Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerobong Asap Tertinggi se-Indonesia, Ini Sederet Fakta Menarik Monas Jawa di Kediri

Cerobong Asap Tertinggi se-Indonesia, Ini Sederet Fakta Menarik Monas Jawa di Kediri Cerobong Asap Monas Jawa Kediri. ©2020 Merdeka.com/kedirikab.go.id

Merdeka.com - Cerobong asap pabrik gula di Desa Butuh, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri merupakan cerobong asap tertinggi se-Indonesia. Peninggalan kolonial Belanda itu dibangun sekitar tahun 1800-an. Cerobong asap ini kemudian dikenal dengan nama Monas Jawa.

Dikutip dari kedirikab.go.id, pabrik gula itu juga merupakan pabrik gula terbesar di Indonesia. Pabrik gula yang terletak di Kabupaten Kediri bagian selatan itu tingginya sekitar 100 meter.

Konon, dalam proses pembangunan cerobong asap itu, banyak orang Indonesia yang menjadi korban jiwa karena jatuh dari ketinggian.

Pabrik Gula Hancur

cerobong asap monas jawa kediri

©2020 Merdeka.com/kedirikab.go.id

Pabrik gula di bagian selatan Kabupaten Kediri itu hancur pada masa pertempuran antara Belanda melawan pribumi Indonesia. Di mana ketika masa pembangunannya, banyak pribumi Indonesia yang menjadi korban kerja paksa yang berakhir kematian.

Pada zamannya, pabrik gula itu merupakan pabrik gula terbesar di Indonesia. Sementara cerobong asapnya merupakan peninggalan Belanda yang tertinggi di Pulau Jawa bahkan Indonesia.

Meskipun bangunan pabrik gula sudah hancur, tetapi cerobong asapnya masih berdiri kokoh. Cerobong asap yang dikenal luas sebagai Monas Jawa itu memiliki luas dasar 10x10 m2 dengan ketinggian sekitar 100 meter. Uniknya, Monas Jawa disebut-sebut terbuat dari campuran tetes, pasir, kapur dan bata merah.

Kini, bangunan yang diarsiteki oleh orang Belanda itu sudah ditetapkan sebagai bangunan bercagar budaya. Pabrik gulanya juga sudah tidak beroperasi lagi.

Ada Sumber Air

cerobong asap monas jawa kediri

©2020 Merdeka.com/kedirikab.go.id

Selain cerobong asap, pabrik gula ini juga meninggalkan sumber air yang bernama Tengki. Sumber air itu diketahu terus mengalir di pipa, tanpa ada alat lainnya. Sampai sekarang, warga sekitar memanfaatkan sumber air tersebut untuk mengairi sawah dan mencuci pakaian.

Pemerintah kolonial Belanda memang merencanakan dengan matang pembangunan pabrik gula di Kabupaten Kediri itu. Tak heran, jika fasilitas pendukungnya seperti cerobong asap dan sumber air juga turut direncanakan dengan detail untuk memaksimalkan kinerja pabrik gula yang bersangkutan.

Fungsi Cerobong Asap

asap

©Atlanta Chimney Doctors

Cerobong asap itu dikenal dengan sebutan Monas Jawa dikarenakan bangunannya yang menjulang tinggi. Sebagai pabrik gula terbesar dengan kapasitas mesin yang besar, cerobong asapnya memang dibangun tinggi. Tujuannya supaya limbah yang dihasilkan dari produksi gula bisa langsung keluar menuju atmosfer dan tidak kembali lagi ke bumi.

Semakin tinggi cerobong asapnya, maka polusi udara yang dihasilkan dari proses pengolahan tebu menjadi gula juga akan membumbung tinggi menjauhi bumi.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP