Tepat pada 158 tahun silam, sebuah alat pemadam kebakaran portable Amerika Serikat resmi dipatenkan. Di balik penemuan teknologi tersebut adalah seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat bernama Alanson Crane.
Bermula dari sebuah kemajuan pada bidang sistem pencegah kebakaran yang semakin maju pada tahun 1700-an. Media yang telah berkembang dan digunakan pada waktu itu juga tak hanya sekedar air saja, tetapi juga telah memanfaatkan reaksi kimia untuk memadamkan kobaran si ‘jago merah’ yang membara.
Hal yang dilakukan pertama adalah dengan menggunakan air asin, yang kemudian ditambah dengan campuran karbon tertraklorida untuk memadamkan api akibat adanyakebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik. Seiring berjalannya waktu, tak hanya material pemadam nyala apinya yang berkembang, teknologi tahan apinya pun demikian.
Alanson Crane, pria Amerika itu, kemudian memodifikasi tabung kontainer berisi media pemadam api darurat. Dari semula berbentuk seperti granat dari kaca yang dulu paling populer. Di tangannya, terciptalah kontainer berbentuk tabung yang lebih efisien.
Advertisement
Setelah telah terciptanya sebuah kontainer berbentuk tabung yang digunakan sebagai media untuk pemadam api darurat, maka tepat pada 10 Februari 1863, Alanson mengajukan hak patennya atas penemuannya tersebut lalu dikabulkan, seperti dikutip dari Famous.com
Dengan penemuannya tersebut, sebenarnya tak banyak orang mengetahui tentang Crane. Namun, namanya masih tercatat jelas sebagai salah satu orang yang mematenkan alat pemadam kebakaran portable pada masa itu, bersama dengan beberapa penemu yang lainnya.
Advertisement
Meskipun pada saat itu banyak juga orang yang berusaha untuk mematenkan alat pemadam kebakaran, namun Crane juga miliki perbedaan tersendiri. Unit dari buatannya tersebut dipercaya miliki kemungkinan dengan menggunakan prinsip kerja kekurangan oksigen pada saat mematikan api. Sementara alat pemadam kebakaran sebelumnya hanya berisi air soda dan bikarbonat, yang menciptakan busa karbondioksida.