Potret Terkini Pembangunan Jalan Tembus Blora-Ngawi, Seperti Jalan Tol di Tengah Hamparan "Bukit Teletubbies"

Jalan tembus itu melewati tengah ladang jagung berbukit dan hutan jati.

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
Potret Terkini Pembangunan Jalan Tembus Blora-Ngawi, Seperti Jalan Tol di Tengah Hamparan "Bukit Teletubbies"
Potret Terkini Pembangunan Jalan Tembus Blora-Ngawi, Seperti Jalan Tol di Tengah Hamparan "Bukit Teletubbies" (Merdeka.com)

Sudah sekian lama masyarakat Blora memendam mimpi untuk memiliki jalan penghubung ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, lewat Randublatung dan Getas.

Melalui dana Inpres 2023, mimpi itu akan segera terwujud. Pembangunan jalan akan dibangun dengan total anggaran Rp53,7 Miliar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jalan tembus itu dibangun melewati kawasan hutan dan perbukitan. Banyak pemandangan indah di sepanjang jalan. Beberapa waktu lalu kanal YouTube Sahabat Al Arif Blora sempat meninjau progress pembangunan jalan tembus itu.

Jalan dari Blora menuju Randublatung aksesnya sudah terbilang bagus karena jalan raya sudah dicor beton. Setelah lewat Randublatung, jalan akan melewati kawasan hutan jati.

Sebelah kanan dan kiri jalan tampak kawasan hijau dengan berbagai jenis pohon. Ada pohon jati, jagung, dan lainnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lahan pertanian milik warga terhampar luas di kanan kiri jalan. Permukaan lahan itu tidak rata, banyak gundukan, dan sekilas terlihat seperti hamparan bukit teletubies yang hijau.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Semakin masuk ke dalam, kawasan lahan pertanian jagung berganti menjadi kawasan hutan. Tampak di kawasan itu masih banyak bagian permukaan jalan yang masih berpasir. Walau di tengah hutan, tapi jalanannya mulus.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sepanjang jalan, pemilik kanal YouTube Sahabat Al Arif Blora jarang sekali berjumpa dengan kendaraan lain. Motor saja jarang apalagi mobil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di beberapa titik, tampak masih ada pekerja yang masih melakukan pekerjaan “finishing”. Beberapa pekerja menyapa dengan ramah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di sepanjang jalan, tampak beberapa warga kampung mengendarai motor dengan santai. Walaupun cuaca terik, namun rimbun pepohonan membuat udara di sana tidak terlalu panas.

“Salah satu kawasan yang sejuk di kawasan jalur ini. Karena di jalur ini saat Mentari lebih dari jam 12 sinarnya tidak bisa masuk ke kawasan sini. Hutan di kanan dan kiri ini jaraknya dekat sekali, jadi bisa menjadi tameng dari sinar Mentari,”

terang pemilik kanal YouTube Sahabat Al Arif Blora.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun setelah melewati hutan itu, jalan cor beton berubah menjadi jalan yang belum direnovasi. Banyak jalan di sana yang berlubang. Mulai dari Getas menuju Ngawi, jalan belum direnovasi. Jalannya berupa aspal yang di beberapa titik masih berlubang.

Rekomendasi