Berikut Gejala Kekurangan Kalsium yang Patut Diwaspadai, Segera Tingkatkan Asupannya

Rabu, 17 November 2021 06:01 Reporter : Edelweis Lararenjana
Berikut Gejala Kekurangan Kalsium yang Patut Diwaspadai, Segera Tingkatkan Asupannya Ilustrasi kalsium. ©Shutterstock/concept w

Merdeka.com - Hipokalsemia adalah penyakit kekurangan kalsium yang terjadi ketika darah memiliki kadar kalsium yang rendah. Kekurangan kalsium jangka panjang dapat menyebabkan perubahan gigi, katarak, perubahan pada otak, dan osteoporosis yang membuat tulang menjadi rapuh. Kekurangan kalsium mungkin tidak menimbulkan gejala pada awalnya. Tetapi tanpa pengobatan, kondisi ini dapat mengancam jiwa.

Kalsium sangat penting bagi banyak fungsi tubuh. Sehingga, kekurangan kalsium dapat memiliki efek yang luas, termasuk pada otot, tulang, dan gigi, serta pada kesehatan mental. Jika asupan makanan yang rendah kalsium adalah penyebab utama yang bertanggung jawab atas kekurangan tersebut, biasanya tidak ada gejala awalnya.

Namun dalam jangka panjang, Anda dapat mengalami osteopenia atau kepadatan tulang yang rendah. Tanpa pengobatan, kondisi ini dapat menyebabkan osteoporosis atau kondisi tulang yang rapuh. Kekurangan kalsium biasanya disebabkan oleh masalah kesehatan atau perawatan seperti gagal ginjal, pengangkatan lambung, atau penggunaan obat tertentu seperti diuretik.

Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai gejala kekurangan kalsium secara lebih rinci, yang perlu Anda ketahui dilansir dari medicalnewstoday.com.

2 dari 4 halaman

1. Masalah Otot

Gejala kekurangan kalsium yang pertama adalah adanya masalah pada otot. Seseorang yang sedang dalam konsisi kekurangan kalsium dapat mengalami nyeri otot, kram, dan kejang. Selain itu, mereka juga akan merasakan nyeri di paha dan lengan saat berjalan atau bergerak, mati rasa dan kesemutan di tangan, lengan, kaki, dan tungkai, serta di sekitar mulut.

Gejala-gejala ini mungkin datang dan pergi, tetapi tidak cenderung menghilang dengan aktivitas. Sensasi yang lebih ekstrem dapat mengindikasikan defisiensi atau kekurangan kalsium yang lebih parah, yang juga dapat menyebabkan kejang, aritmia, hingga kematian.

2. Kelelahan Ekstrim

Gejala kekurangan kalsium yang kedua adalah rasa lelah yang ekstrim. Kadar kalsium yang rendah dapat menyebabkan kelelahan ekstrem, yang melibatkan kekurangan energi dan perasaan lesu secara keseluruhan.

Hal ini juga dapat menyebabkan insomnia. Kelelahan yang terkait dengan kekurangan kalsium juga dapat melibatkan sakit kepala ringan, pusing, dan kabut otak, ditandai dengan kurangnya fokus, pelupa, dan kebingungan.

3 dari 4 halaman

3. Osteopenia dan Osteoporosis

Munculnya osteopenia dan osteoporosis dalah gejala kekurangan kalsium yang ketiga. Tulang menyimpan kalsium dengan baik, tetapi mereka membutuhkan asupan tingkat tinggi untuk tetap kuat. Ketika kadar kalsium dalam tubuh secara keseluruhan rendah, tubuh dapat mengambilnya sebagian dari tulang. Namun hal ini akan membuat tulang menjadi rapuh dan rentan terhadap cedera.

Seiring waktu, memiliki terlalu sedikit kadar kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan osteopenia, pengurangan kepadatan mineral di tulang. Hal ini dapat menyebabkan osteoporosis, yang menyebabkan tulang menjadi tipis dan rentan terhadap patah tulang, serta rasa sakit dan masalah dengan postur tubuh.

Meski demikian, diperlukan waktu bertahun-tahun untuk osteoporosis dan komplikasi lainnya dari kekurangan kalsium untuk berkembang.

4. PMS parah

Gejala kekurangan kalsium yang ke empat adalah PMS yang parah pada wanita. Kadar kalsium yang rendah telah dikaitkan dengan sindrom pramenstruasi yang parah (PMS). Sebuah penelitian melaporkan peningkatan suasana hati dan penurunan tingkat retensi cairan setelah mengonsumsi 500 miligram (mg) kalsium setiap hari selama 2 bulan.

Dalam studi lain, para peneliti menyimpulkan bahwa kadar vitamin D dan kalsium yang rendah selama paruh kedua siklus menstruasi dapat menyebabkan gejala PMS. Untuk itu diusulkan bahwa konsumsi suplemen kalsium dapat membantu meringankan gejala.

4 dari 4 halaman

5. Masalah Gigi

Gejala kekurangan kalsium yang kelima adalah adanya masalah pada kesehatan gigi. Ketika tubuh kekurangan kalsium, ia menariknya dari sumber seperti gigi. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada gigi seperti kerusakan, gigi rapuh, iritasi gusi, dan akar gigi lemah. Juga, kekurangan kalsium pada bayi dapat mengganggu perkembangan giginya.

6. Depresi

Gejala kekurangan kalisum yang berikutnya adalah depresi. Beberapa bukti menunjukkan bahwa kekurangan kalsium dapat dikaitkan dengan gangguan suasana hati, termasuk depresi, meskipun untuk mengonfirmasi hal ini secara 100% masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Bagi Anda yang mencurigai bahwa kekurangan kalsium berkontribusi pada gejala depresi harus berkonsultasi dengan dokter. Setelah memeriksa kadar kalsium Anda, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi suplemen kalsium.

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini