5 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Ampuh, Mudah Ditanam di Rumah
Merdeka.com - Manusia pada dasarnya memiliki banyak aroma yang dapat menarik nyamuk. Serangga-serangga ini membaui karbon dioksida yang dipancarkan dari napas dan senyawa-senyawa yang dipancarkan dari keringat manusia. Nyamuk juga tertarik pada tubuh yang hangat, menjadikan manusia pilihan utama untuk sumber makan malam makhluk ini, terutama di musim-musim panas.
Bahan kimia dalam semprotan serangga komersial dapat berbahaya bagi Anda dan keluarga. Semprotan ini juga berbahaya bagi lingkungan karena mudah masuk ke udara. Untuk alternatif yang lebih alami, Anda dapat mencoba menanam beberapa tanaman yang dipercaya mampu mengusir nyamuk. Tanaman-tanaman ini dapat Anda tanam di dalam dan sekitar rumah.
Tumbuhan ini menghasilkan berbagai macam senyawa anti jamur, anti-herbivora, dan anti serangga yang dapat menangkis berbagai jenis dan spesies serangga. Berikut 5 tanaman pengusir nyamuk yang dapat Anda pilih untuk ditanam di rumah.
1. Lavender

©2012 Merdeka.com
Tanaman pengusir nyamuk pertama adalah lavender. Pernahkah Anda memperhatikan bahwa nyamuk, serangga atau bahkan kelinci dan hewan lain tidak pernah menghancurkan tanaman lavender? Itu karena lavender memiliki wangi tajam yang berasal dari minyak atsiri yang ditemukan pada daun tanaman tersebut. Bahkan diketahui juga bahwa minyak lavender dapat menghalangi kemampuan indra penciuman nyamuk.
Tanaman ini sangat tangguh dan tahan kekeringan. Hanya dibutuhkan sinar matahari penuh dan drainase yang baik. Lavender juga bisa bertahan di banyak iklim, namun tumbuh subur di daerah yang lebih hangat. Wewangian lavender sangat menenangkan dan membuat rileks bagi manusia, tetapi tidak menyenangkan bagi nyamuk. Tanaman lavender merupakan tambahan yang bagus untuk halaman rumah Anda.
2. Rumput Sereh

©2015 Merdeka.com/shutterstock/Singkham
Tanaman pengusir nyamuk kedua adalah rumput sereh. Dikenal karena baunya yang berbeda, rumput sereh adalah bahan alami yang paling umum digunakan dalam penolak nyamuk. Bahkan, Kebun Raya Brooklyn merekomendasikan tanaman beraroma lemon seperti serai untuk menjauhkan diri dari nyamuk. Aroma kuat dari serai wangi menutupi bau atraktan lain (seperti bau karbon dioksida). Selain itu, tanaman rumput sereh juga mudah tumbuh di mana saja. Yang diperlukan hanya penyiraman dan sinar matahari yang cukup.
3. Catnip

©2015 Meowijuana
Tanaman pengusir nyamuk ketiga adalah catnip. Catnip (catmint) dapat ditemukan tumbuh hampir di mana saja. Ia berasal dari keluarga mint dan tumbuh berlimpah baik sebagai tanaman komersial dan sebagai gulma. Catnip sangat mudah untuk dirawat dan bahkan mungkin mulai menyerang area lain dari kebun Anda sebagai hama.
Jika Anda rela melupakan sifat berbahaya tanaman ini, catnip adalah penolak nyamuk yang luar biasa dan direkomendasikan. Dalam sebuah penelitian di Iowa State University, catmint ditemukan sepuluh kali lebih efektif daripada DEET, bahan kimia yang digunakan di sebagian besar penolak serangga.
Catnip mengandung bahan kimia nepetalactone yang merupakan pengusir nyamuk dan penarik kucing yang kuat. Ini membuatnya menjadi pilihan utama di antara daftar tanaman yang mengusir nyamuk.
4. Basil

© Lifehack
Tanaman pengusir nyamuk keempat adalah basil atau kemangi. Basil atau kemangi adalah ramuan lain yang memiliki fungsi ganda sebagai pembasmi hama. Bau menyengat yang diberikan daun kemangi membuat hama tidak tahan. Karena semua jenis kemangi dapat bekerja sebagai pengusir nyamuk dan serangga, jangan ragu untuk menjelajahi dan menemukan jenis kemangi yang tepat untuk ditanam di kebun Anda.
Tanaman kemangi harus dijaga agar tetap lembap, membutuhkan drainase yang baik, dan menikmati banyak sinar matahari. Anda dapat menanam kemangi dalam wadah polybag atau di kebun, sendiri atau dengan bunga-bunga yang lain. Kemangi adalah racun bagi larva nyamuk, jadi Anda bisa meletakkannya di dekat genangan air untuk mencegah nyamuk bertelur.
5. Daun Mint

©2019 Merdeka.com/Pixabay
Tanaman pengusir nyamuk kelima adalah daun mint. Mint adalah pilihan yang sangat baik untuk mengusir nyamuk, lalat, dan bahkan semut. Semakin tajam aromanya, semakin sedikit nyamuk dan serangga yang berkeliaran.
Daun mint dapat tumbuh dalam pot di teras rumah dan mudah dijangkau jika Anda ingin memetik satu atau dua helai daun ke dalam teh sore Anda. Anda bahkan dapat mengeringkan daun mint dan menggunakannya di dalam rumah sebagai metode pengendalian hama alami. Pastikan untuk menanamnya di dalam wadah besar, karena tumbuhan ini dapat menyebar dengan cepat.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya