Keunikan Batik Jawa Timur, Bermotif Rumbai Singa sampai Lukisan Bebas

Sabtu, 15 Februari 2020 18:00 Reporter : Rizka Nur Laily M
Keunikan Batik Jawa Timur, Bermotif Rumbai Singa sampai Lukisan Bebas Batik Jawa Timuran. ©2020 Merdeka.com/infobatik.id

Merdeka.com - Batik diakui UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non-bendawi. Warisan kemanusiaan itu telah menjadi seni milik rakyat di hampir seluruh daerah di Indonesia. Di Jawa, seni membatik meluas pada awal abad ke 19. Seluruh batik yang dihasilkan ketika itu ialah batik tulis. Sekitar tahun 1920 atau setelah Perang Dunia I berakhir, barulah mulai dikenal batik jenis baru yaitu batik cap.

Pusat perbatikan di Jawa pada masa itu didominasi oleh daerah-daerah santri. Tidak mengherankan apabila kemudian batik menjadi alat perjuangan ekonomi untuk melawan perekonomian ciptaan Belanda. Tokoh-tokoh pergerakan muslim dan para pedagang batik kompak menggunakan batik sebagai medium perjuangan untuk merdeka secara ekonomi.


Di Jawa Timur, sentra batik bisa ditemui hampir di seluruh kabupaten dan/atau kota. Baik yang berskala besar maupun kecil. Masing-masing batik yang diproduksi oleh daerah-daerah di Jawa Timur mempunyai ciri khas, terutama dari segi motifnya. Biasanya pengrajin batik di daerah membuat batik dengan motif alam atau potensi lain yang ada di wilayah tinggalnya.

1 dari 4 halaman

Lebih dari Seabad Lalu, Batik Sudah Diproduksi di Bumi Majapahit

batik surya majapahit

2020 Merdeka.com/infobatik.id


Mojokerto sebagai bekas pemerintahan Majapahit mengembangkan batik dengan corak khas kerajaan. Batiknya yang terkenal, Batik Kalangbret memiliki corak hampir sama dengan batik keluaran Yogyakarta, memiliki warna dasar putih dengan corak berwarna coklat muda dan biru tua.

motif sisik gringsing

2020 Merdeka.com/infobatik.id


Di Mojokerto ada sentra batik yang sudah dikenal sejak lebih dari seabad lalu. Sentra batik itu ada di Desa Majan dan Simo. Batik Majan diriwayatkan sebagai peninggalan masa peperangan Pangeran Diponegoro tahun 1825. Warna merah menyala pada lorotan atau babaran batik Majan dan Simo diperoleh dari kulit mengkudu.

2 dari 4 halaman

Motif Lukisan Bebas Batik Madura

batik madura

2020 Merdeka.com/goodnewsfromindonesia.id

Pada mulanya, motif batik Madura dikenal memiliki warna yang cenderung gelap. Meskipun demikian, perkembangan zaman turut membuat adanya pembaruan-pembaruan. Kini, banyak ditemui motif batik Madura memiliki warna cerah seperti merah, kuning, dan hijau muda.

batik madura

2020 Merdeka.com/fimela.com

Batik Madura dikenal memiliki karakter kuat dengan motif lukisan bebas. Hal ini membuat batik Madura tampak unik. Kini, Batik Madura terkenal di pasaran lokal maupun internasional.

3 dari 4 halaman

Batik Malangan

batik motif bunga teratai

2020 Merdeka.com/bukalapak.com

Malang mengabadikan ikon-ikon kota menjadi motif batik. Lambang Kota Malang, rumbai singa, mahkota, bunga teratai, arca, tugu kota, dan beberapa ikon kota menjadi motif batik yang diproduksi di daerah ini.

batik motif singa malangan

2020 Merdeka.com/komunikasi.um.ac.id

4 dari 4 halaman

Batik Jonegoroan

motif batik sekarjati

2020 Merdeka.com/jonegoroan.com

Usia batik Jonegoroan terbilang masih sangat muda. Batik di Bojonegoro baru diproduksi secara massal sekitar tahun 2010. Sembilan motif batik yang diproduksi menunjukkan ciri khas kabupaten itu. Ada motif padi, motif gatra, motif daun jati, motif khayangan api, motif jagung, motif mliwis putih, motif tembakau, motif motif sapi, dan motif wayang thengul.

motif batik rancak thengul

2020 Merdeka.com/jonegoroan.com

Selain warnanya yang lembut, batik Jonegoroan juga diproduksi dengan cara yang ramah lingkungan. Bahan-bahan pewarna batik menggunakan bahan-bahan yang tersedia di alam.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini