Salah Satu Warisan Budaya di Bantul, Ini Fakta Menarik Saluran Irigasi Dam Kamijoro yang Berusia Ratusan Tahun

Dam Kamijoro menjadi bukti keberadaan bangunan arkeologis gaya Eropa yang masih berfungsi dengan baik sejak zaman Belanda hingga sekarang.

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
Salah Satu Warisan Budaya di Bantul, Ini Fakta Menarik Saluran Irigasi Dam Kamijoro yang Berusia Ratusan Tahun
Salah Satu Warisan Budaya di Bantul, Ini Fakta Menarik Saluran Irigasi Dam Kamijoro yang Berusia Ratusan Tahun (Merdeka.com)

Mayoritas warga di Bantul berprofesi sebagai petani. Oleh karena itu, dibutuhkan saluran irigasi yang bisa mengalirkan air dari sungai menju lahan pertanian mereka.

Di kawasan Bantul, saluran irigasi sudah dibangun sejak zaman penjajahan Belanda. Salah satu yang tertua adalah Dam Kamijoro. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dam Kamijoro terletak di Dusun Plampongan, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Bantul. Saluran irigasi ini dibangun pada salah satu sisi aliran Sungai Progo. 

Foto: YouTube Bantul TV

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dibangun pada tahun 1924, Dam Kamijoro menjadi bukti keberadaan bangunan arkeologis gaya Eropa yang masih berfungsi dengan baik sejak zaman Belanda hingga sekarang. 

Foto: YouTube Bantul TV

Air dari Sungai Progo dari Dam Kamijoro ini dipecah untuk dialirkan ke berbagai tempat di Kabupaten Bantul yang meliputi sekitar lima kapanewon.

Untuk menyalurkan air dari Sungai Progo melalui Dam Kamijoro, dibuat saluran air mulai dari daerah Kamijoro di Pajangan sampai Gadingsari, Sanden, Bantul.

Pintu saluran irigasi tersebut dilengkapi dengan gejlek atau daun pintu yang bisa ditutup dan dibuka sesuai kebutuhan.

Di sebelah selatan Dam Kamijoro, tepatnya di daerah Sanden, terdapat tujuh buah pintu air yang berfungsi membagi air untuk kebutuhan irigasi sawah di tiga kapanewon yaitu Kapanewon Kretek, Sanden, dan Srandakan. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dahulu, Dam Kamijoro dilengkapi dengan mesin Ruston yang berfungsi untuk menyedot endapan lumpur. Namun saat ini mesin tersebut sudah tidak berfungsi lagi. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hadirnya Dam Kamijoro mampu memberikan peningkatan ekonomi secara signifikan kepada masyarakat khususnya petani. Sebab alirannya dapat mengairi ribuan hektare sawah di Kabupaten Bantul.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada 12 November 2008, Dam Kamijoro telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya non-gedung oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Keberadaannya dianggap memiliki peran penting bagi pengetahuan, sejarah, kebudayaan, dan juga pendidikan.

Rekomendasi