6 Penyebab Batu Ginjal pada Wanita yang Perlu Diperhatikan
Merdeka.com - Semua orang memiliki risiko terserang penyakit, apalagi jika tidak menjaga kesehatan dalam dirinya. Khususnya untuk menjaga kesehatan organ dalam yang sulit untuk terdeteksi. Organ dalam memiliki fungsi yang penting bagi sistem dalam tubuh manusia. Salah satu organ dalam yang penting adalah ginjal. Tanpa ginjal yang sehat, penyakit yang bersifat mematikan akan menyerang manusia.
Ginjal memiliki fungsi utama sebagai organ pembersih racun dalam darah yang nantinya akan dialirkan ke seluruh tubuh. Selain itu, ginjal juga berperan dalam pembentukan urin. Ketika fungsi ginjal terganggu, maka akan mempengaruhi sistem pada tubuh manusia. Walaupun manusia masih dapat hidup dengan satu ginjal, tetapi akan sangat berisiko bagi dirinya.
Salah satu penyakit yang menyerang ginjal adalah batu ginjal. Menurut penelitian, batu ginjal lebih banyak menyerang pria. Namun, tidak menutup kemungkinan batu ginjal menyerang wanita. Maka dari itu, menjaga kesehatan ginjal dan mengetahui penyebab batu ginjal pada wanita menjadi hal yang penting diperhatikan.
Apa itu Batu Ginjal?
Penyakit batu ginjal atau disebut juga nephrolithiasis merupakan keadaan di mana terdapat satu atau lebih batu di dalam pelvis atau calyces pada ginjal. Batu ini terbentuk ketika terdapat konsentrasi zat kalsium, oksalat, asam urat, dan fosfor yang tinggi dalam urin.
Batu pada ginjal mengandung komponen kristal dan matriks organik yang menyebabkan kelainan saluran kemih. Ukuran, bentuk, dan warna dari batu ginjal ini beraneka ragam tergantung pada jenisnya. Semakin besar ukuran batu ginjal akan semakin berbahaya.
Penyebab Batu Ginjal pada Wanita
Pria memang lebih berisiko terkena batu ginjal daripada wanita. Namun, kebiasaan yang dilakukan oleh wanita yang tidak dilakukan pria dapat menjadi faktor penyebabnya. Berikut penyebab batu ginjal pada wanita.
Diet merupakan aktivitas yang sering dilakukan oleh wanita. Seringkali diet dilakukan secara ketat sehingga kebutuhan dalam tubuh tidak terpenuhi. Jika ingin melakukan diet pastikan asupan tubuh tetap terpenuhi.
Wanita lebih banyak mengonsumsi makanan ringan dengan rasa asin sebagai cemilan. Para wanita lupa bahwa ada asupan serat yang harus dipenuhi. Kandungan serat ini terkandung dalam sayur dan buah yang turut mencegah terjadinya batu ginjal.
Penyebab Batu Ginjal pada Wanita
Kurang Minum Air
Konsumsi air yang baik adalah delapan liter sehari. Kurangnya asupan cairan dalam tubuh berakibat terkena dehidrasi. Hal ini menjadi penyebab batu ginjal pada wanita paling umum.
Konsumsi Kalsium Berlebih
Kalsium berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Akan tetapi, mengonsumsi kalsium berlebih turut meningkatkan risiko batu ginjal. Tidak perlu membatasi konsumsi kalsium secara ketat karena ada sumber kalsium yang juga tinggi natrium seperti keju.
Konsumsi Obat-Obatan Berlebih
Untuk menjaga daya tahan tubuh, seringkali wanita mengonsumsi obat atau suplemen. Di antaranya vitamin C dan suplemen. Obat atau suplemen memang baik untuk tubuh, tapi konsumsi yang berlebih menjadi salah satu penyebab batu ginjal pada wanita.
Intensitas Olahraga yang Tidak Teratur
Dibanding pria, wanita memiliki intensitas olahraga yang tidak teratur. Pada satu kondisi wanita akan banyak melakukan olahraga. Namun, pada kondisi tertentu wanita akan jarang berolahraga. Olahraga yang cukup akan menghindarkan risiko terkena batu ginjal.
Fakta Batu Ginjal pada Wanita
-
Wanita dengan Usia 18-39 Tahun Lebih Berisiko Terkena Batu Ginjal
Gejala batu ginjal pada wanita dengan usia 18-39 tahun memiliki frekuensi yang tinggi. Penyebab batu ginjal pada wanita di sini adalah infeksi saluran kemih berulang.
-
Wanita Obesitas Lebih Berisiko daripada Laki-Laki
Pada wanita obesitas, produksi asam urat menjadi meningkat. Asam urat ini memicu terbentuknya batu ginjal. Wanita obesitas yang terkena batu ginjal juga lebih sulit diobati dan memiliki efek yang lebih parah.
-
Wanita Hamil Berisiko Tinggi Terkena Batu Ginjal
Pertumbuhan bayi dalam kandungan akan memberi lebih banyak tekanan pada kandung kemih wanita. Hal ini akan meningkatkan kebutuhan buang air kecil sehingga wanita hamil tidak banyak meminum cairan. Dehidrasi inilah yang menjadi penyebab batu ginjal pada wanita hamil.
Gejala Adanya Batu Ginjal pada Wanita
Penyebab batu ginjal pada wanita tentunya bisa dihindari dengan diiringi pola hidup yang sehat. Munculnya batu ginjal diawali dengan gejala-gejala yang seringkali tidak disadari. Berikut gejala adanya batu ginjal pada wanita.
-
nyeri tajam di perut bagian bawah,
-
sering buang air kecil,
-
sensasi nyeri atau terbakar saat buang air kecil,
-
perubahan warna urin yang menunjukkan adanya darah,
-
urin berbau dan keruh,
-
mual, dan
-
terdapat tanda-tanda infeksi, seperti demam, menggigil, dan muntah.
Beberapa gejala di atas dapat kita deteksi dengan mudah. Apabila merasakan gejala yang semakin parah, pergi ke dokter adalah solusi terbaik untuk dilakukan. Jangan sampai mengabaikan gejala ringan yang timbul dan menyesal ketika ukuran, bentuk, dan warna batu ginjal sudah masuk dalam kategori yang parah./Nurul Lutfiyah
(mdk/alz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya