4 Tradisi Ngabuburit Seru di Jatim, Balap Perahu Layar Mini hingga Cari Ikan Mabuk
Merdeka.com - Jawa Timur dikenal memiliki banyak tradisi unik. Tak heran jika banyak wisatawan kepincut mendatangi daerah ini. Selain karena pesona wisata alamnya, Jawa Timur juga kaya akan budaya dan tradisi.
Beberapa daerah di Jawa Timur memiliki tradisi unik di bulan Ramadan. Tradisi yang kerap disebut Ngabuburit ini biasanya dilakukan sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Main dengan Luwak

©longandshort.london
Tradisi ngabuburit ini digagas oleh komunitas pecinta hewan luwak di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mereka mengisi waktu sebelum berbuka puasa dengan hewan-hewan luwak di depan Stasiun Jombang. Kegiatan komunitas ini akhirnya mendapat banyak perhatian dari masyarakat sekitar.
Balap Perahu Layar Mini
Masyarakat sekitar Pantai Kenjeran, Kota Surabaya biasa menunggu waktu berbuka dengan melakukan balap perahu layar mini. Menariknya, perahu-perahu mini tersebut dihiasi dengan tulisan lucu dan warna-warni.
Panjat Tebing

©2021 Merdeka.com/koni.madiun.go.id
Sore hari menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Madiun berduyun-duyun datang ke Stadion Wilis yang terletak di Klegen, Kartoharjo, Kota Madiun. Mereka berkumpul untuk bermain panjat tebing.
Kumbohan
Tradisi ngabuburit yang tak kalah unik ada di Lamongan, Jawa Timur. Masyarakat Lamongan biasa menghabiskan waktu menjelang buka puasa dengan berburu ikan munggut atau ikan mabuk. Tradisi ini dikenal dengan sebutan Kumbohan.
Pada sore hari tepatnya saat air Sungai Bengawan Solo surut banyak ikan mudah ditangkap. Masyarakat akan menunggu ikan naik ke permukaan. Saat itu, ikan-akan lebih mudah ditangkap.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya