5 Mitos Gunung Slamet yang Kini Sedang Bergejolak, Letusannya Diramalkan Bikin Pulau Jawa Terbelah

Gunung Slamet memiliki mitos yang berkembang di tengah masyarakat sekitar maupun para pendaki

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
5 Mitos Gunung Slamet yang Kini Sedang Bergejolak, Letusannya Diramalkan Bikin Pulau Jawa Terbelah
5 Mitos Gunung Slamet yang Kini Sedang Bergejolak, Letusannya Diramalkan Bikin Pulau Jawa Terbelah (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Akhir-akhir ini Gunung Slamet sedang bergejolak. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG ) menaikkan status gunung itu dari normal jadi waspada. Itu artinya kondisi gunung terbesar di Jawa Tengah tersebut tidak seperti biasa. Ada apa sebenarnya?

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terlepas dari kondisinya yang bergejolak, Gunung Slamet punya banyak mitos yang berkembang di tengah masyarakat. Berikut adalah beberapa mitos tersebut, dikutip dari Liputan6.com.

Puncaknya Menjadi Tempat Bersemayam Makhluk Gaib

Konon, puncak Gunung Slamet menjadi pusat peradaban sebuah kerajaan gaib. Cerita ini dipercaya oleh masyarakat karena kerap melihat fenomena alam yang mendukung cerita itu. Salah satunya adalah cahaya-cahaya misterius yang berkeliaran.

Selain itu di puncak Gunung Slamet juga terdapat beberapa batu yang punya bentuk unik dan dianggap sebagai simbol sakral. 

Pintu Gerbang Kerajaan Gaib di Pos Samarantu

Pos Samarantu adalah salah satu pos peristiratan di jalur pendakian Gunung Slamet. Pos ini terletak di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut.
Dilansir dari Liputan6.com, Pos

Samarantu dikenal sebagai pos angker yang sering dihuni makhluk halus.

Beberapa pendaki mengaku pernah mengalami kejadian mistis di sana, misalnya penampakan sosok wanita cantik yang tiba-tiba menghilang. Lalu juga ada suara gamelan aneh di malam hari. 

Penampakan Manusia Kerdil

Menurut cerita masyarakat, di Gunung Slamet sering terlihat penampakan manusia kerdil. Manusia kerdil ini dipercaya merupakan penunggu Gunung Slamet yang sudah hidup sejak lama. Warga kerap menemukan jejak kaki manusia kerdil di hutan Gunung Slamet. Bahkan ada juga warga yang melihat manusia kerdil bermain di dekat perkampungan.

Ramalan Jayabaya Tentang Meletusnya Gunung Slamet

Dalam Ramalan Jayabaya, disebutkan bahwa Gunung Slamet akan meletus dan menyebabkan Pulau Jawa terbelah menjadi dua bagian. Ramalan ini masih dipercaya masyarakat hingga sekarang. Apalagi pada tahun 1786, Gunung Slamet pernah meletus dan menyebabkan kerusakan yang cukup parah.

Sosok Naga di Air Terjun Guci

Mitos seputar Gunung Slamet juga merambah pada kehidupan masyarakat yang tinggal di lerengnya. Pada salah satu lereng Gunung Slamet, tepatnya di Air Terjun Guci, konon bersemayam siluman Naga Cerek.

Banyak orang yang melakukan ritual pesugihan di sana tiap malam Jumat legi atau Selasa Kliwon. Namun pesugihan itu mensyaratkan nyawa anggota keluarga. 

Rekomendasi