Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Resmi Pindah dari Gresik, Ini 5 Fakta Unik Klub Sepak Bola PSG Pati

Resmi Pindah dari Gresik, Ini 5 Fakta Unik Klub Sepak Bola PSG Pati PSG Pati. ©Instagram/@psg_pati

Merdeka.com - Mulai tahun 2021, ada satu klub lagi asal Provinsi Jawa Tengah yang akan mewarnai persaingan kompetisi Liga 2. Klub itu bernama PSG Pati.

Sebelum bermarkas di Pati, Jawa Tengah, PSG (Putra Sinar Giri) merupakan sebuah klub asal Kota Gresik yang awalnya didirikan pada tahun 2014. Kini, klub itu diakuisisi oleh PT. Safin Pati Football Academy (SPFA) dan berganti nama menjadi Putra Safin Group (PSG).

Dengan adanya PSG, di wilayah Kabupaten Pati kini ada dua klub sepak bola profesional, satu klub lainnya adalah Persipa Pati yang berkompetisi di Liga 3. Lalu, apa saja fakta unik dari klub yang memiliki nama baru ini? Berikut selengkapnya:

Gairahkan Sepak Bola Pati

psg pati

©Instagram/@psg_pati

Dalam acara peluncurannya di Hotel Safin Pati pada Sabtu (26/12), pemilik klub PSG yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin (Safin) mengatakan dengan adanya klub PSG Pati diharapkan akan mengangkat pamor wilayah Kabupaten Pati di mata orang-orang luar. Selain itu adanya klub tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan gairah sepak bola di wilayah tersebut.

“Tekad kami adalah untuk meningkatkan sepak bola Pati di kancah nasional dan internasional, sehingga mampu menggairahkan sepak bola Pati. Harapannya tentu saja dapat mengharumkan nama Pati pada jenjang yang lebih tinggi di sepak bola,” ujar Safin dikutip dari Bola.com pada Sabtu (26/12).

Jadi Wadah Pengembangan Bakat

psg pati

©Instagram/@psg_pati

Menurut Safin, adanya klub PSG Pati diharapkan juga menjadi wadah untuk para pemain sepak bola di Pati dalam mengembangkan bakat serta bisa banyak berkecimpung di level profesional.

Sebelum hadirnya klub itu, sebenarnya Pati sudah memiliki akademi sepak bola bernama SPFA (Safin Pati Football Academy) yang berlokasi di Gelora Soekarno, Mojoagung, Pati. Akademi sepak bola ini dinilai memiliki fasilitas yang lengkap dalam melakukan pembinaan pemain usia muda.

Susunan Kepengurusan Baru

psg pati

©2020 bola.com

Selain itu, PSG Pati juga telah memiliki susunan kepelatihan. Ibnu Grahan ditunjuk sebagai pelatih kepala dengan dibantu oleh mantan pemain Deltras Sidoarjo asal Pati, Satyo Husodo.Dilansir dari Bola.com, penunjukkan keduanya tak lepas dari prestasi apik yang pernah ditorehkan Ibnu Grahan saat membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 2017.

Sementara itu Satyo Husodo diharapkan bisa menjadi motivator bagi anak-anak Pati untuk menunjukkan bakatnya lewat sepak bola.

Punya Julukan dan Suporter Baru

psg pati

©2020 bola.com

Pada kesempatan itu, PSG Pati juga memperkenalkan julukan baru dan nama untuk kelompok suporternya. Seperti diketahui, klub baru itu nantinya akan memiliki julukan Laskar Kembang Joyo dan wadah suporternya bernama Bala Yoda. Kedua nama itu diambil dari cerita rakyat yang melegenda di wilayah Kerajaan Majasemi yang kini menjadi lokasi berdirinya SPFA.

“Harapannya kehadiran PSG Pati dapat menyatukan masyarakat Kabupaten Pati untuk bersama-sama lebih memajukan daerahnya lewat sepak bola,” kata manajer tim PSG Pati, Doni Setiabudi.

Tidak Ingin Sukses Instan

psg pati

©Instagram/@psg_pati

Dalam menjalankan sebuah klub, PSG Pati tak ingin terburu-buru memasang target tinggi. Klub itu ingin memperkuat pondasi dan manajemen tim terlebih dahulu.

“Jadi kalau pondasi sudah kuat, tim ini akan terus bertahan di Liga 1 kalau sudah promosi nanti. Harapan saya seperti itu,” kata Doni dikutip dari YouTube Kompas TV.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP