Sumur Peninggalan Belanda di Pekalongan Kurang Terawat, Lokasinya Tersembunyi
Merdeka.com - Di Kecamatan Doro, Pekalongan, ada sebuah sumur peninggalan Belanda. Warga sekitar menyebutnya Sumur Umbul. Namun sumur ini lokasinya benar-benar tersembunyi di tengah permukiman penduduk.
Letak sumur itu sebenarnya tak jauh dari terminal dan pusat keramaian. Hanya saja lokasinya tertutup ruko-ruko sehingga sulit ditemukan.
Seperti dalam video yang diunggah akun YouTube Boimage pada 8 Januari 2021, sumur itu tampak kurang terawat. Lumut-lumut tumbuh menutupi konstruksi bangunan cagar budaya tersebut.Berikut selengkapnya:
Sumber Pembuatan Es

©2023 Merdeka.com
Salah seorang warga Doro yang tinggalnya tak jauh dari sumur, Pak Hasan, mengatakan bahwa sumur itu dulunya difungsikan sebagai sumber utama pembuatan es batu. Dulunya tak jauh dari sana ada pabrik pembuatan es batu.
Air dari sumur itu berasal dari Bendungan Tapak Menjangan yang dialirkan melalui gorong-gorong untuk kemudian ditampung di sumur tersebut.
“Berhubung sekarang pabriknya sudah tidak ada, sekarang difungsikan untuk pengairan sawah,” kata Pak Hasan.
Ikon Kota Doro

©2023 Merdeka.com
Oleh masyarakat setempat, Sumur Umbul dijadikan sebagai ikon Kota Doro. Sumur itu diyakini dibangun pada tahun 1930. Walaupun dinamakan “sumur” oleh warga setempat, Sumur Umbul sesungguhnya merupakan saluran air yang berasal dari bendungan dan mengalir ke tempat yang lebih rendah sehingga menimbulkan efek seperti air terjun.
“Jadi di atas ada pintu air. Pintu air ini bisa dikecilkan dan bisa pula dibesarkan. Kalau dibesarkan bisa meluber. Jadi ada pengaturan jumlah air yang masuk di pintu airnya,” kata Pak Hasan dikutip dari kanal YouTube Boimage.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya