Terlalu Jumbo, Sapi Kurban di Purworejo Ini Bisa Dijadikan "Kasur"
Merdeka.com - Di peternakan sapi Setia Farm, Purworejo, ada sebuah sapi yang cukup unik. Sapi itu berjenis limosin dan memiliki bobot lebih dari 1 ton.
Hermawan, pemilik Setia Farm mengatakan sengaja mendatangkan sapi itu dari wilayah timur untuk memenuhi permintaan hewan kurban. Melalui akun YouTube-nya, Hermawan menjelaskan mengenai spesifikasi sapi yang memiliki habitat asli di Prancis itu.
Secara sekilas, sapi limosin itu memang tidak berbeda dibandingkan sapi-sapi pada umumnya, terutama jenis sapi jumbo seperti sapi simental dan sapi potong. Namun bila diamati lebih jauh, banyak perbedaan yang ditemukan pada sapi itu. Bahkan bila naik ke atas tubuhnya, orang yang menaikinya bisa membaringkan tubuh di atas punggung sapi yang cukup lebar.
Lalu seperti apa keunikan sapi limosin di Setia Farm dibandingkan sapi-sapi lain?
Berbeda dengan Sapi Lain

©YouTube/Setia Farm
Hermawan mengatakan, sapi limosin memiliki perbedaan fisik dibandingkan sapi lain. Perbedaan mencolok terletak pada bagian kepalanya yang memiliki warna merah polos.
Sedangkan untuk kaki, kebanyakan sapi limosin kakinya kering di mana yang tampak hanya kulit dan tulang, berbeda dengan sapi simental yang ukuran kakinya cenderung lebih besar.
“Selain itu leher sapi limosin biasanya lebar, berbeda dengan sapi simental yang cenderung tegak ke atas. Dan secara teori sapi limosin juga lebih kuat dibandingkan sapi simental,” jelas Hermawan dikutip dari kanal Youtube Setia Farm.
Perutnya Tidak Besar

©YouTube/Setia Farm
Berbeda dengan sapi-sapi pada umumnya, bagian yang paling menonjol pada sapi limosin berada pada bagian depan dan belakang, tepatnya di bagian kepala dan pantat. Sementara itu untuk perutnya cenderung memiliki ukuran yang lebih kecil.
Menurut Hermawan, bentuk perut yang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan bagian lain, sudah menjadi bawaan genetik.
“Jadi walaupun kita memberikan minuman atau makanan rumput sebanyak mungkin saya kira sapi ini perutnya tidak bisa menjadi lebih besar,” jelas Hermawan.
Bisa Dijadikan Kasur

©YouTube/Setia Farm
Walaupun secara fisik terlihat kecil, namun setelah naik ke badannya alangkah terkejutnya Hermawan saat merasakan betapa lebarnya badan bagian atas sapi itu.
Selain itu, sapi itu juga memiliki dua leher. Saking lebarnya, Hermawan tak henti-hentinya mengelus badan sapi itu dan bahkan menyempatkan diri untuk berbaring di bagian atasnya.
“Mohon maaf bukan pamer, kenapa saya berani tiduran di sini karena di bagian atas lebar. Coba kalau pipih, saya mungkin sudah jatuh. Tapi sapi ini, bahkan kita duduk bersila di atasnya juga bisa. Jadi ini memang kelebihan sapi limosin, bagian atasnya memang lebih lebar, lebih empuk, dan istimewa,” pungkas Hermawan dikutip dari kanal YouTube Setia Farm pada Rabu (30/6).
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya