Bahaya Tidur Pagi Bagi Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai, Dapat Picu Depresi
Merdeka.com - Begadang semalam suntuk dan tidur keesokan paginya adalah hal yang banyak dilakukan, terutama oleh anak-anak muda. Biasanya, mereka mengalami kesulitan tidur di waktu malam, atau otak baru mulai bekerja pada malam hari untuk mengerjakan banyak hal seperti misalnya, tugas kuliah.
Ada juga orang-orang yang memiliki sistem kerja shift. Sehingga menjadikan mereka menjalani aktivitas yang terbalik yaitu bekerja di waktu malam dan tidur di waktu pagi hingga siang atau sore. Padahal, tahukah Anda bahwa kebiasaan ini dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh dalam jangka panjang?
Meskipun secara hitung-hitungan Anda tetap mendapatkan jam tidur yang cukup, namun kebiasaan ini dapat berimbas pada kesehatan dan menyebabkan penyakit tertentu. Berikut ini adalah ulasan selengkapnya mengenai bahaya tidur pagi yang patut diketahui, melansir dari liputan6.com.
1. Picu Depresi
Bahaya tidur pagi bagi kesehatan yang pertama adalah dapat menyebabkan depresi. Orang-orang yang terbiasa begadang dan mengganti tidurnya pada pagi hari sangat rentan terkena depresi dan gangguan kesehatan mental. Terlebih jika mereka telah menderita depresi sebelumnya, kebiasaan tidur di pagi hari dapat memperparah kondisi itu.
Rasa kantuk yang berlebihan pada pagi atau siang hari juga dapat mengganggu dan membahayakan aktivitas harian. Kondisi ini dapat mengganggu kinerja, menurunkan performa dan produktivitas, hingga mengganggu kesehatan secara mental dan emosional.
Untuk itu, bagi Anda yang masih sering tidur di pagi hari, segeralah menyadari bahayanya dan hentikan kebiasaan tersebut. Upayakan untuk memperbaiki ritme aktivitas agar kembali berjalan dengan normal demi kesehatan dan kenyamanan diri sendiri.
2. Metabolisme Terganggu
Bahaya tidur pagi bagi kesehatan yang kedua adalah terganggunya metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh yang terganggu ini nantinya dapat memicu masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes. Baru beranjak tidur di pagi hari setelah begadang semalaman dapat mengacaukan sistem metabolisme karena pagi hari adalah waktunya tubuh mendapatkan asupan energi melalui sarapan.
Jika Anda tidur di pagi hari dan melewatkan waktu sarapan, hal ini dapat memengaruhi peningkatan berat badan. Peningkatan berat badan yang signifikan dapat memperbesar risiko Anda terkena obesitas. Orang yang tidur kurang dari 7 atau 8 jam di malam hari memiliki risiko obesitas yang sangat tinggi.
Gangguan metabolisme akibat pola tidur yang salah ini juga dapat memicu munculnya diabetes. Penderita diabetes juga mudah mengantuk dan lesu di pagi hari. Hal ini disebabkan karena produksi insulin di dalam tubuh yang rendah, sehingga tubuh tidak mampu mengubah gula darah menjadi energi.
3. Lesu dan Anemia
Bahaya tidur pagi bagi kesehatan yang ketiga adalah tubuh menjadi mudah lesu dan terserang anemia. Tidur di pagi tidak akan membuat Anda merasa segar saat bangun. Justru sebaliknya, Anda akan merasa lesu dan lelah. Hal ini karena kacaunya sistem metabolisme dalam tubuh, seperti yang telah disinggung sebelumnya.
Tidak hanya menyebabkan lesu, bahaya tidur pagi juga menyebabkan Anda gampang terserang anemia atau darah rendah. Saat pola tidur terbalik, fungsi kinerja otak dan pencernaan akan menjadi terganggu.
4. Sakit Kepala
Bahaya tidur pagi bagi kesehatan yang ke empat adalah Anda akan mudah merasa pusing atau sakit kepala. Tak hanya disebabkan oleh baru tidur di pagi hari, namun tidur yang terlalu lama juga tidak baik untuk kesehatan karena berpotensi memunculkan rasa sakit kepala yang tidak menyenangkan.
Hal ini disebabkan oleh keberadaan cairan yang terus mengalir di otak akibat tidur pagi atau tidur terlalu lama. Karena pola tidur yang kacau, Anda akan sering mengalami sakit kepala. Untuk itu, segeralah perbaiki jadwal tidur Anda agar tubuh tidak tersiksa dan dapat bekerja sebagaimana mestinya.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya