Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seniman Pantomim Jemek Supardi Tutup Usia, Ini Fakta Perjalanan Kariernya

Seniman Pantomim Jemek Supardi Tutup Usia, Ini Fakta Perjalanan Kariernya Seniman Pantomim Jemek Supardi Tutup Usia, Ini Fakta Perjalanan Kariernya. Sumber Foto : Liputan6/Anugerah Ayu

Merdeka.com - Kabar duka datang dari dunia seni pertunjukan teater Yogyakarta. Seniman pantomim Jemek Supardi meninggal dunia pada Sabtu (16/7).

Seniman yang dikenal kerap menyuarakan ketimpangan masyarakat di pertunjukannya itu mengembuskan napas terakhirnya pada usia 69 tahun. Diketahui, ia meninggal dunia karena menderita sakit bronkitis.

Pemerhati seni budaya Bambang Paningron membenarkan kabar duka meninggalnya Jemek. Bambang menyebut Jemek meninggal dunia sekitar pukul 18.00 WIB.

"Iya betul (Jemek Supardi meninggal). Tadi (meninggal dunia) jam enam sore di rumah putrinya di Nitiprayan (Kasihan Bantul)," ujar Bambang saat dihubungi.

Meski sosoknya telah tiada, tetapi karya Jemek akan selalu dikenang. Berikut adalah perjalanan karier Jemek di dunia teater.

Awal Mula di Dunia Teater

seniman pantomim jemek supardi tutup usia ini fakta perjalanan kariernya

Sumber Foto : Liputan6/Anugerah Ayu

Jemek yang lahir di Yogyakarta ini ternyata hanya memiliki pendidikan terakhir SMP. Ia sempat menimba ilmu di Sekolah Menengah Senirupa Indonesia, tetapi hanya beberapa bulan saja.

Sekitar pertengahan tahun 70-an, Jemek sempat bergabung di beberapa kelompok teater, namun ia kesulitan menghapal naskah pertunjukannya. Karena itu, ia lebih memilih menjadi kru untuk bidang artistik.

Pantomim

 

Sadar kelemahannya itu, Jemek lalu memilih pantomim untuk dipelajari karena tak perlu menghapal naskah lagi. Ia lalu belajar pantomim secara mandiri agar imajinasinya terkonversi menjadi bahasa gerakan.

Ketika Jemek menampilkan pantomim, ia kerap memilih tempat pertunjukan yang tak lazim seperti jalanan, makam, hingga rumah sakit jiwa. Ketika tahun 98, ia juga pernah menggelar aksi diam sepanjang Yogyakarta-Jakarta untuk menuntut turunnya Presiden Soeharto.

30 Tahun

jemek supardi

©tasteofjogja disbud diy

Lebih dari 30 tahun berkarya di dunia teater, Jemek telah menampilkan sebanyak 50 judul pertunjukan pantomim. Salah satu yang paling fenomenal adalah tahun 2015, ketika ia menampilkan pertunjukannya yang berjudul Pak Jemek Pamit Pensiun di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta.

Lalu, ketika Sultan Hamengku Buwono IX masih bertahta, Jemek sempat mendapatkan penghargaan seni darinya. Kini, karyanya masih sering dibawakan secara tunggal oleh para seniman pantomim atau dibawakan oleh kelompok-kelompok teater lainnya.

(mdk/dem)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP