Cyber Crime adalah Jenis Kejahatan Dunia Maya, Ketahui Faktor Penyebabnya

Jumat, 23 September 2022 14:18 Reporter : Edelweis Lararenjana
Cyber Crime adalah Jenis Kejahatan Dunia Maya, Ketahui Faktor Penyebabnya Ilustrasi hacker. ©Reuters/Kacper Pempel

Merdeka.com - Cyber crime adalah sebuah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer. Dikenal dalam bahasa Indonesia dengan nama kejahatan siber atau kejahatan dunia maya, cyber crime menggunakan peralatan teknologi sebagai alat, sasaran, atau tempat terjadinya kejahatan.

Beberapa contoh kejahatan siber atau cyber crime adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dan lain sebagainya. Di era teknologi yang terus berkembang seperti saat ini, Anda harus ekstra hati-hati terhadap cyber crime.

Secara hukum, Indonesia telah memiliki undang- undang khusus menyangkut cyber crime yaitu undang ITE tahun 2008, yang membahas tentang tata cara, batasan penggunaan komputer, dan sangsi yang akan diberikan jika terdapat pelanggaran. Berikut ulasan selengkapnya mengenai cyber crime yang penting untuk diketahui.

2 dari 4 halaman

Pengertian Cyber Crime

Cyber crime adalah bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena memanfaatkan teknologi internet. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, telah muncul beberapa kejahatan dengan karakteristik yang sama sekali baru.

Kejahatan tersebut timbul akibat penyalahgunaan jaringan internet, yang membentuk cyber space (ruang siber). Ya, cyber crime adalah kejahatan yang sering dipersepsikan sebagai kejahatan yang dilakukan dalam ruang atau wilayah siber. 

Menurut Barda Nawawi dalam bukunya yang berjudul Tindak Pidana Mayantara: Perkembangan Kajian Cyber Crime Di Indonesia (2001), kejahatan cyber merupakan bentuk fenomena baru dalam tindak kejahatan sebagai dampak langsung dari perkembangan teknologi informasi.

Beberapa sebutan diberikan pada jenis kejahatan baru ini di dalam berbagai tulisan, antara lain “kejahatan dunia maya” (cyberspace/virtual-space offence), dimensi baru dari “hi-tech crime”, dimensi baru dari “transnational crime”, dan dimensi baru dari “white collar crime”.

3 dari 4 halaman

Bentuk-Bentuk Cyber Crime

Cyber crime adalah suatu bentuk kejahatan yang relatif baru apabila dibandingkan dengan bentuk-bentuk kejahatan lainnya yang bersifat konvensional (street crime). Cyber crime secara sederhana dapat diartikan sebagai jenis kejahatan yang dilakukan dengan memengaruhi media internet sebagai alat bentuknya.

Adapun macam-macam kejahatan berteknologi dari laporan pihak korban maupun hasil dari identifikasi pakar hukum disesuaikan dan diklasifikasikan dengan undang-undang yang berlaku. Berdasarkan bentuk aktivitas yang dilakukannya, cyber crime dapat digolongkan menjadi beberapa bentuk yakni:

1. Unauthorized Acces

Merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Probing dan port merupakan contoh kejahatan ini.

2. Illegal Contens

Merupakan kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap dapat melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum, contohnya adalah:

  1. Penyebar pornografi. Contohnya pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain.
  2. Pemuatan hal-hal yang berhubungan dengan pornografi.
  3. Pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi, dan propaganda untuk melawan pemerintah yang sah, dan sebagainya. 

3. Penyebar virus secara sengaja

Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirim ke tempat lain melalui emailnya.

4. Data forgery

Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data ke dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web data base.

5. Cyberterorism

Suatu tindakan cyber crime termasuk cyber terrorism, jika mengancam pemerintah atau warga negara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer.

6. Political hacker

Aktivitas politik yang kadang-kadang dengan hacktivis merupakan situs web dalam usaha menempelkan pesan atau mendiskreditkan lawannya. Tahun 1998 hacker ini dapat mengubah ratusan situs web untuk menyampaikan pesan dan kampanye tentang anti nuklir.

7. Perjudian (gambling)

Bentuk judi kasino virtual saat ini telah banyak beroperasi di internet. Kegiatan ini biasanya akan terhindar dari hukum positif yang berlaku di kebanyakan negara. Selain itu, hal ini dapat memberikan peluang bagi penjahat terorganisasi untuk melakukan praktik pencurian uang (money laundry) di mana-mana.

8. Cyber espionage

Cyber espionage yaitu kejahatan yang memanfaatkan kejahatan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan computer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan di dalam suatu sistem komputerisasi.

9. Infringements of Privacy

Infringements of Privacy yaitu kejahatan yang ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahtan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara komputerisasi, yang apabila diketahui oleh orang lain, maka dapat merugikan orang secara material maupun immaterial, seperti nomor kartu kredit, nomor pin ATM, keterangan tentang catatan atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.

10. Offence against intellectual property

Offence against intellectual property yaitu kejahatan yang ditujukan terhadap hak kekayaan intelektual yang dimiliki seseorang di internet. Sebagai contoh adalah peniruan tampilan web page suatu situs milik orang lain secara illegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.

4 dari 4 halaman

Faktor Penyebab Cyber Crime

Lantas, apa yang menjadi penyebab kejahatan dunia maya atau cyber crime ini? Setelah mengetahui apa saja bentuk-bentuk dari cyber crime, berikut kami jelaskan mengenai apa saja yang menjadi faktor pendorong cyber crime mengutip publikasi uinbanten.ac.id;

1. Akses internet yang tidak terbatas.

2. Kelalaian pengguna komputer. Hal ini merupakan salah satu penyebab utama kejahatan komputer.

3. Mudah dilakukan dengan alasan keamanan yang kecil dan tidak diperlukan peralatan yang super modern. Walaupun kejahatan komputer mudah untuk dilakukan tetapi akan sulit untuk melacaknya, sehingga ini mendorong para pelaku kejahatan untuk terus melakukan hal ini.

4. Para pelaku merupakan orang yang pada umumnya cerdas dan mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan fanatik akan teknologi komputer. Pengetahuan pelaku kejahatan komputer tentang cara kerja sebuah komputer jauh diatas operator computer.

5. Sistem keamanan jaringan yang lemah.

6. Kurangnya perhatian masyarakat. Masyarakat dan penegak hukum saat ini masih memberi perhatian sangat besar terhadap kejahatan konvensional. Pada kenyataannya pelaku kejahatan komputer masih bisa terus melakukan aksi kejahatannya dengan tenang.

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini