6 Manfaat Flaxseed Oil untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Cegah Konstipasi dan Diare

Flaxseed, atau yang dikenal dengan biji rami dalam bahasa Indonesia, adalah jenis biji-bijian yang cukup terkenal karena memiliki banyak manfaat kesehatan. Dalam artikel kali ini, akan dibahas tentang beberapa manfaat flaxseed oil yang paling utama dan beberapa cara sederhana untuk menggunakannya.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
6 Manfaat Flaxseed Oil untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Cegah Konstipasi dan Diare
Ilustrasi flaxseed. Shutterstock/FomaA

Flaxseed, atau yang dikenal dengan biji rami dalam bahasa Indonesia, adalah jenis biji-bijian yang cukup terkenal karena memiliki banyak manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya adalah menyediakan protein dan serat dalam jumlah yang banyak, mengurangi nafsu makan dan membantu pengendalian berat badan.

Mengingat profil nutrisinya yang luar biasa, tidak heran jika flaxseed oil juga dikemas dengan manfaat kesehatan yang serupa. Flaxseed oil, yang juga dikenal sebagai minyak biji rami, dibuat dari biji rami yang telah digiling dan diperas untuk mengeluarkan minyak alaminya.

Minyak yang mempromosikan banyak manfaat kesehatan ini memiliki berbagai macam kegunaan, mulai dari memasak hingga perawatan kulit. Dalam artikel kali ini, akan dibahas tentang beberapa manfaat flaxseed oil yang paling utama dan beberapa cara sederhana untuk menggunakannya, dilansir dari healthline.com.

Manfaat flaxseed oil yang pertama adalah tinggi kandungan asam lemak omega-3. Flaxseed oil diketahui sarat akan asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung. Faktanya, satu sendok makan (15 ml) mengandung 7.196 mg asam lemak omega-3 yang mengesankan.

Secara khusus, flaxseed oil mengandung asam alfa-linolenat (ALA), suatu bentuk asam lemak omega-3 yang hanya diubah dalam jumlah kecil menjadi bentuk aktif omega-3, seperti EPA dan DHA.

Jika Anda tidak mendapatkan cukup DHA dan EPA dalam makanan, sebagian besar pedoman merekomendasikan setidaknya 1.600 mg asam lemak omega-3 ALA setiap hari untuk pria dan 1.100 mg untuk wanita. Hanya satu sendok makan flaxseed oil dapat membantu memenuhi dan melebihi kebutuhan ALA harian Anda.

Asam lemak omega-3 sangat penting untuk kesehatan dan telah dikaitkan dengan manfaat seperti mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan jantung dan perlindungan otak terhadap penuaan.

Jika Anda tidak mengonsumsi minyak ikan atau mengonsumsi satu hingga dua porsi ikan berlemak dalam makanan setiap minggunya, maka flaxseed oil mungkin merupakan solusi yang baik untuk membantu melengkapi diet Anda dengan asam lemak omega-3 yang Anda butuhkan.

Manfaat flaxseed oil yang kedua adalah untuk membantu mengurangi pertumbuhan sel kanker pada tubuh. Meskipun penelitian saat ini terbatas pada penelitian tabung dan hewan, terdapat beberapa bukti ilmiah bahwa flaxseed oil dapat membantu mengurangi pertumbuhan sel kanker.

Dalam satu penelitian pada hewan yang dilakukan oleh The Key Institute of State Administration of Traditional Chinese Medicine, Beijing, tikus diberi 0,3 ml falxseed oil selama 40 hari. hal ini mencegah penyebaran kanker dan pertumbuhan tumor paru-paru.

Dalam penelitian hewan lainnya, flaxseed oil juga terbukti memblokir pembentukan kanker usus besar pada tikus. Selain itu, penelitian tabung reaksi telah menghasilkan temuan serupa, dengan beberapa penelitian menunjukkan bahwa flaxseed oil mengurangi pertumbuhan sel kanker payudara.

Namun, meski temuan ini menjanjikan, diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk menentukan bagaimana hasil ini dapat dikaitkan ke manusia.

Manfaat flaxseed oil yang ketiga berkenaan dengan kesehatan jantung. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa flaxseed oil dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Satu studi pada 59 orang membandingkan efek flaxseed oil dengan safflower oil, sejenis minyak yang tinggi asam lemak omega-6.

Dalam studi ini, mengonsumsi satu sendok makan (15 ml) flaxseed oil selama 12 minggu menyebabkan tingkat tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dengan safflower oil. Tekanan darah tinggi dapat membahayakan kesehatan jantung, karena memberikan tekanan ekstra pada jantung, memaksanya untuk bekerja lebih keras.

Flaxseed oil juga dapat meningkatkan elastisitas arteri. Baik penuaan dan peningkatan tekanan darah umumnya terkait dengan penurunan elastisitas. Manfaat ini kemungkinan besar karena konsentrasi tinggi asam lemak omega-3 dalam flaxseed oil, karena menambahkannya telah terbukti secara signifikan meningkatkan jumlah omega-3 dalam darah.

Terlebih lagi, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 meningkatkan kesehatan jantung, dengan manfaat seperti mengurangi peradangan dan menurunkan tekanan darah (16Trusted Source, 17Trusted Source).

Manfaat flaxseed oil yang ke empat adalah untuk membantu mengatasi kondisi seperti konstipasi atau sembelit, dan diare. Flaxseed oil dapat bertindak sebagai pencahar untuk meningkatkan keteraturan buang air, sambil bertindak sebagai agen antidiare.

Sebuah studi memberi 50 pasien sembelit yang menjalani hemodialisis flaxseed oil dan olive oil. Setelah empat minggu, flaxseed oil meningkatkan frekuensi buang air besar dan meningkatkan konsistensi tinja. Juga, ternyata sama efektifnya dengan olive oil.

 

Manfaat flaxseed oil yang kelima adalah untuk membantu meningkatkan kesehatan kulit. Satu studi yang dipublikasikan dalam Skin Pharmacology and Physiology Journal mendapati bahwa flaxseed oil mampu memperbaiki kehalusan dan hidrasi kulit, sementara sensitivitas kulit terhadap iritasi dan kekasaran menurun.

Flaxseed oil diketahui juga mampu mengurangi gejala dermatitis atopik, seperti kemerahan, bengkak, dan gatal. Namun, sejauh ini penelitian yang dilakukan adalah penelitian hewan. Namun demikian, sudah banyak laporan anekdot tentang peningkatan kehalusan dan pengurangan iritasi setelah mengoleskan flaxseed oil ke kulit.

Manfaat flaxseed oil yang ke enam adalah untuk membantu mengurangi peradangan. Berkat kandungan asam lemak omega-3, beberapa penelitian menunjukkan bahwa flaxseed oil ini dapat membantu mengurangi peradangan.

Flaxseed oil dapat secara signifikan mengurangi kadar protein C-reaktif, penanda yang digunakan untuk mengukur peradangan, pada orang gemuk. Diketahui juga bahwa efek antiinflamasi dari flaxseed oil setara dengan olive oil.

Salah satu hal terbaik tentang flaxseed oil adalah keserbagunaannya. Sebagai permulaan, minyak ini dapat dengan mudah digunakan sebagai saus salad, saus celup, dan sebagainya dalam makanan. Anda juga bisa menambahkan satu porsi (satu sendok makan atau 15 ml) flaxseed oil ke dalam smoothie.

Perlu diingat bahwa flaxseed oil tidak boleh digunakan untuk memasak, karena tidak memiliki titik asap yang tinggi dan dapat membentuk senyawa berbahaya jika terkena panas tinggi.

Selain digunakan dalam makanan, flaxseed oil juga dapat dioleskan ke kulit untuk meningkatkan kesehatan kulit dan meningkatkan kelembapan kulit. Sebagai alternatif, beberapa orang menggunakan flaxseed oil sebagai masker rambut untuk meningkatkan pertumbuhan dan kilau rambut.

Rekomendasi