Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

8 Tanda Awal Kehamilan yang Perlu Diketahui, Selain Telat Haid

8 Tanda Awal Kehamilan yang Perlu Diketahui, Selain Telat Haid Ilustrasi hamil. ©shutterstock.com/elesuc

Merdeka.com - Tanda awal kehamilan biasanya bisa diketahui sebelum terjadinya telat haid oleh para ibu hamil. Apalagi momen kehamilan adalah momen istimewa yang sangat ditunggu oleh pasangan muda yang baru menikah.

Namun, sampai saat ini masi banyak para ibu yang baru pertama kali hamil kurang mengenali tanda-tanda kehamilan tersebut. Terkadang, ibu muda yang baru pertama kali hamil salah mengira sindrom menjelang haid sebagai tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid.

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid biasanya akan membuat tubuh perempuan akan mengalami banyak perubahan. Oleh karena itu, demi mempersiapkan diri menjalani masa kehamilan selanjutnya, wajib hukumnya bagi para ibu untuk mengetahui tanda-tanda awal kehamilan sebelum telat haid.

Untuk mengetahui secara lebih rinci, berikut kami rangkum 8 tanda awal kehamilan yang dilansir dari Liputan6.com

1. Sering Buang Air Kecil

air kecil

© www.prevention.com

Tanda awal kehamilan yang bisa diketahui yang pertama adalah sering buang air kecil. Jika diamati, tanda-tanda kehamilan di awal akan membuat wanita lebih sering buang air kecil.

Ini disebabkan oleh pembesaran rahim yang menekan kantong kemih. Sekitar dua minggu setelah pembuahan, ginjal ibu hamil akan bekerja lebih keras untuk menyaring darah.

Rahim yang membesar juga mulai mendorong kandung kemih. Meningkatnya hormon progesterone turut meningkatkan frekuensi buang air kecil.

2. Sering Mual dan Muntah

002 destriyana

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Mual dan muntah bisa menjadi penyebab dari tanda awal kehamilan sebelum haid. Biasanya, setelah beberapa hari dilakukannya pembuahan, ibu hamil akan mengalami mual.

Hal ini disebabkan oleh munculnya hormon-hormon kehamilan yang tiba-tiba. Morning sickness memang biasanya memuncak pada 4-6 minggu kehamilan, namun mual kecil bisa dirasakan sejak awal kehamilan.

Mual dan muntah seringkali menjadi tanda-tanda kehamilan yang utama. Hal ini biasanya terjadi di pagi hari karena menumpuknya asam lambung selama tidur.

Untuk mencegahnya, jangan biarkan perutmu kosong. Berusaha makan dengan cara sedikit demi sedikit namun sering.

3. Konstipasi dan Kembung

Perubahan hormon biasanya akan menyertai tanda awal kehamilan sebelum haid. Perubahan hormon akan menyebabkan kerja sistem pencernaan melambat sehingga membuat Anda mengalami konstipasi.

Selain konstipasi, tanda awal kehamilan sebelum haid biasanya juga menyebabkan perut kembung. Kembung merupakan salah satu gejala yang paling mengganggu menjelang haid. Namun hal ini juga akan dirasakan pada awal kehamilan.

Hal tersebut disebabkan oleh tingginya hormon progesteron memperlambat saluran pencernaan sehingga menjebak gas di dalam usus. Selain itu, ibu hamil juga akan kehilangan nafsu makan di awal kehamilan karena meningkatnya kadar hormon.

4. Mudah Lelah

ilustrasi wanita lelah

Shutterstock/Bad Man Production

Biasanya, tanda awal kehamilan akan ditunjukkan oleh para ibu hamil dengan gejala tubuh yang mudah lelah. Kelelahan umumnya terjadi karena meningkatnya kadar progesteron dalam tubuh, meningkatnya detak jantung, dan perubahan di sistem metabolisme tubuh.

Hindari mengatasi kelelahan ini dengan mengonsumsi kafein karena bisa membahayakan janin. Pada saat ini, tubuh ibu sedang bekerja keras menyiapkan diri untuk tumbuhnya si janin.

Hormon-hormon kehamilan mulai meningkat. Alhasil pada empat bulan pertama kehamilan, ibu hamil biasanya mudah merasa lelah dan ngantuk.

Meski begitu, hindari mengatasi kelelahan ini dengan mengonsumsi kafein karena bisa membahayakan janin. Namun, gejala mudah lelah ini mungkin akan Anda rasakan saat masa pra haid.  

5. Perubahan Pada Payudara

Tanda awal kehamilan yang selanjutnya adalah adanya perubahan pada payudara. Payudara memang seringkali menjadi bagian tubuh yang pertama yang bereaksi pada saat terjadi pembuahan.

Sebagian perempuan merasa payudaranya lebih lunak, membengkak, sensitif, bahkan nyeri saat disentuh akibat level estrogen yang mulai naik. Gejala ini berbeda dengan yang biasa dirasakan menjelang menstruasi dan tetap terasa setelah telat haid.

Selain itu, perubahan tersebut juga disertai dengan area di sekeliling puting atau yang disebut areola akan berwarna lebih gelap dan lebih menonjol daripada biasanya. Selain hal itu, diameternya juga bertambah dalam beberapa minggu setelah pembuahan.

Hal ini merupakan sebuah persiapan awal bagi puting untuk menyusui setelah melahirkan nanti.

6. Sensitif Terhadap Aroma Tertentu

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid selanjutnya adalah munculnya rasa mual karena sensitif terhadap aroma tertentu. Hal ini terjadi karena indera penciuman yang lebih tajam dari biasanya.

Aktivitas estrogen juga membuat indera penciuman ibu hamil menjadi lebih sensitif. Hal ini pula yang membuat ibu hamil sering mual. Tak hanya untuk ibu hamil, perempuan yang sedang PMS juga kadang mengalami hal serupa.

7. Munculnya Bercak Darah

Bercak darah yang keluar dari vagina merupakan suatu tanda awal kehamilan yang bisa diketahui oleh para ibu. Bercak darah ini bisa menjadi tanda menempelnya sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim.

8. Sering Mengalami Pusing

Pusing kerap menyertai rasa lelah yang datang sebagai tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid. Sering pusing ini akibat menurunnya tekanan darah dan menyempitnya pembuluh darah.

Selain itu, ibu hamil juga akan mudah berubah-ubah suasana hatinya sebagai tanda awal kehamilan sebelum telat haid akibat perubahan hormon.

(mdk/raf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP