Janggut hingga Darah Bekam, 10 Koleksi Museum Rasulullah Probolinggo Ini Bikin Kagum
Merdeka.com - Salah satu wisata religi di Indonesia yang segera menyedot perhatian publik ialah Museum Rasulullah di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim, keberadaan Museum Rasulullah ini sangat berarti. Muslim Indonesia bisa mempelajari sejarah Islam dari koleksi-koleksi di museum tersebut.
Museum yang diresmikan bertepatan dengan Hari Santri Nasional itu menjadi salah satu kebanggaan Kota Probolinggo. Koleksinya meliputi sejumlah benda peninggalan Nabi Muhammad SAW dan benda bersejarah lain yang erat kaitannya dengan perkembangan Islam. Di antara koleksi Museum Rasulullah yakni janggut dan darah bekam Nabi Muhammad SAW hingga pedang Muhammad Al Fatih.
Janggut Rasulullah

©2021 Merdeka.com/indonesiamerindu.com
Mengutip dari laman resmi Museum Rasulullah Probolinggo, indonesiamerindu.com, selama hidupnya Rasulullah SAW terus memelihara janggut.
Selain itu, ada hadits yang bersumber dari Ibnu Umar yang menyatakan sabda Rasulullah SAW sebagaimana berikut, “Potonglah kumismu dan biarkan janggutmu panjang,” (HR Muslim).
Dalam hadits lain disebutkan:
“Berbedalah dengan orang musyrik, potong kumismu dan biarkan janggutmu panjang.” (HR Muslim).
Tanah Makam Rasulullah

©2021 Merdeka.com/indonesiamerindu.com
Makam Rasulullah Muhammad SAW berada di dalam Masjid Nabawi. Makam tersebut menjadi salah satu tempat teristimewa di Tanah Suci Madinah. Dulunya tempat ini merupakan kamar Rasulullah SAW dan istrinya, Aisyah RA.
Di samping makam Rasulullah SAW, terdapat makam para sahabat, yakni Abu Bakar Ash-Shidiq dan Umar bin Khattab.
Darah Bekam Rasulullah

©2021 Merdeka.com/indonesiamerindu.com
Di saat Rasulullah SAW selesai berbekam. Beliau menyuruh Ibnu Zubair membuang atau mengubur darah yang dikeluarkan dari kepala beliau.
Alih-alih membuangnya, Ibu Zubair justru meminum darah bekam Rasulullah. Beliau pun mengetahuinya dan bertanya. "Wahai Abdullah, engkau kemanakan darah bekamku tadi?"
Ibnu Zubair menjawab, "Aku kuburkan di tempat yang paling tersembunyi, Ya Rasulullah."
Rasulullah SAW yang telah mengetahui apa yang dilakukan Ibnu Zubair hanya tersenyum, lalu bersabda, "Orang yang di dalamnya mengalir darahku, maka dia tidak akan disentuh api neraka."
Sesaat Rasulullah SAW tercenung, seperti menerawang jauh, kemudian bersabda lagi, "Tetapi bagaimanapun engkau akan membunuh orang, atau orang itu yang akan membunuhmu."
Sabda Rasulullah SAW semacam ramalan bagaimana akhir kehidupan Ibnu Zubair. Sebelumnya, saat kelahiran Ibnu Zubair, beliau pernah mengibaratkan bahwa Ibnu Zubair seperti seekor domba yang dikelilingi harimau berbulu domba.
Pedang Muhammad Al Fatih

©2021 Merdeka.com/indonesiamerindu.com
Sultan Muhammad al-Fatih ialah salah satu pahlawan besar umat Islam selain Shalahuddin al-Ayyubi. Usianya masih belia, yakni 25 tahun saat ia berhasil menaklukkan Konstantinopel di Romawi Timur.
Putra dari pasangan Sultan Murad II dengan Turki Hatun binti Abdullah seolah menjadi jawaban atas Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam hadits Ahmad berikut ini:
"Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”
Batu Sijjil

©2021 Merdeka.com/indonesiamerindu.com
Secara harfiah, surat Al-fil berarti Gajah, sebab saat itu merupakan tahun Gajah. Dalam surat tersebut diterangkan bahwasanya Allah SWT mengirim burung ababil untuk melemparkan batu Sijjil (kerikil neraka) dengan tujuan menghancurkan bala tentara yang dipimpin panglima perang Yaman, Abrahah. Pasalnya, bala tentara ini hendak menghancurkan Kakbah di Mekkah.
Tongkat Rasulullah dan Koleksi Lain
Selain benda-benda di atas, masih ada koleksi lain yang terdapat di Museum Rasulullah. Di antaranya yakni tongkat Rasulullah, Karpet Raudah, Kiswah Penutup Pintu Taubah, Sandal Rasulullah SAW, Surban Rasulullah SAW, dan beberapa lainnya.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya