Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Surfing Pantai Widarapayung Cilacap yang Terkenal hingga Mancanegara

Surfing Pantai Widarapayung Cilacap yang Terkenal hingga Mancanegara Surfing Ganasnya Ombak Pantai Widarapayung. ©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Merdeka.com - Siapa sangka pulau Jawa Punya spot surfingnya bernama Pantai Widarapayung di Desa Widarapayung, Kecamatan Binanun, Teluk Penyu, Cilacap. Tak perlu jauh-jauh ke Pantai Kuta, Cilacap punya ombak ganasnya sendiri. Widarapayung Surfing Competition, menjadi salah satu pagelaran selancar favorit di Cilacap.

Kala itu, perlombaan digelar pada tahun 2019. Tak hanya peselancar lokal, para surfer nasional juga turut andil menjajal keseruan ombak pantai Pacitan. Meraka beerasal dari Jawa, Bali, Lombok, Pelabuhan Ratu dan Banyuwangi. Bahkan para peselancar Internasional tak kalah ketinggalan. Peserta dari Jerman, Jepang, dan Perancis turut ambil bagian mengarungi Pantai Widarapayung.

surfing ganasnya ombak pantai widarapayung

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Saking ganasnya, ombak Pantai Widarapayung sempat meluluhlantahkan pesisir selatan, imbas tsunami di Pangandaran. Bertahun-tahun berlalu, kini para peselancar pemula hingga profesional berbondong-bondong menjajal ombak Pantai Widarapayung. Gulungan ombak Pantai Widarapayung siap memanjakan para peselancar untuk mengarungi pesisir pantai selatan.

Pantai di Timur Pulau Nusa Kambangan ini beberapa kali menjadi spot perlombaan para peselancar ternama. Sebuah upaya menjadikan pantai ini lokasi alternatif para peselancar yang haus akan ganasnya ombak di lautan.

surfing ganasnya ombak pantai widarapayung

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Memang sekilas air laut di Pantai Widarapayung tak begitu jernih. Bahkan cenderung berwarna cokelat sejauh mata memandang. Hal itu dikarenakan pantai ini diapit oleh dua muara sungai besar yakni Sungai Serayu di sisi Barat dan Kali Ijo di sebelah Timur. Endapan lumpur dari keruhnya sungai menyatu dengan laut di sepanjang Teluk Penyu.

Tak hanya air lautnya yang keruh, karakteristik pesisir Jawa Tengah sebelah barat ini didominasi dengan pasir berwarna hitam. Sama persis karakteristiknya dengan Pantai Parangtritis di Yogyakarta. Semuanya imbas dari endapan sungai yang langsung bermuara dengan Samudera Hindia ini.

surfing ganasnya ombak pantai widarapayung

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Meski begitu, jangan pernah menganggap remeh keganasan ombaknya. Rata-rata ombak di Pantai Widarapayung punya ketinggian 5-7 meter, sangat cukup untuk menghempaskan papan surfing dengan kecepatan yang tinggi. Butuh kehati-hatian untuk menaklukkan ombak di pantai ini. Selain itu butuh kesabaran dan tenaga yang ekstra untuk berani jatuh bangun dihempaskan ombak.

Jatuh bagun, menjajal momen yang pas untuk berdiri di papan selancar. Gulungan ombak raksasa siap setiap saat menghempas peselancar. Dengan keseimbangan yang tepat, berselancar di Pantai Widarapayung terasa menyenangkan. Keseruannya harus selalu memperhatikan keselamatan terhadap ombak yang setiap saat menghempas.

surfing ganasnya ombak pantai widarapayung

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Ganasnya ombak Pantai Widarapayung mewajibkan adanya tim penjaga pantai yang siap siaga. Begitupula SAR yang punya posko untuk memantau keselamatan para pengunjung pantai.

Tak hanya ombak pantainya saja yang menawan, Pantai Widarapayung juga menyuguhkan panoramanya yang memanjakan mata. Gugusan pegunungan, hamparan pohon kelapa, dan luasnya gugusan pantai di sejauh mata memandang. Di kanan kirinya diapit oleh Pantai Ketapang Indah dan Pantai Karang Pakis.

Selain surfing, menunggu sunset, bermain air, hingga bermain voli pantai selalu menjadi pilihan para wisatawan. Pembangunan fasilitas juga dilakukan dengan mendirikan lima kolam renang dan fasilitas pendukung lainnya. (mdk/Ibr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP