16 miliar. 

Lebih Tertata
Dok. Istimewa

Pasca revitalisasi, pemanfaatan Pasar Wates akan diutamakan untuk pedagang lama. Konsepnya, akan disekat per zonasi. Misalnya bagian konfeksi, pracangan, sayur, ikan, dan sebagainya agar lebih tertib. 

Kini, pedagang juga tidak boleh memanfaatkan lebih dari tiga kios. 

"Kios di sini aset pemerintah daerah, tidak ada jual beli, tidak ada sewa menyewa. Kami tidak toleransi pedagang yang menjual atau menyewakan. Jika membandel kami keluarkan dari data," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengutip ANTARA, Selasa (30/1/2024).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Total di pasar ini ada 486 orang pedagang. Terdapat 55 kios, namun pedagang yang memanfaatkannya hanya 43 orang. Artinya, beberapa pedagang punya lapak lebih dari satu.

Rencana Pengembangan
Dok. Istimewa

Saat ini, Pemkab Kediri tengah mengkaji  operasional Pasar Wates yang direncanakan buka dari pagi hingga sore hari.

Rekomendasi